Tentang Aku ( Senandung Cinta Dalam Harapan)




Panorama pegunungan sore hari yang sangat memakau dihati.Apalagi kali ini pemandangan yang indah itu diatasnya  berhiaskan sebuah pelangi yang muncul setelah turunnya hujan tadi siang dan tampak lebih indah daripada biasanya dan pemandangan yang indah itu seolah-olah telah memikat para insan yang melihatnya. Bahkan aku sendiri yang masih duduk termenung didepan jendela kamarku yang sedari tadi memandanginya tanpa henti.Sedangkan diluar sana,banyak sekali anak-anak sedang  bermain diluar rumah yang bisa juga aku lihat dari jendela kamarku.
Tanpa diminta, otakku memutar kembali ingatan tentang masa laluku.Masa lalu dimana tak ada seorang pun yang mau bersahabat denganku.Tidak mau mengerti keadaanku.Kepiluan dan kesedihan mulai beranjak mengisi hari-hariku semenjak mereka tahu jika aku memang berbeda dengan mereka.Itu disebabkan karena aku seperti wanita alias banci.Ternyata lingkunganku belum bisa menerima kehadiranku.
Aku ingin seperti mereka yang bisa menatap dunia ini sebagai kebahagiaan yang nyata dengan kesempurnaan yang Tuhan kasih, tapi kini aku hanya bisa  menatap dan melihat teman-temanku dari jauh ketika mereka bermain dan bercanda ria,seandainya aku bisa kembali di masa kecilku.Aku ingin bermain sama mereka Tuhan, apakah aku tidak pantas menjadi teman mereka karena  sikapku seperti wanita.Apakah aku menjijikan dan harus dibuang.
Saat terindah itu hilang dari hidupku ketika aku beranjak remaja, bila teman-temanku terlihat sempurna dimata yang lain, tidak begitu denganku.Semua bagiku terasa semu dan teman-temanku serta orang lain maupun tetanggaku sendiri malah mengejekku dan mencaciku serta menjauhiku dan semua ini berawal ketika aku masih duduk di bangku SD kelas dua.Diri ini merasa ada yang berbeda dengan teman-temanku yang lain, mereka selalu memanggilku " BANCI atau BENCONG.” Sebuah nama baru yang aku sandang tanpa pemikiran dan perasaan,masa namaku imam diganti dengan panggilan banci atau bencong bahkan terkadang mereka juga memanggil aku mami dengan membalik namaku imam= mami.
Awalnya aku tidak peduli karena aku tidak pernah tahu apa yang mereka maksud.Setalah aku menjadi remaja, aku baru merasakan kesedihan yang amat dalam ketika celotehan kalimat itu dilontarkan padaku.Ternyata aku tidak sempurna yang aku kira, lebih parahnya lagi mereka selain menghinaku, juga menguncilkanku dan kritisnya mereka bukan saja menghina atau mengucilkan tapi terkadang mereka suka melempari aku dengan batu kerikil supaya aku menjauh dari mereka tapi aku selalu berusaha memaafkan mereka. Dunia ini memang kejam bagi orang seperti aku ini.
***
Aku terbangun dari lamunanku setelah ibu memanggilku untuk mandi.Sore berganti malam dan akhirnya berganti menjadi pagi.Mentari pagi masih sembunyi dibalik awan.Suhu dingin dipagi hari membuat aku sedikit malas untuk berangkat sekolah.Tapi bagaimanapun aku harus tetap berangkat dan tak lupa juga aku membawa sebuah surat cinta buat orang yang aku sukai yang bernama yasha.Seorang gadis cantik yang ada dalam kelasku.Dia adalah bidadari yang selalu menghiasi hidupku selama satu tahun ini.Aku sembunyikan perasaanku ini rapat-rapat dan baru kali ini aku ingin mengukapkannya.Sesampainya aku dikelas tanpa pikir panjang aku kasih surat cinta itu ke yasha dengan perasaan yang berdebar-debar.
“ surat cinta….” Tukas yasha sembari melototi surat itu.
“ iya..aku jatuh cinta sama kamu…” ucapku dengan lirih.
“ sulit dipercaya, bukannya kamu suka sama cowo’” cetus yasha tanpa perasaan.
Blaar! Perasaanku terasa tersambar petir kali ini.Mataku nanar dan rasanya ingin nangis.Teganya yasha berkata seperti itu padaku.Tak ada perasaan sama sekali.Ternyata sikapku seperti wanita selama ini berdampak pula terhadap perasaanku kepada yasha.Semua sulit diduga.Aku terus berdiri didepannya sambil menahan rasa sakit ini.Selang beberapa menit kemudian yasha menyobek-nyobek surat cinta itu dan melemparnya tepat di depan wajahku.Dan setelah itu ia pergi dari hadapanku tanpa merasa bersalah sama sekali.Semua anak-anak yang ada dikelas tak luput dari pandangan kejadian itu dan mereka malah menyorakiku tanpa rasa kasihan sedikitpun.
Akupun berlari keluar kelas menuju mushola sekolah sembari menahan airmata ini.Sesampainya aku sampai di mushola, aku langsung ambil air wudlu.Aku bersihkan diriku dengan air suci ini dengan perasaan yang begitu galau dan pilu.Tak lama kemudian aku mulai memasuki mushola dan menunaikan sholat dluha untuk menenangkan diriku yang terbakar api kehidupan.Aku sujudkan diriku di sajadah suci dan air mataku sedikit demi sedikit menetes tanpa henti.
Salahkah Tuhan aku mencintai seorang wanita dansalahkah aku ingin dicintai. Kenapa mereka begitu sensi padaku.Padahal engkau tahu Tuhan aku juga tidak mau diciptakan sebagai banci.Aku juga sudah berusaha untuk merubahnya, Tuhan, tapi kenapa masih ada orang yang tidak suka denganku bahkan yasha, wanita yang aku cintai.Sekarang dia malah risih denganku.Salahku apa Tuhan sehingga begitu banyak orang yang tidak suka akan keberadaanku ini.
Tiba-tiba tanpa disadari ada seseorang menepuk pundakku dengan pelan ketika aku duduk menghadap kiblat.Aku pun menoleh dengan pelan.Ternyata seorang kakek berjubah.Berjenggot putih panjang dan memakai kopyah di kepalanya.
“ kakek siapa?”. Tanyaku.
“ ikut aku nak, jika kau tidak mau terus bersedih.” Ajak kakek itu.
“ memang kakek bisa merubahku seperti laki-laki.” Tanyaku lagi.
