Pagi yang indah.semua terasa begitu menyenangkan terutama bagi Dian ema
susanty,Baginya hari ini adalah hari yang akan membahagiakan untuknya betapa
tidak akan bahagia kalau dia setiap hari bisa ketemu dengan pujaan hatinya yang
bernama Rizky Agustyo Linggar jati,anak yang paaling keren di kampusnya.Dian
ema susanty memang sedang jatuh cinta padanya semenjak perkenalan pertama kali
mereka masuk kuliah tetapi Kadang hal yang diharapkan berbenturan dengan
kenyataan. Orang menganggapnya sebagai takdir. Di sitiulah perasaan bermakna,
salah satunya adalah cinta. Apa yang dialami Dian ema susanty
ini memang biasa, terjadi pada manusia umumnya. Tetapi ini
menjadi luar biasa, ketika ia merasa bahwa simpatinya sebagaimana pungguk merindukan
bulan.
Sudah dua tahun ia memendam seribu rasa yang membuat jantungnya berdebar kencang saat melihat sang pujaan hatinya.
“Kita pilih duduk di sini aja. Ayo dong ceritain selama ini siapa sih yang kamu suka,pasti gebetan barumu,” tiba-tiba terdengar suara serak yang mengusik lamunan Dian ema susanty ketika berada diruang kuliah.
“Iya...riz, mumpung kita ngumpul nih,” jawab teman Rizky ini yang bernama Ainul arif.
“Masak lo main rahasiaan sama geng sndiri,” tutur temannya lagi, yang bernama afif ustadun.
Dian ema susanty mendadak gugup dan bimbang. Nggak salah lagi itu rizky.Rizky dari geng The macho, cowok yang sangat dikagumi para cewek-cewek di kampus.
Sudah dua tahun ia memendam seribu rasa yang membuat jantungnya berdebar kencang saat melihat sang pujaan hatinya.
“Kita pilih duduk di sini aja. Ayo dong ceritain selama ini siapa sih yang kamu suka,pasti gebetan barumu,” tiba-tiba terdengar suara serak yang mengusik lamunan Dian ema susanty ketika berada diruang kuliah.
“Iya...riz, mumpung kita ngumpul nih,” jawab teman Rizky ini yang bernama Ainul arif.
“Masak lo main rahasiaan sama geng sndiri,” tutur temannya lagi, yang bernama afif ustadun.
Dian ema susanty mendadak gugup dan bimbang. Nggak salah lagi itu rizky.Rizky dari geng The macho, cowok yang sangat dikagumi para cewek-cewek di kampus.
Dian ema susanty nyaris nggak bergerak. Mneyadari cowok tampan dan keren yang sedang ditaksirnya itu ada di meja belakangnya pada saat kuliah. Saat sedang barengan dengan teman-teman aja, Gita sudah nervous .... apalagi sekarang ia sedang sendirian. Tapi untuk yang satu ini, rasa ingin tahunya jauh lebih besar. Dan apa tadi? Mereka lagi ngomong soal gebetannya Rizky. Wah..... Wah....
“Jadi bener nih, dia tinggal di jalan Karangmenjangan 5 gang 6 n0.16?” tanya teman Rizky.
DEGG, Dian ema susanty nyaris tersentak. Bukankah itu jalan tempat ia tinggal? Jalan itukan kecil, jadi ia kenal hampir semua penghuninya. Kayaknya nggak ada yang seumuran dia, rata-rata sudah kuliah dan kerja. Rasa ingin tahunya semakin memuncak.
“Iya, anak sekampus dan sefakultas sama kita. aku memang naksir dia. Soalnya dia manis banget,ya bisa dibilang kulitnya eksotis bro, dan dia juga pintar dan baik.Dia juga berjilbab bro, Pasti dong banyak saingannya. Makanya aku jaga jarak biar dia penasaran,” suara Rizky terdengar riang.
Jantung Dian ema susanty berdegup kencang. Ia semakin yakin , selain dia ngak ada anak sefakultas yang tinggal di jalan itu dan apalagi manis seperti dia. Kalau masalah kecerdasan otak, Dian memang selalu bisa dapat IPK diatas tiga. Semuanya klop. Mungkin yang dimaksud Rizky itu dirinya?.
“Wah, playboy satu ini sudah berketuk lutut. Terus kapan dong kamu nembak dia?” desak temannya.
“Oh my god,” Dian ema susanty nyaris menahan napas.
