Cintai AKU

Cintai aku,,,
Gerimis pagi yang mengguyur bumi pagi ini seakan-akan telah memikat hati para insan.Langit masih sedikit berhiaskan mendung hitam yang begitu memukau bagi siapa saja yang melihatnya.Mentari masih menenggelamkan dirinya dibalik awan hitam yang tampak tebal dan mengeras seperti besi itu.Gemuruh suara guntur masih begitu terasa ditelinga dan kilatan petir yang tak henti-hentinya menyambut  dunia pagi ini terasa begitu menakutkan.Dibalik tirai jendela yang sudah terbuka dari sebuah kamar kos tampak seorang gadis yang masih berselimutkan mimpi dan tiba-tiba saja alarm hp yang sudah di settingnya tadi malam berdering nyaring dan seakan-akan memenuhi ruang kamarnya.Hp yang diletakkan tepat diatas bantal dan nyaris berada dekat  dengan telinganya membuat telinganya membengang dan  ketika itu pula  ada  ketukan pintu yang berulang-ulang dari luar kamarnya dan seorang teman kosnya  memanggil namanya.
“Danti, ayo bangun.katanya ada kuliah pagi.....Danti, Danti..Banguuuun..” teriak teman kosnya sambil terus gedor-gedor pintu kos.
“iyaaaaaaaaaa.....” Jawabnya sambil mengangkat  dan menggeliatkan  tubuhnya untuk bangun dari tempat tidur.
Jam dinding yang ada ditembok kamarnya sudah menujukkan pukul setengah tujuh pagi tetapi dia tak tau hal itu karena danti masih mengira pagi  ini  masih jam setengah enam pagi dan itu semua disebabkan arlojinya masih menujukan setengah enam pagi dan ternyata tanpa sengaja danti terkaget-kaget  setelah melihat jam dindingnya setengah tujuh pagi.
“ loh..kok beda sama arlojiku sih..”katanya sambil terus melototi jam dindingnya dan dengan refleknya ia mengambil arlojinya yang sedari tadi tergeletak di diatas meja dekat ranjang tidurnya dan ternyata arlojinya sudah tidak berfungsi alias arlojinya mati dan jarum arloji itu tidak bergerak sama sekali.
“pantesan beda, lah wong arlojinya mati, baterainya habis..aduuh ngapain juga ngurusin arloji, ini kan sudah terlambat,,harus segera mandi.” Ujarnya.
Dengan tergesa-gesanya ia mengambil handuk dan alat perlengkapan mandi lainnya dan ia langsung keluar kamar dan tanpa pikir panjang dengan terpaksanya, ia langsung menyerobot antrian teman-temannya depan kamar mandi serta mendahului  semua temannya untuk masuk kamar mandi dan dengan tidak sopan ia menarik salah satu temannya yang mau masuk kamar mandi dan mendorongnnya pula.
“ dantiiiiiii, apa-apaan sih kamu, sabar dong, main dorong saja.” Teriak  teman kosnya dengan sedikit kesal.
“maaf  ya..maaf banget. aku  mandi duluan ya teman-teman karena aku sudah terlambat, ini dosennya killer banget. sorry, .” Tukasnya dengan sedikit memohon.
“ tapi juga tidak begini kale caranya,...sopan sedikitkan bisaaa.” Ujar salah satu teman kosnya lagi.
“ ya maaf..aku benar-benar tidak tau apa yang harus aku lakukan.’ Jawabnya lagi dari dalam kamar mandi.
Pagi ini memang sedikit aneh bagi danti mulai ada gerimis dan guntur serta petir yang membuat ia sedikit ingin malas-malasan dan tidur nyenyak dikamar kosnya apalagi dia juga telah buat teman-teman kosnya kesal dengan tingkah lakunya yang tidak sopan dan setelah mandi serta dandan dengan jilbab modisnya ia berangkat ke kampus.
***
Gerimis pagi ini sudah reda dan danti masih dalam perjalanan menuju kampusnya dengan mengendarai montor matiknya dan sesampainya di kampus,ia memakir montornya dan langsung masuk kelas.Danti memang terlambat.Dia memasuki kelas dengan diam-diam tapi ternyata dosennya tau juga.
“kenapa, terlambat mbak,.”Tanya dosen laki-laki itu.
“maaf pak, tadi hujan dan mancet..” jawabnya sambil melempar senyum manisnya ke dosen itu.
“tolong mbak, tutup pintu dari luar,..”kata dosen itu.
“maksud bapak, saya tidak boleh mengikuti kuliah pagi ini.”
“iya, kamu sudah telat satu jam, jadi silahkan keluar.”
Dengan rasa kesal dan terpaksa, danti harus menutup pintu kelas dari luar dan dia  harus balik dan tidak mengikuti kuliah pagi ini.kenapa juga aku masuk tadi, kalau tau gini aku tidur di kamar kan enak, ngapain aku harus capek-capek sibuk pergi ke kuliah, udah tau telat.mana sudah buat teman-teman  kos jadi kesal lagi gara-gara tingkah lakuku tadi.mendingan sekarang aku ke sekre pencinta alam untuk ikut mempersiapkan petualangan besuk dimalang.Gerutu danti  sambil menyusuri tangga kampus dan lagi-lagi ia mengendarai  montor matiknya setelah ia ambil dari parkiran kampus menuju sekre pencinta alam.
Sesampai di sekre unit kegiatan mahasiswa pencinta alam, ia disambut teman-temannya yang selalu solid sama dia.Warna kebahagiaan tampak dari sinar mata teman-temannya setelah melihat kedatangan danti di dalam sekre tetapi kali ini ada yang beda.Ditengah-tengah sahabat pencinta alamnya ada yang tidak ia kenal.Dia seorang cowo tetapi cowo ini walau tidak mengenal danti sebelumnya, ia tetap memberikan senyuman terindahnya buat danti dan tanpa curiga apapun danti  membalas senyuman itu dengan manis serta ia terus menatap cowo itu dengan tatapan yang penuh dengan penasaran.