Kakek itu menganggukkan kepalanya.Dan aku sedikit ragu tapi aku tidak punya pilihan lain,Aku mengikuti ajakan kakek itu.Dan akhirnya kakek tua itu mengajakku ke sebuah pondok pesantren yang tidak aku duga sebelumnya.Hari demi hari, bulan demi bulan aku habiskan waktukku dipondok pesantren ini,Dan aku sudah melupakkan diriku sendiri bahkan keluargaku sendiri dan apalagi masalah cinta ke yasha yang ditolak mentah-mentah sudah tidak ada bayangan lagi tentangnya.Sepertinya aku sudah dicuci otak disini.Kita disini diajari yang namanya jihad tepatnya berjihad dengan bom bunuh diri.Menjadi teroris, begitulah tepatnya.Jujur ini bukan diriku dan bukan cita-citaku tapi aku juga tidak bisa keluar dari tempat ini.Otakku terasa dikendalikan oleh orang-orang yang mengaku berjihad dan memakai jubbah itu.Tetapi pikiran picikku terkadang juga muncul bahwa ada baikknya juga aku jadi teroris yang melakukan bom bunuh diri daripada aku diluar sana dikucilkan mereka yang tidak suka sama aku lebih baik aku mati bersama mereka dengan bom bunuh diri ini.Agar kesedihan itu tak kunjung kembali dalam hidupku.Dan mereka tidak bisa menghina orang lain lagi sesperti diriku.Tetapi aku juga terkadang berpikir bahwa perbuatan ini dosa karena akan membunuh banyak orang.Entahlah, aku tak tahu lagi apa yang harus aku lakukan semua sudah terlanjur aku masuk komplotan teroris ini.Lembah sesat yang akan membawa aku dalam kehidupan berantai setan.Hati kecilku selalu berkata bahwa ini bukan jihad tapi pembunuhan masal dengan sengaja, kalau seandainya saja orang-orang maupun temanku memperlakukan aku dengan baik dan menerima kondisiku yang sebenarnya, pasti aku tidak  akan seperti ini.
***
Satu tahun kemudian.Keluargaku masih mencari keberadaanku hingga mereka melibatkan polisi untuk mencariku.Dan pada akhirnya mereka menemukanku disaat aku mau melakukan aksi bom bunuh diri disekolahku tepatnya di sebuah mushola yang  penuh dengan anak-anak yang mau melakukan ibadah dan termasuk teman-temanku yang selalu mengejek dan merendahkanku.Polisi sudah berhasil menahan tanganku dan sekaligus meringkusku.Dan ibu beserta ayah dan sekaligus saudaraku ikut serta dalam pencarianku dan mereka berkumpul mengempungku dan tentunya juga seisi sekolah gempar adanya bom yang mellilit di tubuhku.Ibu sedikit demi sedikit mendekatiku.“ jangan mendekat bu, bom ini akan segera meledak…” cegahku ke ibu. Walau aku sempat lupa akan keluargaku ketika mereka berada didepanku dengan nyata maka ingatanku sedikit terpulihkan terutama bagi ibuku karena dia segalanya.
“ anakku..kenapa kamu lakukan ini..” Tanya ibu dengan mata yang berkaca-kaca.
“tak seorangpun yang mau menghargaiku bu, aku dianggap sampah yang harus dibuang,aku juga manusia bu, yang perlu dihormati dan disayang bukan untuk dikucilkan atau dihina.Aku tahu bahwa ini dosa tapi apalah arti dosa jika aku harus terus menderita bu,..” teriakku diingiring isak tangis.
“ ibu mengerti tapi apa gunanya kamu melakukan seperti ini, semua bisa dirubah nak..”
“ tidak bu, ibu tidak mengerti.kalau ibu mengerti, coba, siapakah aku ini bu, siapakah aku bu..?
DOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOORRRRRRRRRRRR!!!!!!! Bom itu akhirnya meledak dan semua orang yang ada di sekitarku ikut terkena ledakan itu.Bom itu akhirnya memakan korban termasuk aku.Harapanku untuk dicintai harus pupus begitu saja atau memang tidak ada harapan bagi orang seperti aku ini.Jika Tuhan bisa menjelaskan siapakah aku ini melaui ayat-ayatnya maka aku akan senang bisa mendengarnya dan aku tidak akan hidup hanya  penuh dengan harapan palsu.

Cerpen  ini pernah mengikuti lomba Siapakah Aku Ini Tuhan dand menduduki peringkat 26 dari 100an lebih peserta.

Pacar Impian


Suasana diruang tv tampak pecah.Suara sorak ramai terdengar begitu nyaring ditelinga.Gadis yang nan rupawan bernama dian tampak berjingrak-jingkrak dan bersorak-sorai gembira riang.Sedangkan winda, sahabat kos dan kuliahnya hanya tersenyum melihatnya.Tak lama kemudian dian pun menarik tangan winda dan mengajaknya dansa bersama.Tak pikir-pikir, winda pun ikut menggoyang-goyangkan pinggulnya.Dian memang sangat bahagia kali ini bahkan kebahagiaanya saat ini tidak bisa tergantikan oleh apapun.Betapa tidak, dia baru saja mendengar dan menyaksikan dengan kepala matanya sendiri di televise bahwa dian, yang sering dipanggil emak ini oleh sahabat-sahabatnya  memenangkan kuis musik berhadiah yang sangat diimpikan olehnya.Apalagi kalau tidak bertemu dengan pacar impiannya, itu loh selebriti korea yang keren dan tampan, melainkan dan tidak bukan, dia adalah siwon.Cowo yang bernama siwon ini adalah idolanya selain bisma, personil smash di indonesia.
Beberapa bulan yang lalu, Dian mengikuti sebuah acara kuis di tv.Di dalam kuis tersebut bagi siapa yang menjawab pertanyaan dengan benar dan memiliki sms jawaban terbayak maka dia berhak  mendapatkan hadiah, yaitu candle lite dinner bareng siwon atau liminhou.Sebenarnya dalam kuis ini ada dua kategori, pertama kuis kencan bersama siwon dan kedua kuis kencan bersama liminhou, Tentu saja dian memilih hadiah kencan bersama siwon, karena kan dia ngefans berat sama siwon dan dia merupakan salah satu penggemar dunia bagi siwon.Di falsh disk nya saja berjibun gambar foto-foto siwon dan terutama video-video siwon waktu performance juga ia simpan di dalam flask disk tersebut.Katanya sih, Jika dia kangen ingin melihat wajahnya siwon ia tinggal membukanya deh, sebab penggemar beratnya dan Dia cinta matek kepada siwon.Tidak heran kan kalau ia memilih kuis kategori pertama yang berhadiahkan ngdate semalam bersama siwon.Impian dian akhirnya hampir setengah jadi akan terwujudkan.
Tak lama kemudian fatma, sahabat kuliah dan yang juga sering dipanggil NYAG.Ntah nama pena dari negeri antah berantah mana yang ia gunakan, yang jelas nama tersebut beken di kalangan temen-temennya.Fatma bertandang ke kosnnya dian dan winda.Dan dia langsung ikut menari-nari gembira disana.Ternyata fatma kali ini juga beruntung karena dia juga memenangkan kuis tersebut tapi fatma candle lite dinnernya dengan limin hou.Hari ini hati mereka berdua dipenuhi kebahgiaan yang tiada tara.Karena bahagianya dian pun kali ini memutuskan berhenti berdansa dan berlari ke kamar.Tak lama kemudian ia keluar lagi sambil membawa tas.
“ mau kemana emak…” Tanya winda serius.
“ mau ke salon dong, besuk lusa kan.Aku sudah harus kecan bareng siwon.” Jawab dian dengan riang.
“ acaranya kan baru besuk lusa, emak. Mubasir tau ke salon sekarang! sekarang wangi, besuk lusa malah ga wangi loh..hayo gimana…” Jelas winda lagi.