“Eh, ngomong-ngomong siapa namanya?” tanya temannya lagi.
“Dian ,” jawab Rizky.
Kali ini Dian ema
susanty nyaris nggak mampu menahan diri. Ingin rasanya ia melompat dan
berteriak, kalau saja nggak ingat di mana dia berada sekarang. Ini benar-benar
keajaiban. Rizky agustio Linggar
jati naksir dia. Berita ini wajib
diceritakan pada sohib-sohibnya,The
Rahma Group.
Pukul setengah tujuh malam, semua persiapan sudah sempurna. Sekarang Rizky naksir dia. Cowok paling keren sefakultas itu menyukai gadis biasa seperti dia. Dian ema susanty bernyanyi bahagia.laaa...laaa..llaaa...jatuh cinta berjuta rasanya...oh..lagunya titi kamal ini mengingatkanku padamu rizky,
Pukul setengah tujuh malam, semua persiapan sudah sempurna. Sekarang Rizky naksir dia. Cowok paling keren sefakultas itu menyukai gadis biasa seperti dia. Dian ema susanty bernyanyi bahagia.laaa...laaa..llaaa...jatuh cinta berjuta rasanya...oh..lagunya titi kamal ini mengingatkanku padamu rizky,
“Kamu nggak sedang melamun yan..?” kata winda sambil terkikik.
“Iya yan , jangan-jangan itu cuma halusinasi aja,” timpal Rahma.
Dian ema susanty pura-pura merengut sambil berucap “Pendengaranku masih normal dan aku nggak bakalan cerita kalau tahu reaksi kalian begini”.
“Bukan begitu yan, Kalau benar Rizky naksir kamu, kok bisa tenang-tenang aja sih?” kata fatma.
Faricha mencoba menengahi. “Kan Rizky sendiri yang bilang dia sengaja jaga jarak biar surprise”.
“Udah deh, pokoknya mulai besok akan bakal jadi cewek paling bahagia di dunia,” ujar Dian ema susanty tersenyum bahagia.
Keesokan harinya, bel rumah kos berbunyi. Dengan ceria Dian ema susanty menghambur ke pintu, tapi ternyata yang datang Kak anang Rahmayana , pacarnya RahmaRorojonggrang yang baru saja pulang dari kalimantan. Keduanya lalu pergi, sementara teman-temannya sudah pergi berangkat kulliah dan ada yang pulang kampung dan yang tersisa hanya the rahma group, winda dan temannya yang lain.
Dian ema susanty mulai tidak sabar. Sedari tadi sohib-sohibnya winda The Rahma Group dan teman kos lainnya terus bertanya dan bertanya sehingga membuatnya tambah be te.
“Dian bangaun! Kok ketiduran di sini?” suara Rahma terdengar sayup ketika pulang ke kos setelah jalan-jalan sama anang .Dian ema susanty membuka matanya, ternyata the rahma group winda dan rahma .Dian ema susaty memang ketiduran disebuah kursi dekat gerbang pintu masuk dekat taman rumah kos karena ia sedang menunggu Rizky sang pujaan hatinya.
“O ya, Rizky!
Astagfirullah, setengah
sepuluh malam”Dian ema susanty
melonjak. Ternyata Rizky A.L
tidak datang dari tadi. Dian ema
susanty mulai kebingungan.
Dian ema susanty akhirnya ikut ajakan teman-temannya untuk mencari makan malam di luar.
“O ya, yan. aku lupa cerita tentang Rizky, bukannya dia sudah punya pacar ya dari anak sejurusan lain.” tiba-tiba Rahma rorojonggrang cerita.dian ema susanty cuma mengangguk tanpa semangat.
Dian ema susanty akhirnya ikut ajakan teman-temannya untuk mencari makan malam di luar.
“O ya, yan. aku lupa cerita tentang Rizky, bukannya dia sudah punya pacar ya dari anak sejurusan lain.” tiba-tiba Rahma rorojonggrang cerita.dian ema susanty cuma mengangguk tanpa semangat.
“ kayaknya belum
deh te, soalnya kan Rizky sudah putus tiga bulan yang lalu..” sahut winda
santika dewi.
“ya betul tuh,
Rizky belum punya pacaar..kalau pun punya. Ku doakan tuh mereka putusssss.”
Sahut Dian ema susanty dengan penuh semangat.