“danti, duduk sini sama aku.” Panggil Tania ke danti.
Danti langsung duduk bersimpuh dekat Tania tapi tatapan  matanya masih terarah ke cowo yang barusan ia temukan dalam sekre dan Tania langsung merangkul bahu danti.
“itu siapa..’ bisik danti ke Tania sambil melihat ke arah cowo itu.
“ oh..dia, aku kenal iya, prima.”panggil Tania ke cowo yang bernama prima itu.
“iya Tania...” jawab prima sambil mendekat ke Tania.
“kenalkan, ini danti, anggota pencinta alam di kampus ini, dan danti kenalkan ini prima.dia anak pencinta alam dari universitas terkemuka di Jogjakarta dan prima ini akan membantu kita besuk berpetualang dimalang.” Jelas Tania.
Dan mereka pun saling berjabat tangan dan lempar senyum satu sama lain.
“ danti..” ucap danti.
“prima..” ucapnya juga.
Sekilas perkenalan mereka seakan-akan sudah bisa mengakrabkan diri satu sama lain.Baru saja beberapa jam di sekre danti dan prima sudah bisa menyesusaikan diri dan sudah bisa bercanda ria.Anak-anak pencinta alam memang tampak sibuk dengan segala persiapan kegiatan petualangannya untuk menjelajahi sungai arus jeram dan sekaligus mendaki gunung dikota apel itu,mulai dari persiapan strategi dan apa saja yang akan diperlukan disana nanti sampai waktu tak terasa begitu cepat dan siang pun sudah berganti malam.
***
Keesukan harinya anak-anak pecinta alam sudah siap berangkat dan semua sudah berkumpul di kampus termasuk danti.Truk angkatan TNI juga sudah siap untuk membawa mereka menuju petualangan di kota apel nanti.Semua siap berangkat dan dalam perjalanan mereka bernyanyi-nyanyi ria  dan saling bercanda satu sama lain tanpa ada sedikitpun kesedihan dihati mereka.Sesampainya di malang tepatnya di sebuah hutan yang biasanya digunakan anak-anak lain untuk camping, mereka langsung mendirikan tenda masing-masing secara berkelompok.Danti tampak sibuk karena saking sibuknya ia kena lelah dan istirahat sebentar sambil duduk selonjor diatas rumput hijau ditemani panorama pemandangan yang begitu indah.Sementara danti berleha-leha, prima membawakan air mineral dalam botol dan ditawarkannya ke danti.
“mau,,,” prima menyodorkan air mineralnya ke danti sambil berdiri di sampingnya
“terima kasih..” ucap danti sambil megambil air mineral itu dari tangan prima.
Dan selang beberapa detik kemudian seketika danti meminum air putih itu, prima ikutan duduk selonjor disamping danti dan air mineral itu diberikan lagi ke prima setelah ia meminumnya.
“ kamu kelihatan cape sekali,,,” centus prima.
“ sudah biasa…” kata danti.
 ‘ kamu asli jogja situ.” Tanya danti sambil menatap wajahnya prima,
“tidak, sebenaranya aku asli Sumatra, ..”
“ pemandangannya indah ya hari ini,..”
“iya, suasananya juga sangat menyejukkan, pasti nanti sering hujan disini,…”
‘ itu sudah biasa,..”
Mereka kembali pada pekerjaannya masing – masing dan akhirnya semua telah terselasaikan dalam membangun tenda dan perlengkapan lainnya.Sorenya mereka memulai menuruni sungai, tempat mereka berpetualangan dengan arus yang deras  dan curam selain itu kegiatan pencinta alam ini juga akan memacu andrenaline mereka.Semua perlengakapan mulai dari pelampung,helm buat pelindung kepala dan dayung serta perahu karet sudah siap digunakan disungai.
***
Anak-anak pecinta alam sudah beraksi di air sungai melawan arus yang begitu deras, dengan asyik mereka memacu andrenalinenya sehingga tanpa berpikir resikonya, danti terplentanting keluar perahu dan terseret arus yang begitu deras dan mengarahkannya ke pusat air terjun.Danti masuk kedalam arus air terjun itu tapi tiba-tiba saja prima menyambar tangannya sehingga danti masih tertahan di tengah-tengah arus air terjun.Seketika itu pula danti dan prima beradu padangan mata.Getaran-getaran cinta dari tatapan mata prima telah menusuk hatinya melalui tarikan tangan prima yang begitu kuat.Matanya itu seperti ingin mengatakan sesuatu padaku.Apakah dia pria yang selama ini aku cari, Tuhan.Gumamnya danti dalam hati, sempat-sempat dia berfikir demikian  disaat suasana lagi bahaya seperti ini.Prima menarik tangan danti dengan dibantu oleh teman-teman lain.Akhirnya setelah prima menarik tangannya danti dan menyelamatkannya.Tanpa pikir panjang prima berusaha menenangkan danti dengan memelukknya.Saat danti melenyapkan diri dalam pelukan prima, ia terus menangis tersedu-sedu.
“aku takut, prima.aku takut.” Tukas danti tanpa melepaskan pelukan prima.
“ tenang ya, disini ada aku.” Kata-kata prima lembut dan menenangkan hatinya danti.
Kemudian prima menggendongnya dan mengajak dia ke tepi sungai.Sahabat-sahabatnya sangat peduli dan Tania mengambilkan handuk sedangkan rendra,ketua ukm itu mengambilkan air minum untuknya.
“kamu, tidak apa-apa kan dan,” Tanya Tania ke danti.
Danti diam membisu dan tampak ketakutan diraut wajahnya sedangkan prima merangkul pundaknya dengan erat.Ketakutan itu sedikit menghilang dari hatinya.Setelah kejadian itu mereka lekas kembali ke tenda dan malam pun telah tiba.Api unggun sudah berkobar ditengah hutan dan mereka menyanyi bersama dengan diiringi dengan alunan music gitar.Selang beberapa menit kemudian ada seorang cowo maju di tengah-tengah lingkaran yang mereka buat.