“ aku maunya sekarang ke salon dan besuk juga ke salon dan ketika mau ketemu siwon juga ke salon lagi, sekalian perawatan agar aku tetap cantik dan mempesona.Dan ini itu moment terindah yang akan  aku lewati nanti dan ga boleh diabaikan sedikit pun, terutama dalam hal penampilan.” Tukas dian.
“ Namanya itu kemaruk emak….” Centus winda.
“ udahlah! ayo emak kita bareng sama-sama ke salon..capcuz..” sela fatma sambil menarik tangan dian dan mengajaknya jalan kemudian.
“ aku pergi dulu ya win…” pamit dian sembari terbirit-birit jalan.
“ hati-hati….” Seloroh winda.
Dian dan fatma pun sudah lenyap dari hadapan winda dan kos tersebut.Mereka berdua ke salon naik angkot yang mereka stop dari depan gang perumahan itu.
***
Perjalanan demi perjalanan ke salon dengan angkot mengasyikkan juga walau harus berdesak-desakan dan akhirnya mereka sampai juga depan salon tersebut.Dan tak lama kemudian dian dan fatma turun dari angkot dan masuk ke salon.Setelah mereka masuk salon dan mengurus administrasi.Mereka langsung melakukan facial yang dilakukan oleh pelayan salon tersebut.Ketika pelayan-pelayan salon melakukan treatment ke wajah dian dan fatma.mereka berdua, dian dan fatma mengobrol satu sama lain.
“ emak, nanti jika kamu ketemu siwon, hal pertama apa yang akan kamu lakukan.” Tanya fatma.
“ ya elah nyag! masih Tanya lagi, yang pasti sih aku akan memeluknya, foto bareng, minta tanda tangan, jalan-jalan sama dia.Dan kalau bisa aku jadian sama siwon sekalian ha ha ha…aduh seandainya yaa….” Harap dian sembari bercanda gurau.
“ Mimpi apa ya kita berdua, kok bisa dapat durian runtuh…..” celetuk fatma.
“ Aku waktu itu  sih mimpi dipatuk ular, dan kata orang zaman dulu kalau mimpi dipatuk ular akan mendapat jodoh, dan mungkin saja siwon itu jodohku kale ya.. he he he…tapi entahlah nyag.oh ya..kalau kamu, hal pertama apa yang akan kamu lakukan jika ketemu limin hou, idolamu itu.” Kata dian.
“ Yang pasti.Aku akan minta suap makan sama dia ketika candle lite dinner lalu ingin foto bereng juga, buat kenangan terindah bersama dia, karena ini momen terpenting….” Jawab fatma.
Akhinya pun treatment kecantikan di salon tersebut selesai juga dan mereka berdua pun pergi shopping ke moll untuk sekedar membeli gaun buat persiapan kecan bersama artis idolanya tersebut.Gaun terbagus dan termewah sudah di beli oleh mereka.Sepatu high heel terkeren dan termahal juga  sudah mereka borong.Bahkan asesoris-asesoris di toko berwarna pink yang ada di moll tersebut juga mereka habiskan dan ditambah lagi parfum terharum dan tak ada duanya di dunia ini yang harganya berjuta-juta dolar mereka raup juga.Demi candle lite dinner bersama pujaan hati mereka.Dian dan fatma rela mengeluarkan uang bermiliaran agar tetap tampak anggun dan cantik sekaligus bisa mempesonakan dan memikat artis idolanya tersebut.
Dian akhirnya pulang juga ke kosnya dengan membawa beribu-ribu belanjaannya yang di beli di mol tadi.Kemudian dia meletakkannya di atas kursi sofa depan tv dan seketika itu pula ia langsung terduduk lemas di sofa.Wajahnya tampak cerah karena perawatan tadi tapi juga dibalut rasa capek dan lesu.Nafasnya saja tersengal –sengal seperti orang habis lari.Dia pun terus rehat sebentar sembari menenangkan dirinya yang terlampaui capek akibat persiapan kencan bersama siwon.Tetapi baginya rasa capek tersebut tak akan ada harganya dibandingkan apa yang akan dia dapat nanti ketika bertemu siwon.Walau rasa lelah kini menyelimutinya tapi dia tetap tampak bahagia sepertinya.Dan wajah siwon selalu membayang-bayang di otaknya dimana pun ia berada.Sedangkan fatma sudah memisahkan diri dari dian semenjak di moll tadi ketika mereka berdua mau pulang ke alam masing-masing.
Selang beberapa menit kemudian winda muncul kepermukaan ruang dimana dian masih terduduk di sofa.Winda pun kaget melihat begitu banyak belanjaan berjibun di sekeliling dian.
:” emak! Banyak banget belanjaannya.Ini itu pemborosan tau,” seloroh winda.
“ aduh udah deh win, please jangan cerewet.ini semua itu demi siwon.” Centus dian
“ Aku tau, tapi ga begini juga kale, lagian emak sudah tampak cantik tanpa harus membeli semua ini.” Kata winda.
“ dari dulu kale win, kalau aku ini cantik seperti bidadari turun dari kayangan dan siwon lah pangerannya.” Kata dian dan lalu ia berdiri dari sofa. “ udah ah..aku mau istirahat dulu di kamar.mmm…tolong ya win belajaanku bawa ke kamar, aku capek banget nih.” Tukas dian sambil memerintah winda dan kemudian dilanjutkan berjalan menuju kamar.
“ emak..! nyebelin deh..uuuhhhh…” kesal winda sambil gregetan ke dian.
Dengan sedikitvterpaksa winda akhirnya pun membawa juga barang belajaan kawan sejatinya itu ke kamarnya.
***
Malam yang teramat panjang.Bulan purnama tampak bersinar begitu terang di malam hari ini.Malam pun semakin larut.Dian tampaknya belum puas dengan hasil perawatannya disalon termahal di negeri ini.Dian pun kali ini ambil keputusan sendiri bahwa ia memutuskan untuk mengikuti sebuah ritual “ aji-aji pancaran aura ayu mandraguna” yang dilakukan di pantai selatan.Tekadnya sudah bulat untuk melakukan semua ini.Apapun risikonya ia terima.
Dan waktu ritual pun telah tiba saatnya.Dian terlihat cantik dengan pakaian berwarna merah dibalut kemben yang membalut pinggangnya serta mahkota bunga melati yang tampak indah yang ia pakai di kepalanya dan juga ia memakai jarik batik yang digunakan sebagia tapeh dari auratnya sampai ke lutut kakinya.Penampilannya kali ini sudah ibarat seorang ratu yang pernah dimainkan suzana di film horornya.Dian pun berjalan menuju laut dan ditemani winda sahabatnya serta seorang bapak-bapak yang akan memandu ritual tersebut.Ombak pantai selatan seakan-akan menyambutnya dengan penuh kemeriahan dan ombak tersebut  memasangkan gelombang dimana-mana.Dian pun melakukan ritual tersebut dengan menjeburkan dirinya ke laut.Sedangkan winda hanya melihat dari pantai saja dengan rasa was-was.
“ mbak dian! siap…” Tanya laki-laki tersebut.
“ sudah pak…” jwab dian.
“ baik, pejamkan mata anda lalu baca mantra yang sudah tadi siang mbak dian hafalkan.Setelah itu anda tergelamkan diri anda ke dalam laut dan mbak winda tolong taburkan bunga tujuh rupa tersebut ketika mbak dian saat ia menenggelamkan diri ke dalam laut.” Pinta laki-laki tersebut.