“Aku nggak tau, maunya kamu itu apa. Udah jelas-jelas Rizky itu tadi gak datang ke kos. Kenapa sich kamu ngotot banget ntar kalau sakit gimana , baru deh nangis-nangis,” Tegas Rahma Rorojonggrang yang nggak habis pikir tentang kelakuan Dian ema susanty.
“Karena aku suka sama dia, yaitu Rizky Agustio Linggar jati dan dia juga suka sama aku,Paham...” jawab Dian ema susanty lantang
“Kalau dia emang cinta sama kamu , kenapa rizky tidak datang untuk nembak kamu ?”
“sudah-sudah, kalian jangan berdebat tentang rizky.” Winda memotong pembicaraan.
“Tapi kan Dian ajah lo ga tau yang bagaimana sebenarnya hatinya rizky itu kayak gimana, bukan karena rizky bilang suka yang namanya dian lalu dian juga anggap dia yng disuka, kan belum tentu juga. Kamu butuh waktu yan untuk jatuh cinta sama seseorang bukan caranya kayak gini dan kamu perlu juga menyelidiki kebenarannya agar kamu tau banyak soal tentang rizky, apakah dia cinta atau tidak sama kamu”. Tambah rahma rorojonggrang lagi untuk menasehati dian.
“Duh..... kalian ini. . Mau berapa lama berdebat? Maaf ya kawan, aku bukan menggurui, tapi itulah namanya cinta, abstrak tapi bisa membuat kita bahagia ya..walaupun kadang buat kita sakit juga”. Kata winda santika dewi.
“Aku tahu kok tapi perasaan ini sulit sekali diendapkan, rasa cinta itu sedang membara dihatiku..” seru dian ema susanty.
“Aku nggak tau, maunya kamu itu apa. Udah jelas-jelas Rizky itu tadi gak datang ke kos. Kenapa sich kamu ngotot banget ntar kalau sakit gimana , baru deh nangis-nangis,” Tegas Rahma Rorojonggrang yang nggak habis pikir tentang kelakuan Dian ema susanty.
“Karena aku suka sama dia, yaitu Rizky Agustio Linggar jati dan dia juga suka sama aku,Paham...” jawab Dian ema susanty lantang
“Kalau dia emang cinta sama kamu , kenapa rizky tidak datang untuk nembak kamu ?”
“sudah-sudah, kalian jangan berdebat tentang rizky.” Winda memotong pembicaraan.
“Tapi kan Dian ajah lo ga tau yang bagaimana sebenarnya hatinya rizky itu kayak gimana, bukan karena rizky bilang suka yang namanya dian lalu dian juga anggap dia yng disuka, kan belum tentu juga. Kamu butuh waktu yan untuk jatuh cinta sama seseorang bukan caranya kayak gini dan kamu perlu juga menyelidiki kebenarannya agar kamu tau banyak soal tentang rizky, apakah dia cinta atau tidak sama kamu”. Tambah rahma rorojonggrang lagi untuk menasehati dian.
“Duh..... kalian ini. . Mau berapa lama berdebat? Maaf ya kawan, aku bukan menggurui, tapi itulah namanya cinta, abstrak tapi bisa membuat kita bahagia ya..walaupun kadang buat kita sakit juga”. Kata winda santika dewi.
“Aku tahu kok tapi perasaan ini sulit sekali diendapkan, rasa cinta itu sedang membara dihatiku..” seru dian ema susanty.
“tapi yan...kamu
kok sulit banget dinasehati, aku takut kamu akan sakit nantinya.” Nasehat Rahma
dengan sewot.
“Lho ... koq jadinya kamu yang sewot.Jangan-jangan, kamu juga pengen pacaran sama dia. Atau mungkin kamu tu naksir ya sama Rizky, makanya dari tadi kamu sepertinya ngelarang aku teruss.” Sahut dian ema susanty dengan nada ketus.
“Bukan gitu yan!” kata rahma
“Lantas?”
“Aku nggak mau kamu kena batunya. Aku ini sahabat kamu. Aku nggak ingin terjadi apa-apa sama kamu”.
“Lho ... koq jadinya kamu yang sewot.Jangan-jangan, kamu juga pengen pacaran sama dia. Atau mungkin kamu tu naksir ya sama Rizky, makanya dari tadi kamu sepertinya ngelarang aku teruss.” Sahut dian ema susanty dengan nada ketus.
“Bukan gitu yan!” kata rahma
“Lantas?”