“ dengarkan teman-teman semua, gimana kalau diatara kalian ada yang berdansa dan ada yang menyanyi.” Ujar cowo itu.
“ tapi masalahnya sekarang, siapa yang mau dansa…” sahut Tania.
“ iya,,, siapa dong ?” sahut teman yang lain.
“ gimana kalau kamu Tania dan rendra.” Tunjuk cowo itu.
“ ogah ah,  malas…gimana kalau danti dan prima saja, hitung-hitung untuk menghibur kita, ya sebagai ganti tadi di selamatkan, gimana dan.” Tukas Tania sambil melihat kearah danti.
“ haaa….aku dan prima.” Kaget danti,
“ kalau aku sih oke-oke saja, tapi terserah danti,,” kata prima.
“ nah, sekarang tinggal danti, keputusanmu gimana..” ucap cowo itu.
“ ak..aku,…” jawab danti dengan ragu dan bingung.
“ ayooo, dan. Ayoo.” Teriak teman-temannya.
Kemudian semua teman-temannya menarik danti ke tengah lingkaran bersama prima dan musik gitar serta gallon air dimainkan.Mereka menyanyikan lagunya agnes monica yang berjudul seputih hati.Prima menyentuh jari jemarinya danti memegangnya dengan penuh mesra.Prima meletakkan tangan danti di pinggangnya dan begitu pula tangannya prima memegang pinggangnya danti dengan begitu mesra dan romantis.Danti menatap mata cokelatnya prima dengan penuh hayat dan prima membalas tatapan  itu dengan matanya sembari tersenyum manis dihadapan danti.Kenapa tatapannya begitu dalam kepadaku.Senyumnya seakan-akan memberikan sinyal tentang hatinya kepadaku.pelukkannya tadi siang begitu menenangkan jiwaku.tiap kali, mata itu menatapku.jantung ini terasa berdegup tak karuan.apakah ini yang namanya cinta.Tidak Tuhan!.gumamnya danti dalam hati yang amat dalam, tapi tiba-tiba saja danti melepaskan diri dari prima dan berlari ke dalam tenda.
“ danti….mau kemana? “ teriak Tania.
” prima, kenapa dia.” Tanya rendra, ketua pencinta alam itu.
Prima hanya menggelengkan kepalanya dan berdiri terpaku sambil terus menatapkan pandangannya kearah dimana danti berlari ke tenda.Malam ini, prima sepertinya telah melunakkan hatinya danti sehingga ia tersipu malu dan kebingungan sendiri dengan perasaannya walau masih tersembunyi dalam hatinya.
***
            Mentari siang ini sangat menyengat kulit dan seperti diatas kepala.Pendakian ke gunung baru saja di mulai tadi pagi dan akhirnya mereka berada ditengah hutan bagian gunung itu.Danti tampak kelihatan capek sehingga ia meminta diri untuk istirahat sejenak dan teman-temannya tetap melanjutkan pendakian ke gunung itu kecuali prima.Dia ingin menemani danti disela-sela istirahatnya.
“kenapa, kamu tidak terus melanjutkan pendakian, aku Cuma istirahat saja.” Katanya.
“ aku mau menemani kamu disini, soalnya nanti siapa yang menemani kamu melakukan pendakian kesana, aku khawatir kamu kenapa-napa.” Tukas prima sambil melempar senyumnya ke wanita yang memakai kerudung modisnya itu.
Segitu kah ia perhatian sama aku.orang yang baru beberapa hari dikenalnya dan kenapa tiap kali  aku berada didekatnya, aku merasa aman dan nyaman.kata hatinya.
“ udah kah lelahnya, ayo kita lanjutkan perjalanan.” Ajak prima.
“oke..”  jawab danti sambil bangun dari tempat duduknya.
Gemuruh angin yang datang silih berganti dan mendung yang muncul secara tiba-tiba membuat mereka kehilangan jejak dan arah sehingga membuat mereka tersesat dalam hutan itu dan semua teman-temannya masih mencarinya dan terus mencarinya.” Bagaimana ini prima, masa kita bermalam disini.” Cemas danti.
“ hadapi semua dengan tenang dan jangan takut, aku akan berusaha mencari bantuan.” Kata-katanya prima manis dan menenangkan hati danti.Prima berusaha mencari kayu dan ia membakar kayu tersebut karena dengan cahaya dan asap itu akan bisa mendatangkan orang yang bisa menolong mereka.Tatapannya danti tak luput dari pandangan ke prima,dan prima mendekati dantidan memakaikan jaketnya ke tubuhnya danti.Prima menarik nafasnya dalam-dalam. “ Aku mencintaimu,..” ucap prima dengan nada halus.Danti pura-pura tidak dengar, “ apa yang kamu bilang barusan..” centus danti sambil menatap wajah prima yang masih menatap kea rah sebuah pohon gede.Kemudian prima menoleh dan langsung menghadapkan dirinya  kearah danti, tanpa malu-malu prima memegang kedua pipi danti dan menatapnya dengan penuh rasa.
“mau kah kamu jadi pacarku,,” tukasnya prima dengan kata yang berbeda.Danti hanya menebarkan senyumnya dan mengedipkan matanya berulang kali ke prima.
“bagaimana,..” Tanya prima lagi.
“iya, kita coba.” Jawab danti dengan tersipu malu.
Akhirnya mereka ditemukan juga oleh teman-temannya.Malam ini memang begitu indah bagi mereka berdua.Kedua mata mereka memancarkan rona kebahagian yang tiada tara.
                                                                  sekian dan terima kasih
                                                                                                            by : imam aris sugianto

