Showing posts with label IMAM ARIS SUGIANTO CERPENITS. Show all posts
Showing posts with label IMAM ARIS SUGIANTO CERPENITS. Show all posts

Cintaku Tak Semanis Coklat


                 Di awal  maret yang cerah.Awal kuliah di semester empat yang tak pernah terbayang bisa secepat ini.Kami  kembali berkumpul ria bersama  teman-teman seprodi yang selalu setia ada untuk para sahabatnya setelah liburan semester yang  cukup lama.kami masih merasakan suasana liburan itu bersama sahabat  kita yang baik ,siapa lagi kalau bukan  rahma group  dan gangnya tentunya, anak-anak seprodi sering memanggil kami ini rahma group, yang anggotanya kebayakan cewe’  tapi ada juga cowoknya mereka diantaranya ada winda gautami, dian fajriah , faricha kusnian, fatma Karoline ,arif  enggar  syah , kholis rahman hakim , yakin pasti bisa dan tentunya ada si imut dan narsis, imam gunawan tapi imam bukan saudaranya ifan gunawan lo, mungkin hanya kebetulan saja sifat dan sikapnya lemah gemulai dan lebay seperti ifan gunawan tetapi teman-teman sering memanggil mamii bukan wajahnya kayak mami-mami lo tapi  itu hanya kebalikan namanya saja dan sesuai sikapnya selama ini, gak bangetzzzzz tapi keren abizzz,hiks..hiks.. hiks,  dan terkadang kita juga ketambahan anggota tidak tetap seperti sahabat kita  ini marina kapoor,eitt dia bukan orang india kok, ini nama, imam  yang kasih supaya lebih keren aja gtu, kami semua adalah sahabat  seperti kepompong yang tak akan pernah bisa dipisahkan oleh ruang dan waktu, selalu bersama dalam kesedihan dan kebahagiaan.capcuzzz cin…
Dalam hidup ini  cinta atau sayang  dan sahabat adalah  dua hal yang tak mudah untuk dipahami satu sama lain. Kadang bisa sangat berarti dan berharga, namun dalam hal itu bisa membuat luka teramat perih. Rahma group adalah orang yang berada di tengah-tengah cinta dan sahabat itu.terutama bagi rahma rasmitah yang begitu merindukan hadirnya seorang kekasih setelah sang pacar anang hermansyah pergi ke irian jaya untuk meraih cita-citanya.Rasa sepi dan kesendirian merasuk dihatinya rahma rasmitah  walaupun hangatnya persahabatan telah membuat dia menjadi lebih tentram dan bisa selalu tersenyum.Dua bulan di awal semester empat. seabrek kegiatan pun kami lalui tanpa rasa keluh, begitu juga dengan rahma rasmitah, ia melaluinya tanpa harus memikirkan cinta dan   menurutnya  itu hanya membuatnya  lelah.Namun, pertemuan  di sebuah praktek kuliah lapangan di Kediri telah  membuatnya melupakan suatu hal, dia yang larut dalam perasaan terhadap benih-benih cinta yang muncul dihatinya sejak pandangan pertama melihat arif enggar syah yang lebih tua darinya di sebuah bis yang bernama jaya wijaya  yang ia tumpangi menuju Kediri dalam rangka PKL , tetapi di lain sisi sahabatnya yang bernama winda gautami ternyata ia lebih dulu memendam rasa terhadap sahabatnya sendiri arif enggar syah.Perasaan winda gautami berawal dari perhatian arif enggar syah yang tak sengaja dan tak disadari dilakukan hampir tiap saat, walaupun perhatian itu terbilang singkat tapi sangat berarti bagi winda yang sedang bermasalah dengan pacarnya yang ada di magelang. Winda gautami mulai merasakan getaran cinta itu. Rasa itu mulai menerangi kembali tahta hatinya yang telah lama bermasalah dengan sang pacar dan kini seseorang yang  begitu berarti dalam hidupnya hanya dia, arif enggar syah. Yang sampai saat ini pun winda masih menjadikan dia sebagai pacar khyalannya dan apabila arif enggar syah muncul dibenaknya maka sulit sekali dilupakan. Arif enggar syah yang telah hadir untuk mengisi hari-harinya winda gautami  membuat dia  terlelap akan rasa bahagia itu, hingga winda gautami  tak pernah menyadari ternyata semua kebahagiaan itu palsu.  orang yang dicintai dengan tulus ternyata datang hanya untuk menyakiti dan menorehkan luka. Luka yang teramat dalam di hatinya. Pertemuan itu juga yang telah menghancurkan semuanya. Hidupnya yang begitu indah yang begitu berwarna menjadi hancur akan hadirnya!,Semenjak winda gautami memberanikan diri untuk  katakan cinta didepan arif enggar syah dengan bantuan reality show di televisi yang lagi popular saat ini, tetapi semua hasilnya nihil arif enggar syah ternyata menggatungkan jawabannya sehingga winda gautami terus menaruh harapan, winda gautami  rela memutuskan pacarnya yang sedang kuliah di magelang dan di purwokerto demi rasa sukanya terhadap arif enggar syah. 
***

Tiga minggu telah berlalu winda gautami masih menunggu jawaban itu dan dia tetap menanti jawaban dari orang yang ia suka.tiap kali winda gautami  ketemu dengan arif enggar syah, ia selalu menanyakan hal itu tetapi arif enggar syah selalu dengan jawaban yang sama “ AKU MASIH MEMIKIRKANNYA…” . jawaban itu terus yang diucapkan ke winda gautami tetapi Rahma group tidak pernah tahu hal ini, arif  enggar syah dan winda gautami merahasiakannya dari para sahabatnya, sehingga rahma rasmitah yang juga jatuh cinta sama arif enggar syah tetap pada perasaannya.Cintanya winda gautami masih tergantung atas jawaban itu.Statusnya belum jelas, apakah dia sudah jadian atau belum sama arif enggar syah.Setelah satu bulan jawaban itu tak kunjung datang juga, dalam satu bulan itu juga rahma rasmitah berusaha memikat hatinya arif engggar syah sehingga pada suatu malam  rahma rasmitah  dan Arif enggar syah  sepakat untuk memadu kasih, merajut asa dan menggapai cita berdua. Rahma rasmitah belum pernah merasakan sebahagia ini, dia  begitu merasa begitu beruntung bisa dicintai oleh orang yang  ia cintai pula. Hari-hari bahagia pun mulai mereka lalui setelah mereka jadian di atas sebuah jembatan pink yang ada dikota itu. Arif  enggar syah begitu indah di matanya  yang membuatnya lupa akan segalanya, bila bersamanya. Itu juga yang membuatnya merelakan tahta hatinya  dipenuhi oleh cintanya, namun lagi-lagi kenyataan tidak seindah yang diharapkan, rahma  rasmitah tidak menyadari kalau ia sudah menjadi pengkhianat bagi sahabatnya sendiri, Cinta telah merubah segalanya yang putih menjadi hitam dan  yang hitam menjadi putih.