“ baik pak…” jawab winda sembari mengambil bunga tujuh rupa tersebut
“ mbak dian silahkan dimulai…” pinta laki-laki tersebut lagi.
Dian pun langsung memulai dengan merapatkan telapak tangannya seperti orang yang mau bersemedi. Dan ia memulai membaca mantra-mantra tersebut.
“ hong wila heng aji-aji sakti mandaraguna kulo nyuwun aura ayu terpancar ing raiku ibarat koyo kajeng ratu.Siwon nipun trisno karo aku, mboten lrik-lirik liyane.Kulo ayu dewe lan becik dewe ing mayapodo.jujug-jujug paak..jujug-jujug preeett..jug paak..jug preet….preettt..” Mantra dian dan setelah selesai membaca mantra ia pun langsung menenggelamkan dirinya ke laut asin terse but.
Sedagkan winda langsung mengambil perannya dan menaburkan bunga tujuh rupa tersebut ke air.Setelah selesai dian pun keluar dari dalam laut.Dan tiba-tiab saja wajah dian tampak bersinar dan auranya pun terpancar jelas di wajahnya dan ditangannya tiba-tiba ada sebuah merah delima.Dan kemudian ia pun menelan merah delima tersebut.Wajahnya pun bersinar lebih terang seakan-akan dialah wanita paling cantik seluru alam semesta ini.
“ emak, kamu cantik sekali.Seperti bidadari turun dari kayangan.sumpah deh mak, he he he..” puji winda dan wajahnya tampak tak percaya.
“ masa win, wah kalau begini siwon akan langsung klepek-klepek dan jatuh ke pelukanku ha ha ha…” Dian langsung bangkit dari pertapanya tadi didalam air menuju daratan.
Winda pun menujukan senyum bahagianya ke dian dan dian langsung membalas senyuman tersebut dengan teramat manis.
***
Malam hari berikutnya.Tepat hari dimana dian akan candle lite dinner bareng siwon.Saat ini hati dian bisa digambarkan dengan bunga-bunga ditaman yang sedang bersemi dan sedang disirami air sehingga terasa lebih segar, begitulah hati dian saat ini.Apalagi kali ini ia sudah di jemput sebuah mobil sedan mewah yang sudah siap menunggunya didepan kosnya.Dian pun keluar dari dalam kosnya dengan ditemani winda.Penampilannya yang tak pernah diduga sebelumnya.Sungguh dia sangat cantik dan menarik kali ini.Dengan gaun berwarna ungu, dan mahkota yang membalut kepalanya, dilengkapi dengan sepatu termahalnya yang berwarnakan putih yang  dibelinya beberapa hari yang lalu.Dian tampak lebih anggun malam ini.Sesampainya depan mobil, seorang laki-laki yang berprofesi sebagai sopir membuka pintu mobil untuknya.Dan ketika ia mau memasuki mobil, ia menoleh kea rah winda sejenak.
“win, aku berangkat dulu ya, doakan aku, semoga hari ini adalah hari terindah dalam sejarah hidupku.” Pinta dian sembari pamit.
“ iya, emak. Good luck, salam buat siwon yaa…” kata winda.
“ okeh, good bye….” Pamit dian sembari langsung masuk mobil.
“Siwon aku datang.’ Lanjut dian sambil teriak dalam mobil.
Setelah sang sopir menutup pintu mobil.Mereka langsung berangkat menuju tempat special yang sudah disiapkan oleh siwon dan para crew acara kuis ini.
***
Perjalanan demi perjalanan menegarungi jalan raya akhirnya selesai juga dan sampai tempa tujuan.Dian pun keluar dari mobil dan menuju dimana tempat special buat dia dan siwon disediakan oleh crew.Setibanya didalam ruang tersebut, dian pun terkejut dan matanya berkaca-kaca setelah melihat suasana rauanga tersebut yang sangat amat romantic.Lilin-lilin putih yang membentuk nama siwon cinta dian pun tampak sangat mempesonakan hati dian.Foto editing siwon dan dian terpajang di dinding.Dimeja dinner sudah  tersedia makanan dan lilin berbentuk love yang terpajang disana.Dian pun tampak terkesima dengan semua itu.Dian pun terus melihat-lihat keadaan ruangan tersebut dengan terharu.Tak lama kemudian ia duduk dikursi yang sudah tersedia dengan meja dinner yang diatasnya sudah ada lilin romantis beserta makanan dan minuman.Dian sudah tidak sabar menunggu pujaan hati yang menjadi idolanya tersebut.
Dari kejauhan tampak seorang cowo masih muda.Dia memakai jas putih, kepalanya di balut topi hitam bundar dan mukanya berselimutkan masker serta memakai kacamata hitam yang menempel dimatanya.Cowo tersebut tampak misterius sekali.Cowo itu berjalan dinamis menuju ke arah dian.Sedangkan dian tampak bingung dan cemas, seakan-akan hatinya menebak-nebak akan tentang cowo tersebut.
Apakah dia siwon yaa…atau..limin hou…atau donghae…atau bisma…..ga mungkinlah.tapi ko…!  Suara hati kecil dian terus menebak-nebak cowo tersebut.
Tak lama kemudian cowo berbadan proposional dan tubuhnya menjulang tinggi tersebut duduk depan dian disebuah kursi dimana meja dinner yang sekarang dian tempati.
“ anyong aseo..(apa kabar).” Tanya cowo tersebut.
“ I’m so fine, but who are you..??? “ jawab dian sambil bertanya kemudian.
“I’m siwon…” jawab siwon pasti.
“ apaaaaaaa……” teriak dian sambil berdiri dan teriak.
 “ kamu siwon…oh mimpi indahku akhirnya kesampaian juga….ya Tuhan terima kasih.” Lanjut dian sembari jingrak-jingkrak kegirangan.
“ yupss…Please take a sit more…(silahkan duduk kembali)” pinta siwon.
“ mian hamida (maaf),…” kata dian dan kemudian langsung duduk kembali.
Senyum siwon pun mengembang.Tetapi dian masih tak bisa percaya dengan cowo tersebut walau sudah membuat ia kegiraangan hari ini.Dian masih merasa cemas karena siwon masih belum mau membuka masker dan topinya serta kaca matanya.
“ Anasab hanggang semida (senang bertemu denganmu).” Salam sambut siwon sambil mengulurkan tangannya ke dian untuk berjabat tangan.
Kemudian menyambut  tangan tersebut dengan lembut dan manja.
“ Nice to meet you too…(senang bertemu denganmu juga)” lanjut dian sembari terseyum manja.
“ kamu kok misterius banget sih, pasti kamu mau memberikan kejutan ya sama aku…” seloroh dian lirih.
“ what are saying, …” Tanya siwon.
“ oh No..I just....just wanna embrace you…he he he…(oh tidak, aku hanya..hanya ingin memelukmu he he he)” kata dian.