Cintanya Bukan Untukku



Pagi yang indah.semua terasa begitu menyenangkan terutama bagi Dian ema susanty,Baginya hari ini adalah hari yang akan membahagiakan untuknya betapa tidak akan bahagia kalau dia setiap hari bisa ketemu dengan pujaan hatinya yang bernama Rizky Agustyo Linggar jati,anak yang paaling keren di kampusnya.Dian ema susanty memang sedang jatuh cinta padanya semenjak perkenalan pertama kali mereka masuk kuliah tetapi Kadang hal yang diharapkan berbenturan dengan kenyataan. Orang menganggapnya sebagai takdir. Di sitiulah perasaan bermakna, salah satunya adalah cinta. Apa yang dialami Dian ema susanty  ini memang biasa, terjadi pada manusia umumnya. Tetapi ini menjadi luar biasa, ketika ia merasa bahwa simpatinya sebagaimana pungguk merindukan bulan.

Sudah dua tahun ia memendam seribu rasa yang membuat jantungnya berdebar kencang saat melihat sang pujaan hatinya.

“Kita pilih duduk di sini aja. Ayo dong ceritain selama ini siapa sih yang kamu suka,pasti gebetan barumu,” tiba-tiba terdengar suara serak yang mengusik lamunan Dian ema susanty ketika berada diruang kuliah.
“Iya...riz, mumpung kita ngumpul nih,” jawab teman Rizky ini yang bernama Ainul arif.

“Masak lo main rahasiaan sama geng sndiri,” tutur temannya lagi, yang bernama afif ustadun.
Dian ema susanty  mendadak gugup dan bimbang. Nggak salah lagi itu rizky.Rizky dari geng The  macho, cowok yang sangat dikagumi para cewek-cewek di kampus.

Dian ema susanty nyaris nggak bergerak. Mneyadari cowok tampan dan keren yang sedang ditaksirnya itu ada di meja belakangnya pada saat kuliah. Saat sedang barengan dengan teman-teman aja, Gita sudah nervous .... apalagi sekarang ia sedang sendirian. Tapi untuk yang satu ini, rasa ingin tahunya jauh lebih besar. Dan apa tadi? Mereka lagi ngomong soal gebetannya Rizky. Wah..... Wah....

“Jadi bener nih, dia tinggal di jalan Karangmenjangan 5 gang 6 n0.16?” tanya teman Rizky.
DEGG, Dian ema susanty  nyaris tersentak. Bukankah itu jalan tempat ia tinggal? Jalan itukan kecil, jadi ia kenal hampir semua penghuninya. Kayaknya nggak ada yang seumuran dia, rata-rata sudah kuliah dan kerja. Rasa ingin tahunya semakin memuncak.

“Iya, anak sekampus dan sefakultas  sama kita. aku memang naksir dia. Soalnya dia manis banget,ya bisa dibilang kulitnya eksotis bro, dan dia juga pintar dan baik.Dia juga berjilbab bro, Pasti dong banyak saingannya. Makanya aku jaga jarak biar dia penasaran,” suara Rizky terdengar riang.

Jantung Dian ema susanty berdegup kencang. Ia semakin yakin , selain dia ngak ada anak sefakultas yang  tinggal di jalan itu dan apalagi  manis seperti dia. Kalau masalah kecerdasan otak, Dian memang selalu bisa dapat IPK diatas tiga. Semuanya klop. Mungkin yang dimaksud Rizky  itu dirinya?.