Satu bulan setelah arif enggar syah jadian sama rahma rasmitah hubungan persahabatan dengan winda gautami mulai renggang dan dia mulai agak menjauh dari winda gautami, perasaan cinta winda gautami  terhadap  Arif enggar syah mulai goyah,dia mulai curiga setelah  Arif enggar syah mulai berubah dan tidak lagi  selalu tersenyum untuknya. Arif enggar syah  tidak juga bersifat manis padanya, setiap tutur katanya yang menyejukkan hatinya dulu, kini terasa mengiris-iris hatinya.Dibenaknya winda gautami ,ia merasa bahwa tidak pernah melakukan kesalahan terhadap arif enggar syah  hingga dia begitu tega padanya, winda gautami  begitu percaya padanya hingga iapun terluka olehnya.
Hari demi hari arif enggar syah mulai  memperlihatkan gerak-geriknya  bahwa dia telah jadian sama rahma rasmitah mulai dari jalan bareng, pulang bareng dan makan bareng, tetapi disini winda gautami belum mengetahui  sama sekali karena dia dan mereka semua adalah sahabat dan itu sudah  menjadi hal yang biasa.Sedikit ada rasa cemburu bagi winda gautami  melihat keakraban mereka apalagi sekarang arif enggar syah mulai sedikit menjauh.Bisa dibilang arif enggar syah dan rahma rasmitah sedang backstreet, pacaran diam-diam dibelakang para sahabatnya, tetapi kholis rahman hakim dan yakin pasti bisa mulai curiga dengan hubungan mereka yang tidak seperti biasa kayak layaknya seorang sahabat sedangkan dian fajriah, faricha kusnian dan fatma Karoline selalu melihat winda gautami selalu murung ketika dibelakang mereka, tetapi imam gunawan selalu berusaha menghibur teman-temannya itu dengan gayanya sendiri terutama bagi winda gautami yang sangat terhibur dengan tingkah laku imam gunawan ini, sehingga masalahya sejenak terlupakan.
Akhirnya rahasia dibalik rahasia itu tercium dan terungkap   juga oleh winda gautami setelah marina kapoor membeberkan  kepada rahma group dan orang pertama kali dikasih tahu adalah winda gautami  sendiri bahwa Arif enggar syah dan rahma rasmitah sudah jadian beberapa minggu yang lalu, winda gautami kaget dan perasaannya terasa disambar petir hari ini, kecurigaan itu terbukti setelah bukti-bukti foto-foto mesra ketika arif enggar syah dan rahma rasmitah berpacaran  malam itu di taman kota dan marina kapoor sempat mengabadikan moment itu dengan sebuah kamera ketika ia berkunjung di taman kota.Setelah melihat semuanya winda gautami lemah tak berdaya dan jatuh pingsan dalam kelas, semua sahabatnya kebingungan. kholis rahman hakim dan yakin pasti bisa bersama sahabat-sahabat  lain mengangkatnya ke tempat yang lebih nyaman, sedangkan fatma Karoline, dian fajriah dan faricha kusnian berusaha cari bantuan diluar dan si imut imam gunawan terus berusaha mengipasi winda gautami supaya dapat udara dan bisa  bernafas dengan lega.
“ ya ampun cin…ayo bangun donk, kok bisa seperti ini siih… mana rahma rasmitah dan arif enggar syah gak masuk lagi, eh temen-temen gimana donk, selama ini aku gak pernah melihat winda gautami seperti ini “
“sudah. Kamu kipasi aja dia terus sampai pertolongan datang.” Sahut yakin pasti bisa,
Beberapa menit kemudian pertolongan datang dan saat itu juga winda gautami terbangun dari tidur lelapnya yang secara tiba-tiba, para sahabatnya langsung menyambutnya dengan senyuman,
“ sabar boo’ semua ini mungkin cobaan, aku tahu bagaimana persaanmu saat ini” nasehat imam gunawan sambil memberikan minuman  ke winda gautami,
“emangnya apa yang kalian tahu…” Tanyanya
“kami semua sudah menyelidiki kenapa kamu murung dan tak punya semangat dalam waktu beberapa hari ini, ternyata kamu cemburu dan sedang jatuh cinta sama sahabat kita sendiri, arif enggar syah” sahut kholis rahman hakim.
“ iya, win…kamu yang sabar ya, kalau seandainya rahma rasmitah tahu semua ini,pasti semua ga akan terjadi  tapi mereka semua ga masuk hari ini” lanjut dian fajriah.
“ inilah namanya sahabat jadi cinta, kayak lagunya zigas, tapi yo’ opo rek, tanteku sekarang lagi ada acara sunatan win…daripada sedih kamu ikut ajah nanti, jdi penyuguh makanan…mau to? “ pinta faricha kusnian
“ tapi aku gak rela semua ini, demi arif enggar syah.aku rela putuskan pacar-pacarku yang ada di mangelang dan purwokerto, aku selama satu bulan telah digantung olehnya, eh…dia malah jadian sama sahabatku dan juga sahabatnya sendiri, aku yang mengatakan cinta kenapa orang lain yang mendapatkanya, ini tidak adil” keluh winda gautami sambil nangis tersedu-sedu dan diantara obrolan itu marina kapoor juga ikut nimbrung sambil memberikan tissue ke winda gautami.
“uwes to, ga usah nesu-nesu…lah wong sampean ae cuantek, pasti iyo iso golek sing liayane…percoyo yo,..” sahut fatma Karoline
Beberapa jam kemudian rahma rasmitah setelah mendengar berita itu ia mendatangi winda di kelas perkuliahan yang sedang berlangsung.” Win….” Panggil rahma rasmitah dari kejauhan.dengan refleksnya winda gautami langsung berdiri dan menampar rahma rasmitah.
” Kamu tega ya, menkhianati sahabat sendiri….tega kamu, tega kamu. “ tanpa disadari air matanya winda gautami  pun menetes lagi.
“tapiiiiii……..aku….” rahma rasmitah  berusaha menjawab tapi suaranya  tersendat-sendat dan sebelum rahma rasmitah menjelaskannya ke winda gautami, winda gautami keburu pergi dan berlari dari hadapan rahma rasmitah dan setelah momen itu arif enggar syah pun datang dengan wajahnya yang kusut.
“ semuanya sudah terlambat…” kata rahma rasmitah dihadapan mukanya arif enggar syah sambil meluncur pergi dari hadapan arif dengan meneteskan air mata. Semua yang ada didalam kelas hanya tercengang melihat kisah percintaan itu dan rahma group hanya bisa saling menasehati satu sama lain.
***
Masih terfikir dibenaknya winda gautami  tentang berita itu dan ia berharap semua ini hanya mimpi saja, tapi semua ini adalah kenyataan pahit yang harus dihadapinya dan tentu saja Hubungan cinta yang ia pendam untuk arif enggar syah  berakhir begitu saja hari ini, perasaan  singkat itu menjadi menyakitkan. Sahabat pun menjadi pelarian sedih dan kecewa, tapi sahabatnya  tega mengkhianatinya. Dia yang ternyata merebut orang yag disukai darinya ,dia merenggut semua bahagiaannya.   
Persahabatan yang telah bertahun-tahun dibina bersamanya pun menjadi tak berarti. Winda gautami lelah dengan semua ini hingga dia sempat memutuskan tali persahabatan itu dengan rahma rasmitah dan arif enggar syah, mengingat semua itu memang sakiit sampai ke tulang hati, dalam kesendiriannya ia membuka album-album lama bersama sahabatnya dan sambil bernostalgia dengan buku diarinya di dalam kamar rumahnya di semarang.
“egokah aku dalam hal ini? “” Aku terlalu bodoh dan tolol karena terlalu jatuh hati pada orang yang salah, jatuh cinta pada orang yang tak pernah menyimpan cinta padaku. Aku tak begitu saja menyalahkan dia ! Dia tak patut untuk disalahkan, dia hanya korban dari cintaku dan dia terlalu baik mau mengerti akan cintaku padanya.tapi bukan begini caranya, aku yang mengatakan cinta tapi mengapa yang jadian kok malah sahabatku sendiri, ini tidak adil, dan terlalu naif bila kini aku harus menyesal karena mengenalnya. Karena dia, aku dapat merasakan hal terindah  walaupun hanya sekejap. Aku terlalu naif hingga aku pun tidak menyadari rahma rasmitah  merasakan juga perih yang kurasa. Rahma rasmitah  sahabatku orang yang kupercaya seutuhnya, orang yang selalu berusaha ada untukku. Kini, telah terluka karena keegoisanku.Seharusnya aku tak pernah hadir di antara Arif enggar syah dan rahma rasmitah. Bila akhirnya luka ini yang kurasa.Andai saja kusadari dari awal, andai saja ku lebih mengerti mereka, andai saja aku tidak jatuh hati pada Arif enggar syah, arif enggar syah dan Arif enggar syah.
 Orang yang kucintai dan selalu ada dalam hatiku walau hati ini terasa perih, kudapat mengerti tak ada gunanya kubertahan di sisimu, karena ternyata kau lebih menginginkan Rahma rasmitah mengisi hari-harimu. Aku di sini yang begitu tulus mencintaimu dan aku yang selalu berusaha ntuk mengerti dirimu kan selalu menanti dan menata hati lagi hingga bayanganmu pergi hingga tak ada lagi luka kurasa, hingga tak ada lagi kecewa yang terasa.Aku di sini kan selalu berusaha tegar menjalani hari-hariku, aku kan selalu berusaha tersenyum agar kau bisa bahagia bersama Rahma rasmitah sahabatku.
 Walaupun dia telah merebutmu dariku, kisahku dan dia dulu takkan pernah kulupa, dia tetap sahabatku, percayalah dengan sisa kesedihanku ini.Kumasih dapat bertahan hingga kelak kau mengerti bahwa aku memang mencintaimu. Aku memang menyayangi, tapi aku tak rela tersakiti olehmu saat ini, esok dan sampai kapanpun.Bukan kah kau yang member harapan padaku tapi kau juga yang menyakitiku dan  kau selalu  bersilat lidah didepan ku dan biar terlihat sempurna didepan semua orang dan aku yang selalu kau salahkan ketika aku masih bersamamu, kau begitu tega….
Aku hanya belum bisa berpikir jernih saat itu, aku merasa semakin tolol, seharusnya kubisa merelakan Arif enggar syah  dan Rahma rasmitah untuk bersama. Karena mungkin kebahagiaan Arif enggar syah hanya ada pada rahma rasmitah! Aku belum siap kehilangan kebahagiaan itu, aku masih ingin disayangi walau semua itu hanya kebohongan. Aku tak mau merasakan sakit hati ini lagi. Akankah sakit ini akan terganti saat ku melihat kebahagiaan orang yang kucintai dan rahma rasmitah  sahabatku.
Kini dalam setiap hari-hari sepiku, dalam kesendirianku, aku hanya bisa berharap aku kan memiliki kekasihku lagi, memiliki dia yang telah pergi, karena aku kan selalu mencintainya. Aku kan selalu mengenangnya di dalam hatiku,karena dia telah datang dan pergi dengan menghiasi setiap sudut didalam hatiku dengan cintanya yang sesaat, dan rahma rasmitah  sahabatku buatlah cintaku bahagia karena kalian begitu berarti untukku...
***
            Sekian
                                                                Karya  :  Imam Aris Sugianto