Dan siwon pun berdiri dihadapannya dengan tegap.Kemudian dian tersenyum dan memeluk siwon senang dan erat.Tiba-tiba tak sengaja kakinya dian terpleset dan hamper jatuh tetapi sebelum ia jatuh.Siwon menangkapnya dan memegang pinggangnya dian.Dengan refleknya tangan dian pun merangkul leher siwon dan selama beberapa menit mereka berdua beradu pandang satu sama lain.Selang beberap menit kemudian angin yang lebat dari arah jendela ruangan special tersebut masuk  ke dalam dan membuat topi sekaligus masker siwon lepas, sebab topi dan masker siwon tak di pasang dengan benar, sehingga angin pun bisa mengobrak-ambriknya.Setelah kejadian tersebut tampak lah wajah siwon yang membuat dian sock dan jantungan.Matanya dian melotot dan hidungnya mengembang seakan-akan ia baru saja ketemu setan.Betapa tidak, wajah siwon yang dulu ia lihat di tv ganteng seganteng pangeran.Sekarang berubah menjadi wajah seorang tukul arwana semenjak masker dan topi itu lepas dari siwon.Karena kaget dan socknya, dian akhirnya pingsan.Semua crew yang memantau acara tersebut ikut membantu memposisikan dian ke sofa.Dan crew tersebut ikut membantu untuk menyadarkan dian.Dian pun sadar dari pingsannya tetapi tak lama kemudian dia pingsan lagi setelah melihat kembali wajah siwon yang bertopengkan wajah tukul arwana itu.
Dilain tempat fatma tampaknya masih menunggu artis idolanya yang bernama limin hou.Dia tampak cemas dan bingung.Limin hou tidak datang-datang menghampirinya.Fatma tampak kesal lalu tak lama kemudian panitia acara tersebut memberi kabar buat fatma bahwa limin hou, artis idolanya yang akan ngdate bareng dengannya.Dia tidak bisa datang sebab ia kecelakaan pesawat sewaktu perjalanan ke Indonesia.Hati fatma sangat hancur sekali.Dia akhirnya memutuskan untuk pulang, padahal sejuta kejutan sudah ia siapkan buat limin hou.
Sedangkan dilain sisi, dian masih dalam keadaan pingsan dan akhirnya pun ia sadar kembali tetapi setiap kali ia sadar dari pingsannya, ia kembali pingsan lagi setelah  melihat wajah siwon yang bertopengkan wajah tukul arwana.Dan peristiwa itu terjadi berulang-ulang kali.
Memang beberapa bulan yang lalu siwon masih tampak tampan dan mempesona banyak wanita.Tetapi semenjak ia mengalami kecelakaan di korea yang membuat wajahnya rusak dan harus dioperasi plastik.Tapi entah kenapa wajah siwon dioperasi plastik menjadi wajahnya tukul arwana.Dalam hati siwon sebenarnya ia tidak mengingikan semua ini terjadi dan tidak pula menginginkan dian kecewa.Tapi kenyataan memang pahit, dian harus mencintai bekas orang ganteng tersebut.Cintanya ke siwon yang kini bertopengkan wajah tukul arwana seakan-akan mengalami kebimbangan yang teramat dasyat.Akhirnya pun setelah tahu cerita tentang siwon yang berubah dratis, dian pun memutuskan pulang ke habitatnya.
Dian pulang dengan naik mobil pick up di belakang bak mobil bersama kambing-kambing yang baunya amat sangat.Embeekkk…embeekkkk…embeekkkkk….Teriakkan kambing tersebut seakan-akan membuat hati dian semakin hancur.Tatapan matanya kosong dan berkaca-kaca.Tiba-tiba tak lama kemudian dian melihat fatma yang sedang jalan sendirian di jalan raya.
“ nyag…” panggil dian.
“ emak…” panggil kembali fatma.
“ nyaggggg…..”
“ emakkkkk….” 
Tak lama kemudian Fatma berlari mengejar mobil pick up tersebut dan meloncat naik ke atas mobil tersebut dan dian membantunya naik.Fatma dan dian sekarang bersama kambing-kambing yang menemani kesedihan mereka.Selang beberapa menit kemudian dian dan fatma saling berpelukan sambil menangis satu sama lain.Walaupun udara malam sangat dingin, mereka tetap menikmati kesedihan bersama dinginnya malam.
                                                                           ***
Semakin hari dian semakin dilema.Dia sudah terlanjur cinta dengan siwon tetapi dian tak tahan dengan wajah siwon yang sekarang, rasanya pengen muntah bila ia melihatnya.Membayangkannya saja sekarang enggan.Dian merasa bimbang sekarang apalagi hamper tiap hari siwon menghubungi dia lewat media hp, Sebenarnya siwon sangat amat merasa bersalah dengan wajahnya.Dia terus berusaha minta maaf dengan mengirim sejuta sms untuk dian.Wajahnya siwon zaman dulu yang terpajang dalam sebuah foto didinding kamarnya masih ia pandangi dengan penuh penghayatan.Wajahnya dian tak tampak sedih atau senang.Wajahnya hambar bagaikan sayur tanpa garam.
Aku bingung siwon, aku harus mencintaimu atau kah aku berpaling darimu.kenapa kamu berubah disaat cintaku sudah bersinar terang kepadamu dihatiku. Kata hati kecil dian.
“Aku tak sanggup..mencintaimu lagi…oh pujaanku.” Lanjut dian sambil menyanyi.
Airmatanya menetes deras.Wajahya seakan-akan ingin sekali memalingkan dari foto siwon, tapi dian merasa tak sanggup melakukannya.Tiba-tiba winda datang dengan tergopoh-gopoh dihadapan dian.
“ emak, gawat emak, gawat.” Tukas winda.
“ Ada apa win….” Tanya dian.
“ siwon, emak, siwon..”
“ kenapa dengan siwon.”
“ Dia menerapkan koin keadailan untuk mendapat maaf dari kamu emak, karena dia merasa telah mengecawakanmu dengan wajahnya yang sekarang ini.” Centus winda.
“ apa!...” kaget dian...

tit tit tittttttttttttttttttttttttttttttt...

Apalah Arti cinta

Berakhirnya cerita cinta danti


Udara siang sangat panas membuat suasana semakin gerah.Stasiun kereta api kali ini tampak ramai dan bising.Kereta api datang silih berganti.Diruang sebuah reservation, tempat pemesanan tiket kereta api juga tampak ramai dan diatara mereka tampak terlihat seorang gadis berjilbab fashionable sedang mengantri untuk pemesanan tiket kereta api ke Jogjakarta untuk keberangkatan esuk hari.Gadis itu bernama Danti yang sedari tadi masih antri pesan tiket kereta api dan dia juga ditemani oleh teman akrabnya.Dia seorang cowo yang bernama imam.Tak lama kemudian danti memanggil imam yang mulai dari tadi duduk disebuah kursi tunggu diruang itu.Danti pun menyuruh imam untuk melihat-lihat jadwal keberangkatan kereta di sebuah komputer besar yang terpampang di ruang tersebut.
“ Bagaimana mam..udah tahu jadwalnya.” Tanya danti sambil mendekati imam yang berada  didepan Komputer jadwal kereta api.
“ itu! berangkatnya besuk jam tiga sore, kereta bisnis….” Jawab imam dengan santai.
“ ya udah kamu duduk lagi gih, aku antri lagi ya…” pinta danti.
“ iya….” seloroh imam
 Dan kemudian ia kembali duduk diruang tunggu sambil nonton tv yang disediakan perusahaan PT KAI itu.