“Aku nggak mau kamu kena batunya. Aku ini sahabat kamu. Aku nggak ingin terjadi apa-apa sama kamu”.
“Duh......perhatiannya. Tenang
aja ma, nggak akan terjadi
apa-apa sama aku”.
“Iya, aku percaya, yan. Sejak anang rahmayana pergi ke kalimantan untuk meraih cita-citanya, aku tu banyak berubah.kesepian, bimbang, jarang dibelay, wallaupun anang jauh di mata tapi dekaat dihati sama ajah yan...gak bisa sesenang beersama. Aku takut kamu kan ditinggal sperti aku walau tujuaannya mulia tapi sakit, aku ingin jadi sahabatmu yang selalu setia, daan aku ingin temanku dian ini punya warna hidup”. Kata rahma sambil menatap dian dengan matanya yaang berkacaa-kaca.
“Ach ..... sudah kalian ini, semua itu pasti akan berlalu. Lupakan aja dulu ntar pikir lagi . sekrang makan, oke.” Ajak winda dengan penuh semangat.
“Iya, aku percaya, yan. Sejak anang rahmayana pergi ke kalimantan untuk meraih cita-citanya, aku tu banyak berubah.kesepian, bimbang, jarang dibelay, wallaupun anang jauh di mata tapi dekaat dihati sama ajah yan...gak bisa sesenang beersama. Aku takut kamu kan ditinggal sperti aku walau tujuaannya mulia tapi sakit, aku ingin jadi sahabatmu yang selalu setia, daan aku ingin temanku dian ini punya warna hidup”. Kata rahma sambil menatap dian dengan matanya yaang berkacaa-kaca.
“Ach ..... sudah kalian ini, semua itu pasti akan berlalu. Lupakan aja dulu ntar pikir lagi . sekrang makan, oke.” Ajak winda dengan penuh semangat.
Fajar subuh sudah menjelang menyambut para insan untuk menghirup udara
pagi.dian masih terdiam di tempat tidur. Sejurus diresapinya kata-kata Rahma semalam.rahma rorojonggrang memang benar,kalau rizky ga suka sama aku gimana, kalau ternyata dian itu bukan aku
gimana? Ga,ga.ga,gaa...aku hrus optimis kalu yang dimaksud itu aku, ya ya
ya...psti itu aku....” gumam dian dalaam hati dengan penuh senyuman.
Matahari pagi sudah terbit.bell
rumah yang ada dikos telah berbunyi.Dian mendengarnya dan ia berlari ternyata
sudah dibuka oleh sahabatnyaa sendiri Rahma Rorojonggrang, dan ternyata yang
datang rizky agustyo linggar jati.Rahmamenyambutnya dengan senyum dan bahagia.’ternyata
benar apa yang dikatakan dian, kalau rizky pasti akan datang dan setelah ini
pasti akan nembak dian.rahma hanya merasa dihatinya tentang rizky dan dian
bahwa mereka pasti akaan jadian hari ini.Dian yang sedari tadi dibalik pintu
yang sambil mengintip rizky yng ada diluar hari ini hatinya senangnya bukan
main, sennyumannya teruss mengembang dan jantungnya berdegup kencang “ ya
Allah.....dia akhirnya datang juga, tidak sia-sia penantiaku slama ini.’ Gumam
dian dalaam hatinya yang sedang dilanda bahagia tiada terkira.
‘oh ya, aku mau
ketemu dian boleh...ga rahma rorojonggrang..’ tanya rizky yang saat itu datang
sambil membawa bunga.
“waah..boleh
banget....” jawab rahma rorojonggrang.
Akhirnya Rahma
memanggil dian tapi ternyata dian yng dimaksud adalah dian noviana lutfiah,
bukan dian ema susanty teman sedaerahnya dari jombang yang juga kuliah di
fakultas dan kampus yaang sama tapi berbeda prodi yang kebetulan sama namanya
dan sekaligus sekos juga dengannyadian ema susanty tidak habis fikir kalau ada temannya
juga bernama dian nama belakangnya aja yang beda.Dengan gemetar Dian, dia terkulai lemah menyadari impiannya hancur oleh kebodohannya sendiri.
Seharusnya ia mendengarkan ucapan sohibnya. Dan celakanya Dian terlanjur begitu berharap. Dia merasa
marah, kecewa dan ... malu sekali.Aku tidak mau seperti ini lagi.katany dalam hati diringi airmatnya yang selalu mengalir.