“Wah, playboy satu ini sudah berketuk lutut. Terus kapan dong kamu nembak dia?” desak temannya.

“Oh my god,” Dian ema susanty nyaris menahan napas.
“Eh, ngomong-ngomong siapa namanya?” tanya temannya lagi.
“Dian ,” jawab Rizky.

Kali ini Dian ema susanty nyaris nggak mampu menahan diri. Ingin rasanya ia melompat dan berteriak, kalau saja nggak ingat di mana dia berada sekarang. Ini benar-benar keajaiban. Rizky agustio Linggar jati  naksir dia. Berita ini wajib diceritakan pada sohib-sohibnya,The Rahma Group.

Pukul setengah tujuh malam, semua persiapan sudah sempurna. Sekarang Rizky naksir dia. Cowok paling keren sefakultas itu menyukai gadis biasa seperti dia. Dian ema susanty bernyanyi bahagia.laaa...laaa..llaaa...jatuh cinta berjuta rasanya...oh..lagunya titi kamal ini mengingatkanku padamu rizky,

“Kamu nggak sedang melamun yan..?” kata winda sambil terkikik.

“Iya yan , jangan-jangan itu cuma halusinasi aja,” timpal Rahma.
Dian ema susanty pura-pura merengut sambil berucap “Pendengaranku masih normal dan aku nggak bakalan cerita kalau tahu reaksi kalian begini”.

“Bukan begitu yan, Kalau benar Rizky naksir kamu, kok bisa tenang-tenang aja sih?” kata fatma.

Faricha mencoba menengahi. “Kan Rizky sendiri yang bilang dia sengaja jaga jarak biar surprise”.
“Udah deh, pokoknya mulai besok akan bakal jadi cewek paling bahagia di dunia,” ujar Dian ema susanty tersenyum bahagia.

Keesokan harinya, bel rumah kos berbunyi. Dengan ceria Dian ema susanty  menghambur ke pintu, tapi ternyata yang datang Kak anang Rahmayana , pacarnya RahmaRorojonggrang yang baru saja pulang dari kalimantan. Keduanya lalu pergi, sementara teman-temannya sudah pergi berangkat kulliah dan ada yang pulang kampung dan yang tersisa hanya the rahma group, winda  dan temannya yang lain.

Dian ema susanty mulai tidak  sabar. Sedari tadi sohib-sohibnya winda  The Rahma Group dan teman kos lainnya terus bertanya dan bertanya  sehingga membuatnya tambah be te.

“Dian bangaun! Kok ketiduran di sini?” suara Rahma terdengar sayup ketika pulang ke kos setelah jalan-jalan sama anang .Dian ema susanty  membuka matanya, ternyata the rahma group winda dan rahma .Dian ema susaty memang ketiduran disebuah kursi dekat gerbang pintu masuk dekat taman rumah kos karena ia sedang menunggu Rizky sang pujaan hatinya.


“O ya, Rizky! Astagfirullah, setengah sepuluh malam”Dian ema susanty melonjak. Ternyata Rizky A.L tidak datang dari tadi. Dian ema susanty mulai kebingungan.

Dian ema susanty akhirnya ikut ajakan teman-temannya untuk mencari makan malam di luar.
“O ya, yan. aku lupa cerita tentang  Rizky, bukannya dia sudah punya pacar ya dari anak sejurusan lain.” tiba-tiba Rahma rorojonggrang  cerita.dian ema susanty cuma mengangguk tanpa semangat.
“ kayaknya belum deh te, soalnya kan Rizky sudah putus tiga bulan yang lalu..” sahut winda santika dewi.

“ya betul tuh, Rizky belum punya pacaar..kalau pun punya. Ku doakan tuh mereka putusssss.” Sahut Dian ema susanty dengan penuh semangat.

“Aku nggak tau, maunya kamu itu apa. Udah jelas-jelas Rizky itu tadi gak datang ke kos. Kenapa sich kamu ngotot banget ntar kalau sakit gimana , baru deh nangis-nangis,” Tegas Rahma Rorojonggrang yang nggak habis pikir tentang kelakuan Dian ema susanty.

“Karena aku suka sama dia, yaitu Rizky Agustio Linggar jati dan dia juga suka sama aku,Paham...” jawab Dian ema susanty lantang
“Kalau dia emang cinta sama kamu , kenapa rizky tidak datang untuk nembak kamu ?”
“sudah-sudah, kalian jangan berdebat tentang rizky.”  Winda memotong pembicaraan.
“Tapi kan Dian ajah lo ga tau yang bagaimana sebenarnya hatinya rizky itu kayak gimana, bukan karena rizky bilang suka yang namanya dian lalu dian juga anggap dia yng disuka, kan belum tentu juga. Kamu butuh waktu yan untuk jatuh cinta sama seseorang bukan caranya kayak gini dan kamu perlu juga menyelidiki kebenarannya agar kamu tau banyak soal tentang rizky, apakah dia cinta atau tidak sama kamu”. Tambah rahma rorojonggrang lagi untuk menasehati dian.
“Duh..... kalian ini. . Mau berapa lama berdebat?  Maaf ya kawan, aku bukan menggurui, tapi itulah namanya cinta, abstrak tapi bisa membuat kita bahagia ya..walaupun kadang buat kita sakit juga”. Kata winda santika dewi.