Danti kembali mengantri dalam pemesanan tiket tersebut dan sampai mendapatkan tiket kereta api ke Jogjakarta tersebut.Akhirnya setelah beberapa jam kemudian ia mendapatkannya juga.Dan berakhir pula penantian imam menunggu danti dalam memesan dan membeli tiket itu.Selang beberapa menit kemudian danti mengajak imam pulang dengan montornya.Imam pun dibonceng oleh danti dan dengan tenangnya mereka berdua pulang kembali ke alamnya masing-masing.
***
    Waktu pun bergulir dengan cepat.Malam yang larut masih membuat danti harus mengkemasi segala keperluannya ke Jogjakarta besuk.Danti pergi ke Jogjakarta bukan untuk jalan-jalaan kali ini atau untuk kegiatan pertualangan bersama teman-teman organisasi pecinta alam tetapi kali ini ia bertandang ke Jogjakarta karena telah diundang ke acara wisuda kekasih hatinya yang bernama prima.Danti akan menghadiri acara wisuda itu disebuah universitas terkemuka di kota pelajar  tersebut.Bagi prima,danti adalah segalanya walau dia dinomerkan ketiga dalam kehidupan prima setelah Tuhan dan ibunya.Tanpa kehadiran danti acara wisuda itu bagaikan sayur tanpa garam dan tidak akan afdol bagi prima.Kehadiran danti dalam acara wisuda tersebut sangat berarti dan berharga bagi prima.Danti juga sudah izin sama teman cewenya di jogja untuk tinggal sementara dikosnya selama ia masih berada di jogjakarta.Semua sudah rapi.Tas yang berbentuk ransel tapi ukurannya lebih kecil daripada tas yang berukuran ransel lainnya.Danti senyum lega dan akhirnya ia merebahkan dirinya ditempat tidur setelah persiapan untuk keberangkatannya ke Jogjakarta esuk hari.Akhirnya danti terbawa dalam alam mimpi dengan sejuta impiannya esuk hari.
Mentari kali ini sudah menyala-nyala seperti api yang ingin membakar bumi.Awan-awan putih tampak berarak kemana-mana.Sedangkan danti masih berada dikampus bersama teman-temannya  dan mereka tampak keluar dari kantin di fakultas lain.
“ danti, jangan lupa ntar sore loh.jam tiga..kamu harus berangkat ke jogja untuk menghadiri acara wisuda pacarmu besuk…he..he..he..” seloroh imam sambil mengingatkan danti yang sedari tadi juga tercatat dalam gerombolan teman-teman danti.
“ Oh ya, ntar sore aku mau berangkat ke jogja!…makasih ya mam telah mengingatkanku.” Ucap danti sembari melemparkan senyum manisnya.
Akhir dari segala akhir pun danti memisahkan diri dengan teman-temannya.Ia meminta izin pulang duluan.Ia berbegas menuju kos dengan montor matiknya dan akan mempersiapkan diri lagi untuk keberangkatannya ke kota budaya tersebut nanti sore.Kini dia sesampainya di kos.Danti membatingkan seluruh tubuhnya ke kasur dan mempersiapkan jasmani dan rohaninya dengan istirahat sebentar sampai waktu tiba.
Cinta danti dan prima memang sangat luar biasa.Mereka sudah hampir satu tahun lebih tujuh bulan tiga hari jadian dan menjadi sepasang kekasih di alam raya ini.Danti tampak bahagia atas undangan prima ke acara wisuda tersebut.Dia tak menyangka calon suaminya itu akan lulus secepat ini.Impian terbesarnya adalah bisa menjadi bagian dari keluarganya prima di Sumatra.Prima merupakan cowo idamannya sejak awal mereka ketemu.Dan sebaliknya pula bahwa danti juga merupakan cewe idaman bagi prima.
Mereka saling mengasihi dan mencintai.Kenangan indah bersama prima sewaktu hang out bareng mengelilingi kota Surabaya tak bisa ia lupakan.Ingatannya itu tiba-tiba memintanya untuk sedikit mereview semua peristiwa indah dalam hidupnya.Mulai dari makan bareng dengan diiringi adegan suap-suapan diwaktu malam tahun baru  tahun lalu, pacaran di taman pusat kota bahkan sampai kenangan prima yang sering meminjam montornya sewaktu ia berada disurabaya yang membuatnya harus jalan kaki kalau pergi ke kampus.Semua kenangan itu tak akan bisa lepas dari CPUnya.Semua begitu berarti baginya dan seluruh kehidupannya.
***
Sore hari sudah menjelang.Danti sudah siap untuk pergi ke jogja.Ia tampak tenang ketika duduk dikursi didalam kereta walau para pedagang asongan ribut sendiri menawarkan dagangannya.Bagi danti, Perjalanannya ke Jogjakarta terasa bercampur aduk, mulai dari bahagia karena akan ketemu prima tapi juga sedih karena pikirannya sudah mulai jengah menunggu kereta api sampai dikota jogja.
Malam pun telah tiba.Danti juga belum sampai dikota tersebut.Dia tampak kelihatan capek dan lesu.Dan sepertinya ia tidur setengah sadar di kereta api tersebut tapi tak lama kemudian sekitar pukul Sembilan malam akhirnya danti tiba juga di stasiun Jogjakarta itu.Danti pun turun dari kereta api dan kemudian ia menyusuri jalan yang berlantai keramik itu menuju pintu keluar.Sedangkan prima sang pacar sudah siap menunggunya depan stasiun dengan montornya.Prima sangat antusias menjemput danti malam ini.Wajahnya tampak berseri –seri dan menarik dipandang mata.Tak lama kemudian danti sudah menghampiri prima yang sedari tadi duduk diatas montor.
“ hai….” Sapa danti sembari melempar senyum.
Sedangkan prima membalas pula dengan senyuman terindahnya.
“ ayo…kita meluncur sekarang.” Seloroh prima sambil memberikan helm ke danti.
“ oke…sayang.” Tukas danti sambil menerima helm tersebut dan lalu memakainya dan kemudian ia naik ke montornya prima.
Tak lama kemudian prima melajukan montornya.Dan danti memegang erat pinggang prima sambil menujukan senyumannya kembali.
***
Malam ini memang indah.Bintang-bintang dilangit seakan-akan ingin menyambut kisah cinta mereka.Apalagi lampu-lampu kota juga terlihat terang benderang menerangi jalanan yang tiap kali mereka lewati.Kota jogja tampak kelihatan sangat indah dan mempesona.Sedari tadi matanya danti tak henti-hentinya melihat suasana sekitar jalan yang begitu ramai.Dan sesekali ia melirikkan matanya ke arah prima.
“ beib, kamu lapar ga’..” Tanya prima sambil terus fokus mengemudi montornya.
“ iya nih..lapar banget.” Jawab danti.
“ ya udah kita makan dulu kalau gitu, sebelum ke kosnya Santi.” Ujar prima.
Angin malam yang sepoi-sepoi terus mengiringi mereka.Seolah-olah angin itu ingin menemani kebersamaan danti dan prima malam ini.Tepat depan warung nasi lesehan mereka berhenti dengan pasti.Prima dan danti pun mencari tempat duduk dan memesan makan malam.umpamakan saja ini sebuah dinner bagi mereka.Akhirnya makan malam selesaia juga dan prima lekas mengantarkan danti ke kos temennya yang bernama santi.