TUHAN, Kapan Aku Bahagia?


             

                                                TUHAN, KAPAN AKU BAHAGIA?

Aku ingin seperti mereka yang bisa menatap dunia ini sebagai kebahagiaan yang nyata dengan kesempurnaan yang Tuhan kasih, tapi kini aku hanya bisa  menatap dan melihat teman-temanku dari jauh ketika mereka bermain dan bercanda ria,seandainya aku bisa kembali di masa kecilku.Aku ingin bermain sama mereka Tuhan, apakah aku tidak pantas menjadi teman mereka karena  sikapku seperti wanita.Apakah    aku menjijikan dan harus dibuang.

Saat terindah itu hilang dari hidupku ketika aku beranjak remaja, bila teman-temanku terlihat sempurna dimata yang lain, tidak begitu denganku.Semua bagiku terasa semu dan teman-temanku serta orang lain maupun tetanggaku sendiri malah mengejekku dan mencaciku serta menjauhiku dan semua ini berawal ketika aku masih duduk di bangku SD kelas dua.Diri ini merasa ada yang berbeda dengan teman-temanku yang lain, mereka selalu memanggilku " BANCI atau BENCONG."

                    Awalnya aku tidak peduli karena aku tidak pernah tau apa yang mereka maksud.Setalah aku menjadi remaja, aku baru merasakan kesedihan yang amat dalam ketika celotehan kalimat itu dilontarkan padaku.Ternyata aku tidak sempurna yang aku kira, lebih parahnya lagi mereka selain menghinaku, juga menguncilkanku dan kritisnya mereka bukan saja menghina atau mengucilkan tapi terkadang mereka suka melempari aku dengan batu kerikil supaya aku menjauh dari mereka tapi aku selalu berusaha memaafkan mereka. Dunia ini memang kejam bagi orang seperti aku ini     