“Aku tahu kok tapi perasaan ini  sulit sekali diendapkan, rasa cinta itu sedang membara dihatiku..” seru dian ema susanty.
“tapi yan...kamu kok sulit banget dinasehati, aku takut kamu akan sakit nantinya.” Nasehat Rahma dengan sewot.
“Lho ... koq jadinya kamu yang sewot.Jangan-jangan, kamu juga pengen pacaran sama dia. Atau mungkin kamu tu naksir ya sama Rizky, makanya dari tadi kamu sepertinya ngelarang aku teruss.” Sahut dian ema susanty dengan nada ketus.
“Bukan gitu yan!” kata rahma
“Lantas?”
“Aku nggak mau kamu kena batunya. Aku ini sahabat kamu. Aku nggak ingin terjadi apa-apa sama kamu”.



“Duh......perhatiannya. Tenang aja ma, nggak akan terjadi apa-apa sama aku”.
“Iya, aku percaya, yan. Sejak anang rahmayana  pergi ke kalimantan untuk meraih cita-citanya, aku tu banyak berubah.kesepian, bimbang, jarang dibelay, wallaupun anang jauh di mata tapi dekaat dihati sama ajah yan...gak bisa sesenang beersama. Aku takut kamu kan ditinggal sperti aku walau tujuaannya mulia tapi sakit, aku ingin jadi sahabatmu yang selalu setia, daan aku ingin temanku dian ini  punya warna hidup”. Kata rahma sambil menatap dian dengan matanya yaang berkacaa-kaca.

“Ach ..... sudah kalian ini, semua itu pasti akan berlalu. Lupakan aja dulu ntar pikir lagi .  sekrang makan, oke.” Ajak winda dengan penuh semangat.
Fajar subuh sudah menjelang menyambut para insan untuk menghirup udara pagi.dian masih terdiam di tempat tidur. Sejurus diresapinya kata-kata Rahma semalam.rahma rorojonggrang  memang benar,kalau rizky ga suka sama aku gimana, kalau ternyata dian itu bukan aku gimana? Ga,ga.ga,gaa...aku hrus optimis kalu yang dimaksud itu aku, ya ya ya...psti itu aku....” gumam dian dalaam hati dengan penuh senyuman.
Matahari pagi sudah  terbit.bell rumah yang ada dikos telah berbunyi.Dian mendengarnya dan ia berlari ternyata sudah dibuka oleh sahabatnyaa sendiri Rahma Rorojonggrang, dan ternyata yang datang rizky agustyo linggar jati.Rahmamenyambutnya dengan senyum dan bahagia.’ternyata benar apa yang dikatakan dian, kalau rizky pasti akan datang dan setelah ini pasti akan nembak dian.rahma hanya merasa dihatinya tentang rizky dan dian bahwa mereka pasti akaan jadian hari ini.Dian yang sedari tadi dibalik pintu yang sambil mengintip rizky yng ada diluar hari ini hatinya senangnya bukan main, sennyumannya teruss mengembang dan jantungnya berdegup kencang “ ya Allah.....dia akhirnya datang juga, tidak sia-sia penantiaku slama ini.’ Gumam dian dalaam hatinya yang sedang dilanda bahagia tiada terkira.

‘oh ya, aku mau ketemu dian boleh...ga rahma rorojonggrang..’ tanya rizky yang saat itu datang sambil membawa bunga.
“waah..boleh banget....” jawab rahma rorojonggrang.
Akhirnya Rahma memanggil dian tapi ternyata dian yng dimaksud adalah dian noviana lutfiah, bukan dian ema susanty teman sedaerahnya dari jombang yang juga kuliah di fakultas dan kampus yaang sama tapi berbeda prodi yang kebetulan sama namanya dan sekaligus sekos juga dengannyadian ema susanty tidak habis fikir kalau ada temannya juga bernama dian nama belakangnya aja yang beda.Dengan gemetar Dian, dia terkulai lemah menyadari impiannya hancur oleh kebodohannya sendiri. Seharusnya ia mendengarkan ucapan sohibnya. Dan celakanya Dian terlanjur begitu berharap. Dia merasa marah, kecewa dan ... malu sekali.Aku tidak mau seperti ini lagi.katany dalam hati diringi airmatnya yang selalu mengalir.

                                                                             Sekian
                                                               Karya  : Imam Aris Sugianto.