Danti numpang tidur dikosnya santi selama dua hari kiranya.Mereka tampak sangat akrab dan sudah seperti mengenal santi bertahun-tahun padahal pertemanannya baru saja dimulai setahun yang lalu ketika mereka dikenalkan oleh prima.Memang persahabatan mereka tidak bisa dipungkiri lagi seakan-akan sudah seperti kakak beradik.
***
Suasana pagi menjelang siang tampak ramai sekali di auditorium universitas terkemuka dikota jogja ini.Banyak sekali orang-orang terutama mahasiswa yang diwisuda lalu lalang menghadiri acara itu.Sebagian tampak ada anak yang selalu mengekor orang tuanya. Dan bahkan berpencar juga ada.Prima tampak menerima apresiasi dari rector dan danti dari kejauhan tampak sangat bahagia.Orang tuanya prima pun sudah mulai akrab dengan danti sedari tadi ibunya prima kelihatan selalu mendekati danti.Tak lama kemudian prima turun panggung dan menghampiri kedua orang tuanya dan danti yang menghadiri acara tersebut.
“ selamat ya nak…” ucap ibunya prima
“  selamat , sekarang kamu sudah menjadi sarjana..semoga sukses nak.” Kata ayahnya.
“ amin.., makasih ya mama dan papa…” seloroh prima.
Dan kemudian prima menghadap ke arahnya danti dan memperlihatkan sebuah gulungan kertas yang ditali dengan pita itu dan mengangkat-angkatnya depan danti sambil tersenyum.
 “ selamat ya sayang….semoga sukses selalu….” Ucap danti sembari cipika cipiki dengan prima dengan diiringi jabat tangan.
Kemudian mereka berdua izin kepada orang tuanya prima untuk jalan-jalan mengelilingi kota Jogjakarta siang ini sebelum danti pulang ke Surabaya.Jalanan siang ini memang sangat padat dan tampaknya bisa terjadi kemancetan.Danti dan prima terus melaju di jalan tanpa merasa panas sedikitpun.Seakan-akan mereka berdua telah menjadi primadona dan pangeran kota jogja.Mimpi-mimpi manis danti dan prima sudah terkonsep rapi dan penuh dengan masa depan yang indah.
Sepertinya waktu berjalan dengan cepat.Tak terasa dua hari dijogja bagi danti seperti kliatan cahaya saja tapi mempunyai rasa coklat yang sangat manis.Akhirnya danti mau tidak mau ia harus kembali ke Surabaya.Secepat inikah aku harus berpisah dengan prima.kata hati kecilnya danti.Semua memang terasa begitu cepat secepat kilat.Sesuatu yang berhubungan dengan kebahagian selalu terjadi dengan cepat tapi jika sesuatu yang berhubungan dengan kesedihan saja seakan-akan terjadi begitu lama dan tidak pernah selesai.Itulah hidup, seperti halnya cinta terkadang juga ada bahagia dan duka didalamnya.
***
Kota Surabaya hari ini begitu panas dan terik matahari seolah-olah membakar kulit.Kampus tampak bising.Sedangkan danti masih mengikuti kuliah siang ini sembari terbayang-bayang wajahnya prima.Dia masih mengingat peristiwa suci tersebut dengan penuh kebahagiaan yang tiada tara.
Tetapi hari demi hari setelah acara wisuda itu prima seolah-olah lenyap dari kehidupan danti.Bahkan dia tak ada kabar sedang apa dan dimana.Terakhir kabar tentang  prima yang diterima danti adalah bahwa prima ditarik kembali orang tuannya ke Sumatra.Kini semakin  jelas saja hubungan danti dengan prima semakin longgar dan harus melakukan hubungan long distance.Tetapi beberapa minggu kemudian setelah kabar itu, akhirnya prima menghubunginya lagi.Dan tenanglah hati danti saat ini.
Seperti kali ini danti sedang mengobrol dengan prima lewat telepon.Jarak antara pulau jawa dan Sumatra memang sangat jauh tapi alat komunikasi ini bisa membantu mereka berdua dalam pacaran.
“ sayang..kok baru kontak sekarang..aku kan kangeeennn…” kata danti sembari menempelkan hpnya ditelingan dan menunujakan wajahnya yang lagi cemberut.
“ maaf..beib, aku ga punya pulsaaaaa….kemaren.” jawab prima dengan manja.
“ lebayyy deh…masa segitunya.Sudah tiga ratus tahun tau ga’ kamu tidak hubungi aku.” Jawab danti lagi.
“ kamu juga lebayyy…baru juga dua minggu ga aku hubungi, kamu kangen ya…” seloroh prima lagi.
“ iyaaa…kangen bangettt.rasanya aku ga bisa hidup tanpa kamu, sayang.Aku haus akan perhatianmu,,, tapi sepertinya kamu sibuk yaaa…” ujar danti manja.
“ aku baru punya pulsa beib…..jadi bisa hubungi kamu sekarang.Aku sibuk cari kerja di Sumatra ini, insyaalloh besuk aku wawancara, doakan ya….”
“ iya sayang..aku doakan semoga sukses yaa…dan tetap semangat.” Doa danti.
“ oke deh beib.Jangan lupa makan yang teratur ya..dan jaga kesehatan serta jaga diri baik-baik. Oh ya..sudah dulu ya beib. Pulsaku mau habis nih…oke met malam. I love uuuuuuu..emuach..emuach..emuach…..” centus prima dengan penuh mesra.
“ I love u too…oke sayang.aku pasti baik-baik saja. Met malam.” Balas danti.
Beberapa detik kemudian HPnya prima langsung mati dan danti pun tersenyum simpul bahagia.Akhirnya cintanya belum lenyap.Dan ia tak ingin cintanya lenyap gara-gara dipisahkan oleh tembok dan laut pulau jawa dan Sumatra.
Waktu terus bergulir dan akhirnya prima memberi tahukan danti kalau dia diterima kerja disebuah perusahaan di Sumatra tapi tampaknya setelah prima bekerja.Dia tak punya waktu lagi buat danti.Dan prima seakan-akan telah melupakan kekasihnya itu.Tepatnya sih prima sedikit tak menghiraukan danti lagi.Danti pun merasa kesal dan akhirnya dia minta putus.
Tetapi prima belum bisa terima tapi danti tetap kuat pada penderiannya.Dan putuslah mereka sesaat.Dan tak pikir-pikir lagi danti pun mengupdate statusnya di facebook kalau dia sudah putus dengan pacarnya.Dia pun curhat ke teman-temannya salah satunya ia curhat dan bilang  sama imam dan rahma, teman kuliahnya bahwa dia  sudah putus dengan prima beberapa hari yang lalu.Tak menyangka semua Ini bisa terjadi pada hidupnya danti.
Beberapa minggu kemudian danti pun update status kembali dan curhat lagi dengan kedua sahabatnya tadi bahwa cintanya sudah bersemi kembali dengan prima.Tepatnya danti dan prima rujuk kembali dan mejalin cinta serta merajut asa dalam mimpi-mimpi manis mereka.