 Sepulang dari masa bermainku,aku langsung bersih diri dan  ambil air wudlu kemudian sholat fardhu setelah itu aku mengadu pada Tuhan apa yang terjadi pada hidupku.Setetes air mataku ini sudah jatuh karena kisahku dalam hidupku kini, tapi ibu tiba –tiba datang menghampiriku dan melihat aku menangis dan ia memanggilku.
" Dino,anakku...kenapa kamu" tanya ibu sambil memelukku.
"Ibu, boleh kah aku tanya sesuatu " tanyaku
" Apa nak..."
"Ibu kenapa aku tercipta dengan jiwa perempuan bu, padahal  jasadku ini laki-laki bu,"
"Kamu sedih nak, "
"Iya bu, aku sedih gara-gara aku bersikap seperti wanita, teman-temanku dan tetangga suka menghinaku dan mejauhiku bu, kata mereka aku ini manusia hina dan ada juga yang bilang aku disuruh mati saja daripada aku mengotori dunia ini bu."
"Anakku..dengarkan ibu, ibu bangga punya anak seperti kamu, bagaimana pun kamu, kamu adalah anak ibu yang aku sayang, hidup ini adalah cobaan, masih ada ibu yang akan menjadi teman terbaikmu."
"Ibu, bolehkah aku tanya satu hal lagi,.."
" Apa itu nak.."
"Apkah Tuhan sayang sama aku..."
"Tuhan sayang sama kamu dan DIA lebih sayang sama kamu daripada teman-temanmu.."
“Tapi kenapa bu, kalau Tuhan sayang sama aku, aku tidak dikasih teman, malah teman-teman menjauhiku dan mengejekku dan mereka juga suka melempari aku dengan batu kerikil bu, apakah aku tidak pantas hidup di dunia ini,"
" kamu marah sama Tuhan?" Tanya ibu lagi.
 Aku terdiam seribu bahasa dan ibu terus memelukku tapi airmataku ini terus mengalir semakin deras.Aku sedih dan aku sempat berfikir bunuh diri tapi aku takut kalau ibu tidak ada yang menemani nanti sedangkan ayahku sangat membenciku dengan sikapku yang seperti perempuan ini sehingga pernah ayah melontarkan kata-kata kalau dia malu dan menyesal mempunyai anak seperti diriku ini serta dia juga ingin sekali membunuhku.Aku memang manusia tidak sempurna sobat, tapi aku juga tidak mau diciptakan dan ditakdirkan sebagai banci.Apakah ini sebuah pilihan,menurutku tidak, karena ini semua adalah takdir Tuhan ketika aku lahir ke dunia ini.
Hari berganti pagi.Terusik sudah aku pagi ini dengan celotehan teman-teman sekelasku.Aku masih duduk dilantai kelas dan semua teman-temanku tampaknya sinis padaku dan sedikit risih terutama teman-temanku anak laki-laki.Tetapi tiba-tiba bagas teman sekelasku yang sangat usil datang tanpa diundang didepanku dan tiba-tiba ia meludahiku dan menertawakanku.
"Eh..Dino alias bencong,kenapa sih kamu harus hidup di dunia ini, pergi saja sana ke neraka, mati saja kau, kamu itu bisa-bisanya mengotori dunia ini saja," ejek bagas sambil menendangku saat aku duduk di lantai kelas itu.
Aku terdiam dan menagis dalam hati sambil membersihkan air liyur yang membasahi rambutku.Satu hal sobat, aku memang tercipta tidak sempurna tapi Tuhan juga memberikanku kepintaran sehingga aku bisa juara kelas tiap semesternya, tapi walau begitu tidak bisa membuat aku bahagia karena tetap saja teman-temanku jahat padaku.Tak ada teman selama aku hidup beberapa tahun ini tapi ketika aku duduk dibangku SMA aku mempunyai dua teman yang sangat amat baik padaku.Mereka aditya dan laras.Mereka adalah teman yang mengerti aku dan memahami keadaanku tapi bagas dan kawan-kawan masih saja usil dan selalu mempropokotori anak-anak lain untuk membenciku sedangkan tetanggaku sudah mulai diam membisu seperti patung pancuran ketika aku mengisolasikan diri dari masyarakat sekitar selama beberapa tahun ini saat tidak ada seorang teman pun dalam hidupku.Aku hanya keluar rumah untuk keperluan penting saja dan untuk sekolah.Aku malu dengan keadaanku semakin besar malah semakin alay, aku takut dunia akan mengusirku, sobat.
Ketika pelajaraan sekolah telah dimulai.Aku begitu tenang mendengar ceramah ibu guru tetapi saat kelas membicarakan tentang cita-cita aku merasa malu ketika ibu guru Tanya kepadaku.
“ dino, kira-kira cita-citamu nanti apa ya..” Tanya bu guru.
“ jadi WARIA bu…ha ha ha ha ha ha..” sahut bagas dan semua teman-teman tertawa mengejek.
Seketika jawaban bagas yang mengejek langsung membuat aku sakit hati.Rasanya sakit itu sampai menusuk tulangku dan belum aku sempat menjawab pertanyaan bu guru, bagas sudah mendahuluinya dengan asal bicara seperti itu tanpa piker panjang aku pun berdiri dengan sedikit rasa emosi dihatiku.
“ Aku memang tak sempurna,apapun cita-citaku bukanlah jadi WARIA, dan perlu kalian ingat bahwa WARIA pun adalah manusia yang patut kita hargai dan hormati serta jikalau kita mengaku sebagai umat beragama dan mempunyai agama, tidak seharusnya kita merendahkan mereka ataupun menghina mereka.WARIA pun patut dlindungi seperti perempuan layaknya.Kalian tidak berhak menghakiminya.Tuhan saja tidak sampai seperti itu terhadap WARIA, apalagi kalian sebagai manusia,  seharusnya kalian malu.memangnya kalian sudah pantas masuk surganya Tuhan apa, bisa bilang seperti itu, teman-teman please don’t judge by its cover.Aku memang banci tapi aku yakin semua adalah kehendak Tuhan.Tolong hargai aku sebagai manusia seperti kalian menghargai diri kalian sendiri.” Ujarku sambil meneteskan airmataku yang sudah lama aku tahan sedari tadi.
Tetapi anak-anak sekelas setelah mendengar perkataanku tadi malah menyorakiku dan menertawakanku sekaligus melempari aku dengan sobekan kertas.Memang begitu pedih rasanya.seakan-akan dunia ini penuh dengan api yang telah membakar hatiku hari ini.Sedikit demi sedikit aku mempunyai niat-niat untuk merubah sikapku ini menjadi sikap selayaknya laki-laki dan aku ungkapan niatku ini ke aditya dan laras.Mereka pun antusias untuk membantuku.
“ baiklah, dino.kamu harus mulai dengan jalanmu yang seperti perempuan menjadi seperti laki-laki.” Kata aditya.
“ iya, kamu pasti bisa..” dukung laras dengan menebarkan senyumnya.
“ lalu..apa yang harus aku lakukan sekarang” tanyaku.
Kemudian Aditya memberikan contoh bagaimana cara berjalan laki-laki itu dengan baik dan gagah.Aku pun menirukannya sampai berulang-ulang.Semua terasa begitu sulit sobat, aku sampai patah arang tapi mereka terus menyemangatiku.Aku terus mencoba, sedikit-sedikit bisa sedikit tidak bisa.Selain itu aku pun mengikuti pencak silat,aku berharap dengan pencak silat aku bisa merubah segalanya tapi terlalu keras sehingga aku pun keluar dari organisasi ini selain keras juga penuh dengan masalah.Aku masih tersungkur dalam penderitaanku ini.Aku sudah mencoba semua segala cara untuk berubah tapi semua hasilnya nihil.Segala sesuatunya membuat aku selalu bersedih dan sedikit-sedikit rasa takut menyelimutiku hingga rasa bunuh diri itu ada dibenakku lagi tapi karena Tuhan dan ibu aku selalu takut melakukannya hingga aku memilih bersabar dalam hidup ini dan melupakan perbuatan yang dilarang agama itu,memang tak mudah hidup di dunia ini bagi orang seperti aku ini.
***
Perjalanan hidupku masih begitu panjang untuk mengarungi hidup ini.Aku masih tersungkur dalam dilema cobaan Tuhan.Pagi ini aku merasa malas untuk bangun dari ranjangku dikamar tidur.Aku ingin rasanya bisa tidur untuk selamanya agar celotehan-celotehan orang-orang tak pernah aku dengar lagi.Tapi mau apa dikata, semua ini adalah sebuah takdir  Tuhan yang harus aku jalani walau semua begitu sulit dan pedih.Tanpa aku sadari sedikit demi sedikit hidungku mengalami pendaharan (mimisan) yang sangat hebat.Darah itu terus mengalir dan membuat aku harus memanggil ibuku untuk membantuku.sobat, mimisan ini sudah aku alami berulang kali sejak kecil tapi ibu menganggapnya mimisan biasa saja tapi kali ini pendaharan itu membuat aku pingsan dan ibu bersama ayah membawa aku ke puskemas terdekat.Ayah memang membenciku tapi dia hanyalah seorang ayah kalau anaknya sakit pasti dia juga ikut cemas,dia Cuma tidak suka dengan sikap saja yang kewanitaan.Sesampainya di puskemas dokter memeriksa aku dan ia memanggil ayah dan ibu untuk berbicara sebentar diruangan dokter itu,
“bagaimana dengan anak kami dok.” Tanya ibu.
“ maaf ibu dan bapak  sebelumnya, anak saudara jika saya mendiagnosa dia terkena kanker darah bu, atau sering disebut leukemia. Dan  kanker itu sudah mejadi kanker darah stadium empat.” Ucap dokter sambil menunjukan hasil scannen penyakit itu yang ada ditubuhku.
“apa dok, bagaimana mungkin. Dokter salah mungkin.” Ibu mengelak.
“tidak bu, ini bukti klise dan scannennya.” Tunjuk dokter.
Ibu pun menangis dipelukan ayah tapi ayah malah melontar kan kata-kata yang tidak mengenakan hati.
“ biar saja anak itu cepat mati.” Kata ayah.
“ ayah..” kata ibu sambil berdiri dan menatap wajah ayah dan setelah itu ia meninggalkan tempat itu sambil berlari.
Sebenarnya ibu tidak percaya dengan diagnosa dokter itu kemudian ibu mengajak aku ke dokter lainnya.Ternyata sobat, hasilnya sama, bahwa penyakit kanker darah itu benar adanya.Aku pun lemah tak berdaya setelah aku tau kalau dokter itu memVonis aku dengan penyakit leukemia apalagi kali ini umurku kata dokter itu diperkirakan tinggal enam bulan lagi.Sungguh miris dan sangat menyedihkan cobaanku datang lagi kali ini, apa karena Tuhan sayang sama aku atau justru Tuhan benci aku karena sikapku seperti wanita.Tidak! ini adalah cobaan karena Tuhan sayang sama aku.Hampir tiap saat aku menangis dengan segala penderitaanku ini dan lagi-lagi airmata suci ini jatuh tak terkira dan aku menyembunyikan dari ibu tapi tiba-tiba ayah menyeret aku ke kamar mandi dan mengunciku disana.Aku pun menangis dengan keras dan ibu marah pada ayah.Mereka bertengkar hebat Cuma gara-gara aku.Mereka saling bantah-bantahan sedangkan aku hanya menangis dengan keras didalam kamar mandi dan semua itu tidak membuat ibu dan ayah berhenti dalam bertengkar.
“ sama anak sediri, kok ya dibenci.ayah macam apa kamu.” Ujar ibu.
“ dia bukan anakku, jangan menyebutkan aku ayah untuknya.dia bukan anakku.”
“karena dia banci  begitu, dasar kamu.tidak pernah bersyukur dalam hidup.”
“ aku ingin dia mati.” Centus ayah dengan penuh emosi.
Ayah langsung menampar ibu dan ibu tampaknya menangis setelah itu ayah pergi dari rumah.Aku hanya pasrah kali ini semuanya terlalu sulit.Seandainya aku tercipta sempurna layaknya laki-laki mungkin semua ini tidak akan terjadi.Tuhan kapan aku bahagia.tanyaku dalam hati yang masih bergelimang dalam air bak di kamar mandi.
***
Leukimia itu akhirnya kambuh lagi setelah beberapa minggu.Aku pun di opname di rumah sakit dan aku sudah tak berdaya kali ini.Aku merasa sudah terlalu sedih hidupku dengan berbagai duri-duri tajam yang tersebar dalam kehidupanku.Aku rasanya tak sanggup lagi Tuhan, jika memang ini sudah waktunya aku harus kembali padaMU aku siap kali ini.Tapi sebelumnya aku mohon izinkan aku memeluk kebahagiaan dalam hidupku untuk yang pertama dan terakhir.Aku ingin melihat ibu tidak menagis lagi dan ayah tidak membenciku lagi.Aku ingin mereka berdua menyanyangiku seutuhnya.Detik demi detik, hari demi hari aku lalui di rumah sakit ini.Aku semakin hari semaki lemah tak berdaya tapi aku masih bisa sedikit bicara sama ibu walau terbata-bata.Lidahku yang kaku dan tubuhku yang semakin kurus membuat ibu harus meneteskan airmtanya lagi.
“ iiii..buuu.akkuu minta ibu tulis sesuatu di kertas itu.” Pintaku dengan terbata-bata dan skuat tenaga.
“ apa sayang..” ibu mengambil kertas itu dan siap untuk menulis.
“ tulis ibu, Tuhan, kapan aku bahagia…..??”
Ibu pun menulisnya dan aku menyuruhnya untuk memasukaknnya dalam balon dan aku minta ibu untuk menerbangkannya melalui jendela kamar rumah sakit dan aku pun melihat balon itu terbang dengan tersenyum.Beberapa hari kemudian, ayah datang ke rumah sakit dan meminta maaf padaku tapi keadaanku sudah dalam keadaan koma sobat, sebuah penyesalan dari ayah sudah terjadi.Dia sudah menyia-nyiakan aku selama tujuh belas tahun lamanya.Aku koma selama dua bulan tapi akhirnya Tuhan mengambilku juga dengan tangannnya.Ibu dan ayah pun menangis histeris didepan jasadku,
“ apakah ibu mau memotong dan menyimpan rambut anak  ibu untuk disimpan sebelum dimakamkan?” Tanya suster itu.
“ baik sus…silahkan.aku sangat menyanyanginya.” Kata ibu sambil terus menangis.
Akhirnya rambutku dipotong dan disimpan oleh ibu jika sewaktu-waktu dia kangen sama aku.Ibu dan ayah harus kuat dan yakinlah anakmu ini akan melihat kebahagiaan yang nyata dirumah Tuhan walau itu bukan didunia tapi percayalah kalau Tuhan sayang sama dino.Aku sudah bahagia melihat ibu dan ayah baikkan dan akan selalu menyanyangiku lagi walau aku sudah pergi jauh.