Cintaku Tak Semanis Coklat


                 Di awal  maret yang cerah.Awal kuliah di semester empat yang tak pernah terbayang bisa secepat ini.Kami  kembali berkumpul ria bersama  teman-teman seprodi yang selalu setia ada untuk para sahabatnya setelah liburan semester yang  cukup lama.kami masih merasakan suasana liburan itu bersama sahabat  kita yang baik ,siapa lagi kalau bukan  rahma group  dan gangnya tentunya, anak-anak seprodi sering memanggil kami ini rahma group, yang anggotanya kebayakan cewe’  tapi ada juga cowoknya mereka diantaranya ada winda gautami, dian fajriah , faricha kusnian, fatma Karoline ,arif  enggar  syah , kholis rahman hakim , yakin pasti bisa dan tentunya ada si imut dan narsis, imam gunawan tapi imam bukan saudaranya ifan gunawan lo, mungkin hanya kebetulan saja sifat dan sikapnya lemah gemulai dan lebay seperti ifan gunawan tetapi teman-teman sering memanggil mamii bukan wajahnya kayak mami-mami lo tapi  itu hanya kebalikan namanya saja dan sesuai sikapnya selama ini, gak bangetzzzzz tapi keren abizzz,hiks..hiks.. hiks,  dan terkadang kita juga ketambahan anggota tidak tetap seperti sahabat kita  ini marina kapoor,eitt dia bukan orang india kok, ini nama, imam  yang kasih supaya lebih keren aja gtu, kami semua adalah sahabat  seperti kepompong yang tak akan pernah bisa dipisahkan oleh ruang dan waktu, selalu bersama dalam kesedihan dan kebahagiaan.capcuzzz cin…
Dalam hidup ini  cinta atau sayang  dan sahabat adalah  dua hal yang tak mudah untuk dipahami satu sama lain. Kadang bisa sangat berarti dan berharga, namun dalam hal itu bisa membuat luka teramat perih. Rahma group adalah orang yang berada di tengah-tengah cinta dan sahabat itu.terutama bagi rahma rasmitah yang begitu merindukan hadirnya seorang kekasih setelah sang pacar anang hermansyah pergi ke irian jaya untuk meraih cita-citanya.Rasa sepi dan kesendirian merasuk dihatinya rahma rasmitah  walaupun hangatnya persahabatan telah membuat dia menjadi lebih tentram dan bisa selalu tersenyum.Dua bulan di awal semester empat. seabrek kegiatan pun kami lalui tanpa rasa keluh, begitu juga dengan rahma rasmitah, ia melaluinya tanpa harus memikirkan cinta dan   menurutnya  itu hanya membuatnya  lelah.Namun, pertemuan  di sebuah praktek kuliah lapangan di Kediri telah  membuatnya melupakan suatu hal, dia yang larut dalam perasaan terhadap benih-benih cinta yang muncul dihatinya sejak pandangan pertama melihat arif enggar syah yang lebih tua darinya di sebuah bis yang bernama jaya wijaya  yang ia tumpangi menuju Kediri dalam rangka PKL , tetapi di lain sisi sahabatnya yang bernama winda gautami ternyata ia lebih dulu memendam rasa terhadap sahabatnya sendiri arif enggar syah.Perasaan winda gautami berawal dari perhatian arif enggar syah yang tak sengaja dan tak disadari dilakukan hampir tiap saat, walaupun perhatian itu terbilang singkat tapi sangat berarti bagi winda yang sedang bermasalah dengan pacarnya yang ada di magelang. Winda gautami mulai merasakan getaran cinta itu. Rasa itu mulai menerangi kembali tahta hatinya yang telah lama bermasalah dengan sang pacar dan kini seseorang yang  begitu berarti dalam hidupnya hanya dia, arif enggar syah. Yang sampai saat ini pun winda masih menjadikan dia sebagai pacar khyalannya dan apabila arif enggar syah muncul dibenaknya maka sulit sekali dilupakan. Arif enggar syah yang telah hadir untuk mengisi hari-harinya winda gautami  membuat dia  terlelap akan rasa bahagia itu, hingga winda gautami  tak pernah menyadari ternyata semua kebahagiaan itu palsu.  orang yang dicintai dengan tulus ternyata datang hanya untuk menyakiti dan menorehkan luka. Luka yang teramat dalam di hatinya. Pertemuan itu juga yang telah menghancurkan semuanya. Hidupnya yang begitu indah yang begitu berwarna menjadi hancur akan hadirnya!,Semenjak winda gautami memberanikan diri untuk  katakan cinta didepan arif enggar syah dengan bantuan reality show di televisi yang lagi popular saat ini, tetapi semua hasilnya nihil arif enggar syah ternyata menggatungkan jawabannya sehingga winda gautami terus menaruh harapan, winda gautami  rela memutuskan pacarnya yang sedang kuliah di magelang dan di purwokerto demi rasa sukanya terhadap arif enggar syah. 
***