***
Malam ini danti tampaknya sedang melamun diatas ranjang kamar kosnya.Mungkin sekarang otaknya berputar-putar membayangkan wajahnya prima dan Tanya pada dirinya sendiri kenapa sempat putus dengan prima.Sifat egoisnya membuat ia hampir kehilangan prima.sebenarnya sih bukan hampir lagi tapi sudah pernah kehilangan prima.Temper danti dan prima memang sama-sama keras kepala dan egois.Dan tak ada yang  mau mengalah sedikit pun diatara mereka berdua.Rasa pengertian satu sama lain pun sepertinya tak mereka miliki.Tapi untunglah prima masih bisa terima dan mengerti kali ini hingga cinta mereka bersemi kembali.
Tanpa ia sadari HPnya danti berdering.Dan ia melihat layar kaca hpnya.Identitas dihp itu bernamakan prima.Kemudian ia bergegas mengangkatnya.
“ hallo…sayang.” Sapa danti.
“ beib. Aku sudaaaah punya puuulsaaaaaaaaaaa…..”  ujar prima dengan semangat.
“ sayang…aku senang kamu sudah punya pulsa, andai saja kamu disini maka kita bisa berpeluk rindu biar seperti iklan-iklan di tv he he he….” Seloroh danti dengan gelak tawanya.
“beib. Aku kangeennn kamu…kamu kangen aku ga’” Tanya prima manis.
“ Bangeeettt..sayang. rasanya sehari tidak mendengar suaramu, aku tidak bisa hidup.bahkan dunia ini tampak sunyi senyap.” Ucap danti manja.
“ aku juga beib.tanpa kamu disisiku, aku merasa dunia ini seakan-akan tidak ada karena kamu tidak ada didekatku.” Tukas prima lagi.
“ iya..sayang. kamu itu ibarat kumbang bagiku yang sangat berarti dalam hidupku” kata danti.
“ iya beib, kamu juga ibarat bunga untukku.dan kamu sangat berarti bagiku beib bahkan melebihi diriku sendiri..aku sayang kamu beib….” centus prima lagi.
TUT..TUT..TUT..TUT….Maaf pulsa anda sudah habis dan mohon diisi kembali.Hpnya prima mati begitu saja.dan danti tampak bingung.tapi ia tetap berpikir positif.paling-paling pulsanya habis.gumamnya danti dalam hati.
***
Hari demi hari telah dilalui oleh danti.Perhatian prima seakan-akan sudah lenyap dari hidupnya.Kisah beberapa waktu lalu ketika prima tak memberi perhatian dan melakukan kontak dengannya sepertinya akan terjadi lagi kali ini.Danti sms prima pun tidak dibalas bahkan teleponnya juga tidak diangkat.Kali ini benar-benar serius.danti pun merasa sedih dan pilu.Hidupnya sudah mulai goyah bahkan cintanya ke prima sedikit demi sedikit sudah mulai luntur.Satu bulan.dua bula.tiga bulan.
prima sudah tidak ada kabarnya lagi.Danti galau dan bingung.Kuliah pun tak semangat.Makan tak berselera.Kehidupannya begitu kelam kali ini.Airmatanya mulai jatuh.Tapi kali ini dia bersikap tegas untuk mengambil keputusan.Tak lama kemudian danti sms prima.
PrImA kItA pUtUs SekAraNg JuGa.Aku UdAh Ga SaNgGup Kamu CuEkIn SepErTi iNi.KaMu SekAraNg tIdAk AdA PeRhaTIaN LaGi SaMa aKu.
Sms itu terkirim ke nomernya Prima dan Prima membuka pesan tersebut.Tak lama kemudian Prima menelepon danti.Dan Hpnya danti berdering.Kemudian ia mengangkatnya.
“ KITA PUTUS PRIMA…” centus danti langsung dari hp itu.
“ kenapa beib.kok main sepihak gini…” Tanya prima serius.
“ karena kamu super tega dan sok sibuk.aku capek kamu giniin.masa selama beberapa bulan kamu jarang kontak aku.tanya apa kek, udah makan belum.bagaimana kabarnya , kamu ga pernah Tanya begitu.” Jelas danti dengan emosi tingkat tingginya.
“ tapi beib…aku sibuk banget.Kerjaanku menumpuk.kalau aku pulang kerja juga malam terus.tolong ngertilah,..” jelas prima dengan tampak cemas dan serius.
“ udahlah, pokoknya mulai hari ini kita PUTUS.dan tidak ada hubungan apa-apa lagi antara kita berdua.Apalah arti cinta tapi orang yang di cintai tak ada perhatian sama sekali.Memang benar ya, mencintai itu lebih menyakitkan daripada dicintai.” Ujar danti bersunngut-sungut.
“ tapi beib…” sela prima.
“jangan panggil aku beib.kita ga da apa-apa lagi.KITA PUTUUUUSSS…ngerti.” Teriak danti.
“Terserah kamu lah…peduli amat. GUE AND LOE END…” kata prima sambil marah dan sekaligus mematikan hpnya.
TUT..TUT..TUT…Maaf HPnya sudah dinonaktifkan dan mohon untuk dimaklumi.silahkan hubungi beberapa saat lagi.Hpnya pun langsung mati tanpa sebab.Pastinya sih prima sendiri yang mematikan hp tesebut.Dan tanpa perasaan danti membating hpnya di kasur.Tiba-tiba perasaan menyesal memutuskan prima muncul dihatinya.Dia tampak sedih dan pilu.Penyesalan telah menyelimuti dirinya malam ini.
Bodoh.tolol banget sih aku ini.kenapa aku putusin dia.seharusnya aku dan dia ga putus lagi kayak ini.Dan ga mungkin lagi cintaku bersemi kembali dengannya.gumam hati danti.
Tanpa disadari air matanya menetes deras.Danti sangat sedih dan menyesal.Aura wajahnya  mulai menghilang.Kecantikannya pun mulai memudar.Akhirnya ia pun curhat lagi dengan temannya yang bernama imam dan rahma.Seperti biasa yang pernah terjadi jika ia benar-benar putus dengan prima dan statusnya pun sudah single sekarang.Tapi imam menyarankan supaya danti sabar dan menyuruhnya untuk bercengkarama dengan teman-teman kosnya.Sedangkan rahma menyarankan agar dia jangan rapuh dan harus tetep semangat.
Lagi-lagi danti mengupdate statusnya bahwa ia sedang galau dan lagi putus cinta.Pacar impiannya kini sudah lenyap dari benaknya.Harapan jadi nyoya prima pun pudar entah kemana.Sekarang hanya tangis dan luka menyelimuti dirinya dan semua ini akibat dari perbuatannya sendiri.Mengambil keputusan tanpa pikir panjang dan terlalu gegabah.Cerita cinta danti pun berakhir dengan pilu dan gundah bulanan.Dia seakan-akan berharap waktu bisa berputar kembali dan akan memperbaiki kesalahannya itu hingga ia tidak ada kata putus tapi kenyataan memang pahit.Sekarang ia sudah putus dengan prima.Inilah berakhirnya cerita cinta danti yang amat fenomenal.
 
                                                                                      Tamat
By : imam aris sugianto

Puisi Corona Virus

JENGGALA BAGI CORONA VIRUS Dunia menjadi jenggala bagi virus corona yang merajalela Sedetikpun, ia tak akan berhenti bergerilya meracun...