                                                                              SEKIAN
  KARYA ; IMAM ARIS SUGIANTO.















Proposal Cinta buat Yasha


Proposal Cinta buat Yasha.
           
            Hari ini suasana kelas ruang 311 masih seperti biasa tapi bedanya kita semua anak Administrasi Negara dan prodi lain sedang ujian tengah semester.Anak-anak mahasiswa maupun mahasiswi masih sibuk buka-buka buku untuk sejenak belajar sebelum ujian dimulai, demikian juga dengan aku yang duduk paling depan deretan nomer empat yang sibuk menghafal materi buat ujian kali ini sedangkan  ditengah-tengah kegiatanku dan teman-temanku ini, ada seorang gadis yang cantik dan rupawan,siapa lagi kalau bukan yasha dinda paramitha,nama yang lengkap yang cukup keren bak nama para artis yang sedang naik daun. gadis nan elok yang berasal dari gresik yang  sering dipanggil yasha  ini telah membuat aku jatuh cinta sampai mati, ternyata paradigma cinta masih mengisi hatiku.Awalnya aku akui aku pura-pura suka atau cinta sama dia dan Cuma pengen suka-suka saja sama gadis yang bernama yasha ini karena temanku curiga kalau aku sakit atau abnormal makanya aku buktikan kalau aku bisa jatuh cinta sama seorang cewe.Aku berani mengatakan kalau aku sebenarnya jatuh cinta sama yasha depan teman-temanku tetapi  sebenarnya hatiku berkata lain bahwa  ini itu Cuma cinta bohongan alias cinta palsu  karena temanku tidak ada yang percaya samasekali  kalau aku ini  normal walau sikapku kebancian tetapi inilah awal dari segalanya, kepura-puraanku menjadi sebuah  kenyataan yang tak pernah aku duga sebelumnya dan ini sangat berarti bagiku bahwa dari kepura-puraan itu aku malah  benar-benar jatuh cinta sama yasha bahkan cintaku sepertinya tak bisa aku bendung dengan apapun.Semua ini terlalu cepat bagiku dan hatiku serasa benar-benar tersangkut dihatinya yasha.Setiap kali aku berpapasan dengannya jantung  ini selalu berdebar kencang dan senyumannya pun membuat hatiku silau akan kharismanya.
Dialah wanita terindah yang bersemayam dalam hidupku kini dan tiap kali aku melihat dia serasa hatiku ingin memilikinya tetapi dibalik rasa cinta ini aku masih ada  penghalang terbesar  dalam hidupku untuk mendapatkan yasha  siapa lagi kalau bukan  cowo yang sok kegantengan yang bernama agik,dia  temanku dan temannya yasha  juga, bukan itu saja, yasha yang  sudah berstatus punya pacar  juga merupakan penghalang terbesar dalam hidupku, misalnya saja siang ini ketika hendak ujian yang kurang lima menit mau dimulai, yasha dan agik sudah mulai becanda-canda ria dibelakangku.Mereka berdua duduk sederet bareng karena NIMnya yang memang urut, canda tawa mereka dan tingkah laku agik yang semakin PDKT dengan yasha benar-benar membuat hatiku goyah tak karuan dan api cemburu sudah mulai mengikis hatiku.Rasanya pengen aku nangis dan teriak sambil melepar kursi ke mukanya agik, kenapa sih harus ada orang yang bernama agik  didunia ini, seorang pengganggu kelas kakap yang tak pernah aku duga ada disekitarku, salah  satu penghalang untuk mendapatkan cintanya yasha  ditambah lagi  pacarnya, sungguh miris, tapi imam tidak boleh goyah kan hidup ini ada yang ngatur kalau yasha memang jodohnya imam pasti tidak akan kemana, iya ga’.kata-kata hatiku ini  sedikit menenangkanku disaat galau melihat kebersamaan yasha dan agik, tapi sesekali aku melirik yasha walau bagaimanapun juga aku tidak mau kehilangan sedikitpun bayangan dirinya dimataku.Akhirnya ujian dimulai kini aku hilangkan sejenak rasa yang menyakitkan itu sampai waktu berganti malam.

                                                                               ****
Keesukaan harinya aku mengulangi peristiwa yang sama, apalagi kalau bukan ujian tengah semester tapi diruang yang berbeda kali ini aku diruang 309 tepatnya masih di fakultas ilmu social dan ilmu politik dan aku masih menduduki kursi paling depan deretan nomer 11 tapi sepertinya hari ini ada yang beda N’tah ada angin  apa yasha tiba-tiba memanggil-manggil namaku sambil seketika melempar senyumnya ke aku yang berada duduk didepan.
“ imaaaaaammmm,,,,,,” panggil yasha  beberapa kalinya.
Akupun menoleh ke belakang dan hanya tersenyum senang dihadapannya,
“ntar aku contekin ya mam ujiannya,,, dan ntar kita belajar bareng ya mam,..” canda yasha ke aku sambil terus tersenyum dan ketawa dengan sopan.
Tapi aku hanya merasa senang dan salah tingkah karena kata-katanya tadi tapi  tanpa disadari dari sudut kiri ada teman kita yang bernama melur yang asyik sedang nonton kita ketika yasha sedang ajak bercanda sama aku tadi, melur pun ikut heboh dan teriak,
 “ yeeeeeeeeeeeee……suit…suit..suit imam….”  Teriak melur sambil ketawa.
Aku bisa dibilang senang hari ini dan jujur hatiku merasa terobati karena peristiwa kemaren yang menyebabkan api cemburu itu muncul tetapi kenyataan memang pahit seketika hatiku gembira dengan celotehannya yasha tadi tiba-tiba parasit itu datang dan duduk disebelahnya yasha, pasti kalian tau siapa yang aku maksud, iya itu agik.Dia datang lagi dan terus berusaha melakukan pendekatan lagi dengan yasha,entahlah mereka ngomong apa dan aku tidak mau tahu tentang itu dan yang pasti hatiku bergejolak  lagi dan kali ini  seperti ditusuk-tusuk jarum, oh ya Tuhan kenapa rasa cemburu itu datang lagi.Pikiranku sudah mulai galau sebelum ujian dimulai dan aku mencoba menahan sekuat tenaga agar aku tidak patah semangat walau hatiku kali ini benar-benar patah dan sakit.
“ yashaaaaaa,…” aku menoleh ke belakang sambil memanggil nama yang indah itu.
“iyaaaa, imam.ada apa????, jangan bilang kamu cemburu lo ya..” ucap yasha sambil senyum senang.
“ aku Cuma mau Tanya, kamu punya nomer pemadam kebakaran ga.” Tanyaku galau.
“ga’ imam, kalau kamu dalam keadaan darurat langsung saja call  tekan 108/ 991, emang ada apa to mam.? Ujar yasha.
“ kalau kamu punya, aku sebenarnya pengen telepon pemadam kebakaran itu untuk memadamkan hatiku yang sedang dilanda  api cemburu  karena ada cowo yang bernama agik yang sedang dekat-dekat dengan kamu.huft sedih.” Jawabku sambil sedikit cemberut.
“ uwh..bisa saja deh mam,….” Kata yasha.
“ imam, bisanya ganggu saja kamu, udah sana-sana.” Sahut agik
“ aku ngomong sama yasha ya bukan sama kamu, eh yasha, kamu tau ga, kenapa aku kali ini cemburu lagi?” Tanyaku balik.
“ ga, emang kenapa?”  jawab yasha
“ karena hatiku sudah tersangkut dihatimu, rasanya tidak bisa dilepas deh…” jawabku
“ imam, aku juga punya kata-kata buat kamu,…mau tau ga..”
“ apa itu yasha,,,,,”
“Dengar ya, Manisnya bumi hanyalah saat ini, manisnya dicintai hanyalah sebuah ilusi, manisnya mimpi kadang tak pasti tapi manisnya imam emang ga bisa dipungkiri.” Tukas yasha dengan tawa dan candanya.
“  ha,,,haa…haa…yashaa, so sweet, aku jadi ga bisa tidur deh sepertinya ntar malam,….” Kataku dengan senang.
“ tunggu dulu masih ada lanjutannya, buah nangka, buah jambu, gak nyangka imam memang lucu,Buah ketimun, buah manggis ya ampyuun imam emang manis, naik becak ketabrak batu, iiihhh imam tuh kan pada ngirii, liat deh anak-anak.” Canda  tawa yasha lagi yang terus berulang.
Teman-teman yang seketika itu berada di tempat kejadian hanya bisa melihat dengan bengong saja dan hanya tersenyum dan ketawa melihat tingkah kita.Aku pun terus mengajak yasha ngobrol kembali tanpa memikirkan teman-temanku itu.
“ yasha, kok kamu pandai sekali ya membuat orang lain senang, hari ini kau benar-benar telah melunakkan hatiku.. eh yasha kalau aku bakso kamu mau ga jadi gerobaknya…..” tanyaku lagi
“ haaaa..apa mam, jadi gerobaknya, ga mau ah…gerobakkan kotor suka ditempatkan dijalanan.”
“ kenapa kok ga mau,,,,aku sedih deh.”
“ bukannya ga mau, tapi aku ingin jadi mangkoknya saja supaya bisa selalu dekat dengan kamu.”
“ ya Allah yasha, kamu memang benar-benar wanita idaman setiap pria. Ha ha ha….”
“ iihhh imam,,,,,tak uuk uukk la yau…”
“yasha,  kamu mau  tahu ga’ tiap waktukku memikirkan siapa?” tanyaku lagi.
“ mau, apa itu mam…”
“emmm…setiap pagiku dipikiranku ada keluargaku, tiap siangku dipikiranku  ada para sahabatku, tiap soreku  dipikiranku ada para dosenku, dan…..”
“ dan tiap malammu dipikiranmu  pasti ada aku…iyaa kan..” potong yasha sembari bercanda,
“ ga,,,,,siapa bilang.”
“lalu….apa dong.”
“ tiap malamku dipikiranku yang terpikir hanya UTS, UTS dan UTS, ya kalau malam harus belajar dong, tapi bagiku kamu untuk selamanya yasha he he he…..” jawabku dengan sedikit gerogi
“ imaaaammmmmmmm…..bisa banget deh.” Teriak yasha.
“ yasha, kamu ada kacamata ga’..”
“ ada mam, buat apa.”
“ aku mau pinjam karena senyumanmu telah menyilaukan hatiku hari ini,,,,aduuhhh aku jadi malu.”
“ imam, udah dong ganggu yasha, kamu mendingan belajar, jangan usil terus,,, aku tidak suka ya kamu terlalu berlebihan.” Ujar agik.
“ EGP, emang gue pikirin.siapa  kamu dan kamu bukan siapa-siapanya yasha jadi ga usah melarang-melarang orang ya, bikin BT saja kau.” Kataku sembari kesal hati ini.
“ imam sudah, ujian mau dimulai.”  Kata yasha.
Aku kembali ke tempatku dengan posisi semula dan sempurna dan kali ini ujian dimulai dengan hening dan tenang, akupun mengerjakan soal ujian itu  walau pada akhirnya aku dan teman-temanku sederet saling contekan he he he,Selesai ujian aku masih berada dikelas sambil mengumpulkan jawaban ujian itu dan ketika itu pula aku melihat agik lagi sedang berusaha mendekati yasha kembali dan sekligus mengajak  foto bersama berduaan lagi.ooooh Tuhan, kenapa harus dia lagi sih yang muncul. Pengganggu kelas kakap yang sengaja hadir dalam hidupku untuk mendapatkan cintanya yasha, sebenarnya ga banget deh semua ini harus terjadi dihidupku, kenapa harus agik yang menjadi sainganku untuk mendapatkan yasha.Kenapa tidak Arga saja  yang menjadi sainganku  dan aku pikir arga  lebih serasi dengan yasha daripada agik, jadi kan, kalah-kalah sekalian deh untuk mendapatkaan yasha.oh ya Arga ini temanku dan temannya yasha juga sih,dia itu anaknya pendiam dan tidak suka heboh ketika temannya pada heboh sendiri, ntalah setan apa yang merasuki dirinya hingga ia tidak tersentuh dengan suasana-suasana yang ada. Dia cowo yang mempunyai tubuh yang bisa dibilang proposional, tingginya mungkin 180an lebih.Dia juga bisa dibilang tampan  dan charming dan dia sungguh keren serta  udah bisa dibilang seperti model coverboy untuk majalah tpi sayang disayang, akhir-akhir ini Arga kelihatan dekat sekali sama fika, gadis tomboy yang berasal dari ngawi, ntahlah negeri antaberantah yang mana lagi he he he…tapi negeri ini tetanggaan kok  dengan negeriku bojonegoro.Aku kali ini berpikiran picik bahwa arga dan fika sepertinya ingin menjadi pasangan terfenomenal of the year tahun ini di administrasi Negara supaya seperti anang dan syahrini atau ingin mendahului aku sebelum jadian sama yasha untuk menjadi pasangan terfenomenal.entahlah,Aku tidak tahu pasti apa ada hubungan atau tidak antara arga dan fika, tapi biarlah itu menjadi urusan mereka berdua, aku tidak mau gossip ntar malah fika mengahajarku lagi.Arga memang keren dibandingkan dengan agik, minimal 10/12 lah perbandingan mereka, itu kalau dari segi penampilan tapi kalau dari segi akademik mungkin agik lebih hebat daripada arga, soalnya arga itu  jarang sekali yang namanya kuliah,mungkin kalau aku bisa bilang arga masuk kuliah sebulan itu Cuma sekali, dan terakhir aku melihat dia saja kemaren waktu ngumpulin tugasnya pak gitadi, dia terlambat sambil terburu-buru soalnya  kuliah sudah selesai dia baru datang. Masalahkan, arga ayo dong serius kuliahnnya tidak kasian apa sama nyokap dan bokapmu.Mau dibawa kemana duniamu nanti, karena menurutku kamu itu cocok dengan yasha, dan kalau nanti yasha benar-benar jodohmu dia kan butuh masa depan yang cerah pula.bener ga’ ya walau sebenarnya hatiku tidak ikhlas kalau yasha menjadi milikmu tapi aku menyadari kalau aku tidak pantas buat yasha tapi pada kenyataannya sekarang agiklah yang berwenang dalam mendapatkan cinta itu tapi sayang disayang tasha udah ada yang punya, pacarnya anak ekonomi,ntalah namanya pacarnya yasha siapa,aku juga ga mau tahu.Agik dan yasha masih sibuk sendiri sedangkan aku hanya melihat dari kejauhan dengan hatiku yang masih terbakar cemburu buta yang sedang melandaku hari ini.Tak lama kemudian aku tinggalkan mereka dan aku melenggang pergi bersama the rahma group, nama gangku dikampus.Kita pergi ke kantin fakultas sastra, biasa untuk makan.Sembari dijalan menuju kantin kita ngobrol-ngobrol tentang apa saja yang kita inginkan termasuk tentang kisahku.
“ eh cint,,,gimana kamu sudah  nembak  yasha belum..” Tanya winda ke aku.
“ boro-boro nembak, orang tiap kali agik selalu saja datang mendekati yasha,,,”   jawabku.
“ udah tembak saja,..daripada kamu terus cemburu dan terus menunggu, yang ada kamu sakit hati lo…’ sahut dian.
“ nah kalo masalah tembak-menembak alias katakan cinta aku takut   DITOLAK  ibarat kata nih ya, kalau aku ketelan biji salak, aku tidak akan segitu merana tapi jika cintaku ke yasha ditolak, aku bisa mati menderita…tau ga sih.” Jawabku lagi.
“ uwes to, masalah hati itu cepet diselesaikan, nanti kalau yasha ditembak agik gimana, ntar bisa nyesel kamu.” Potong faricha dengan sedikit memanas-manasi hatiku.
“ kelihatannya kamu hari ini tidak ada pancaran kebahagiaan dari wajahmu mam, murung gituh.kenapa, masalah cinta ini to” Tanya rahma.
“ rahma, kalau aku lagi senang berarti aku lagi good luck, kalau aku lagi sedih berarti aku lagi bad luck
Tapi jika aku lagi jomblo berarti aku sering ditolak, makanya dari itu aku aku takut nembak yasha.” Tukasku.
“ya udahlah, kalau takut ditolak ya wes ga usah jatuh cinta…” sahut fatma.
“ sepertinya aku harus buat proposal untuk masalah ini.”  Ujarku ke teman-temanku.
“ buat apa, emang kamu udah mau skripsi, baru juga semester lima…” sahut rahma.
“ iya buat apa proposal, emangnya kamu jadi panitia seminar ta.” Tanya winda.
“ ga,….” Jawabku dengan tersenyum.
“ lalu…”
“ aku ingin membuat proposal cinta buat yasha,,hmmm…” jawabku.
“ haaaaa…proposal cinta buat yasha,,,,,,” mereka kaget dan serempak berbicara.
“ iya, ga usah kaget gitu atuh. Aku buat proposal cinta ini supaya aku tahu apakah yasha mau aku tembak atau tidak, nanti jika dia tanda tanganin proposal cintaku berarti dia siap menerima aku, tapi jika tidak mau berarti dia gak akan pernah menerimaku alias ditolak jadi kan aku ga akan malu nanti, kan semua melalui hitam diatas putih,…” kataku.
“lalu, isi proposal cinta itu apa…”
“ya mulai dari latarbelakang mengapa aku bisa jatuh cinta sama yasha, perumusan masalah dan tujuan kenapa aku bisa cinta sama yasha sampai pembahasan yang isinya curahan hatiku tentang bagaimananya aku jatuh cinta dengan yasha..he he he..” ujarku.
“ memang yo le, kamu selalu aneh bin ajaib!, yo weslah sekarepmu….kita sebagai temanmu hanya mendukung dari belakang. Ayooo lanjutkan….” Kata rahma.
“ iya mam, lebih cepat lebih baik…”  potong fatma.
“ kok ini malah seperti kampanye saja toh.”
Akhirnya kita the rahma group makan bersama dikantin dan sesusai itu kita pulang masing-masing ke kos.Aku sungguh lelah hari ini terutama hatiku selalu lelah untuk cemburu ketika yasha bersanding dengan agik apalagi dengan pacarnya, uwh semua ini sungguh membosankan tapi hati ini tidak akan pernah  lelah untuk mencintaimu yasha karena dihatiku sudah terukir namamu sampai mati.Hari ini aku semakin dibuatnya bingung dengan kisah cinta ini.Rasa cintaku ke yasha semakin hari semakin kuat merasuk dihatiku dan kali ini aku mulai berpikir untuk membuat proposal cinta buat yasha yang akan aku serahkan besuk ketika ketemu dengannya,Aku udah siap didepan leptopku dan duduk sesempurna mungkin dan aku mulai berpikir dan terus mengetik isi proposal itu.Siang berganti malam dan aku masih mengetik proposal cinta itu sampai tidak ingat yang namanya makan akhirnya tepat pukul jam dua belas malam aku selesaikan proposal cinta itu.Allhamdllilah ya selesai juga,ini sesuatu banget buat aku.pikirku semabri terbayang-bayang wajahnya yasha nan elok itu.
                                                                                  ***
Pagi yang cerah.Akhir bulan November yang menyenangkan.Aku sudah siap-siap  untuk berangkat ke kampus dan tak lupa membawa proposal cinta buat yasha.Dengan semangat, aku  berangkat ke kampus dan tak sengaja dikelas yasha sudah bersama  temannya.Aku melihat mereka dengan senyum senang sambil menghampirinya.
“hai imam, ada apa?”  celetuk icha, temannya yasha.
“ ga kok, aku Cuma…” jawabku.
“ kamu kangen ya sama tante yasha…” kata icha lagi sembari bercanda.
“ aku Cuma mau ngasih ini ke yasha….” Sambil memberikan proposal cinta itu ke yasha.
“ apaan nih mam, buku utangmu ta…” Tanya yasha sambil tersenyum.
“ sembarangan, aku mau kamu pelajari isi proposal itu, dan jika kamu setuju maka tanda tanganilah, jika tidak ya sudah tinggalkan saja tapi jangan lupa kasih balik ke aku.” Tukasku.
“ ini proposal buat seminar ta, kok kamu kasih ke aku.” Tanya yasha lagi…
“ dasar yasha o’on, ya galah,ngapain proposal seminar aku kasih ke kamu, ga penting juga kali, itu proposl tentang curahan hatiku ke kamu, okeh.aku tunggu jawabanmu setuju atau idak , tolong pelajari baik-baik ya….” 
 Tanpa pikir panjang aku langsung menuju tempat dudukku bersama the rahma group dan aku berharap esuk hari akan menjadi warna baru dalam hidupku.Melalui proposal itu aku ingin sekali bisa mengatakan cintaku ke yasha yang selama ini aku pendam.Aku tahu semua initidak mudah untuk dijalani, apapun hasil dari isi proposal itu aku pasrahkan kepada Tuhan yang maha esa, yang terpenting yasha sudah membuat aku menjadi seorang yang normal kembali.Aku harus mendapatkan yasha dan siapapun yang menghalangiku maka orang itu harus aku singkirkan sekalipun itu pacarnya maupun agik yang bukan siapa-siapa,yasha adalah miliknya imam, imam dan yasha bagaikan cinta fitri dan farel, imam dan yasha is the best.imam mencintai yasha, aku yakin dialah bidadari yang dikirim Tuhan untukku.Doktrin ini selalu teringang-ingang di otakku apalagi selembar tulisan nama imam love yasha serta imam dan yasha is the best terpampang jelas di dinding kamar kosku.Cinta ini semakin kuat dan membuat aku jadi ingin berubah menjadi lelaki tulen, upppsssss….keceplosan, tapi ga munafiklah kalau imam kan selama ini memang bersikap kebancian jadi maklum tapi semenjak ada yasha dihatiku, sumpah deh aku pengen berubah tapi sayang tak ada yang mengajariku untuk merubah diri ini menjadi lelaki sempurna seperti yang lainnya.A

Hari ini aku merasa senang sekali karena aku tidak melihat agik mendekati yasha lagi tapi aku juga belum tahu pasti nantinya dia muncul lagi atau tidak.Rasanya jika dia coba-coba mendekari yasha lagi aku pengen deh mukul dia pakai penggorengan yang ada dikosku.Aku tak tahu lagi apa yang harus aku lakukan untuk mendapatkan cintanya yasha.Dia sangat berarti bagiku dan sungguh sangat kudambakan dalam hidupku.
“ imam,,,,,” panggil yasha.
“ya….” Jawabku.
“ tunggu kisah selanjutnya tentang isi hatimu ini, apakah kamu aku terima atau malah aku tolak.jadi tunggu tanggal mainnya.” Tukas yasha sambil menembarkan senyumnya yang indah itu.
“oke,,,,,,pasti aku tunggu aku DITOLAK ATAU DITERIMA….aku juga gak tau pasti.”
Proposal cinta buat yasha yang akan menjadi satu-satunya alat dimana aku akan menyatakan cinta ke yasha.Aku semakin penasaran apakah nanti cintaku diterima atau ditolak, ya ampun aku tidak bisa kebayang apa yang akan terjadi nanti, kalau aku diterima hujan akan turun sebagai anugerah dari yang maha kuasa tapi jika aku ditolak maka gempa bumi dan gunung meletus akan terjadi.Aku menunggumu yasha.
                                               BERSAMBUNG OR TOBE CONTINUED
                                                       
                                                       BY : IMAM ARIS SUGIANTO

Puisi Corona Virus

JENGGALA BAGI CORONA VIRUS Dunia menjadi jenggala bagi virus corona yang merajalela Sedetikpun, ia tak akan berhenti bergerilya meracun...