Tiga minggu telah berlalu winda gautami masih menunggu jawaban itu dan dia tetap menanti jawaban dari orang yang ia suka.tiap kali winda gautami  ketemu dengan arif enggar syah, ia selalu menanyakan hal itu tetapi arif enggar syah selalu dengan jawaban yang sama “ AKU MASIH MEMIKIRKANNYA…” . jawaban itu terus yang diucapkan ke winda gautami tetapi Rahma group tidak pernah tahu hal ini, arif  enggar syah dan winda gautami merahasiakannya dari para sahabatnya, sehingga rahma rasmitah yang juga jatuh cinta sama arif enggar syah tetap pada perasaannya.Cintanya winda gautami masih tergantung atas jawaban itu.Statusnya belum jelas, apakah dia sudah jadian atau belum sama arif enggar syah.Setelah satu bulan jawaban itu tak kunjung datang juga, dalam satu bulan itu juga rahma rasmitah berusaha memikat hatinya arif engggar syah sehingga pada suatu malam  rahma rasmitah  dan Arif enggar syah  sepakat untuk memadu kasih, merajut asa dan menggapai cita berdua. Rahma rasmitah belum pernah merasakan sebahagia ini, dia  begitu merasa begitu beruntung bisa dicintai oleh orang yang  ia cintai pula. Hari-hari bahagia pun mulai mereka lalui setelah mereka jadian di atas sebuah jembatan pink yang ada dikota itu. Arif  enggar syah begitu indah di matanya  yang membuatnya lupa akan segalanya, bila bersamanya. Itu juga yang membuatnya merelakan tahta hatinya  dipenuhi oleh cintanya, namun lagi-lagi kenyataan tidak seindah yang diharapkan, rahma  rasmitah tidak menyadari kalau ia sudah menjadi pengkhianat bagi sahabatnya sendiri, Cinta telah merubah segalanya yang putih menjadi hitam dan  yang hitam menjadi putih.


Satu bulan setelah arif enggar syah jadian sama rahma rasmitah hubungan persahabatan dengan winda gautami mulai renggang dan dia mulai agak menjauh dari winda gautami, perasaan cinta winda gautami  terhadap  Arif enggar syah mulai goyah,dia mulai curiga setelah  Arif enggar syah mulai berubah dan tidak lagi  selalu tersenyum untuknya. Arif enggar syah  tidak juga bersifat manis padanya, setiap tutur katanya yang menyejukkan hatinya dulu, kini terasa mengiris-iris hatinya.Dibenaknya winda gautami ,ia merasa bahwa tidak pernah melakukan kesalahan terhadap arif enggar syah  hingga dia begitu tega padanya, winda gautami  begitu percaya padanya hingga iapun terluka olehnya.
Hari demi hari arif enggar syah mulai  memperlihatkan gerak-geriknya  bahwa dia telah jadian sama rahma rasmitah mulai dari jalan bareng, pulang bareng dan makan bareng, tetapi disini winda gautami belum mengetahui  sama sekali karena dia dan mereka semua adalah sahabat dan itu sudah  menjadi hal yang biasa.Sedikit ada rasa cemburu bagi winda gautami  melihat keakraban mereka apalagi sekarang arif enggar syah mulai sedikit menjauh.Bisa dibilang arif enggar syah dan rahma rasmitah sedang backstreet, pacaran diam-diam dibelakang para sahabatnya, tetapi kholis rahman hakim dan yakin pasti bisa mulai curiga dengan hubungan mereka yang tidak seperti biasa kayak layaknya seorang sahabat sedangkan dian fajriah, faricha kusnian dan fatma Karoline selalu melihat winda gautami selalu murung ketika dibelakang mereka, tetapi imam gunawan selalu berusaha menghibur teman-temannya itu dengan gayanya sendiri terutama bagi winda gautami yang sangat terhibur dengan tingkah laku imam gunawan ini, sehingga masalahya sejenak terlupakan.
Akhirnya rahasia dibalik rahasia itu tercium dan terungkap   juga oleh winda gautami setelah marina kapoor membeberkan  kepada rahma group dan orang pertama kali dikasih tahu adalah winda gautami  sendiri bahwa Arif enggar syah dan rahma rasmitah sudah jadian beberapa minggu yang lalu, winda gautami kaget dan perasaannya terasa disambar petir hari ini, kecurigaan itu terbukti setelah bukti-bukti foto-foto mesra ketika arif enggar syah dan rahma rasmitah berpacaran  malam itu di taman kota dan marina kapoor sempat mengabadikan moment itu dengan sebuah kamera ketika ia berkunjung di taman kota.Setelah melihat semuanya winda gautami lemah tak berdaya dan jatuh pingsan dalam kelas, semua sahabatnya kebingungan. kholis rahman hakim dan yakin pasti bisa bersama sahabat-sahabat  lain mengangkatnya ke tempat yang lebih nyaman, sedangkan fatma Karoline, dian fajriah dan faricha kusnian berusaha cari bantuan diluar dan si imut imam gunawan terus berusaha mengipasi winda gautami supaya dapat udara dan bisa  bernafas dengan lega.
“ ya ampun cin…ayo bangun donk, kok bisa seperti ini siih… mana rahma rasmitah dan arif enggar syah gak masuk lagi, eh temen-temen gimana donk, selama ini aku gak pernah melihat winda gautami seperti ini “
“sudah. Kamu kipasi aja dia terus sampai pertolongan datang.” Sahut yakin pasti bisa,
Beberapa menit kemudian pertolongan datang dan saat itu juga winda gautami terbangun dari tidur lelapnya yang secara tiba-tiba, para sahabatnya langsung menyambutnya dengan senyuman,
“ sabar boo’ semua ini mungkin cobaan, aku tahu bagaimana persaanmu saat ini” nasehat imam gunawan sambil memberikan minuman  ke winda gautami,
“emangnya apa yang kalian tahu…” Tanyanya
“kami semua sudah menyelidiki kenapa kamu murung dan tak punya semangat dalam waktu beberapa hari ini, ternyata kamu cemburu dan sedang jatuh cinta sama sahabat kita sendiri, arif enggar syah” sahut kholis rahman hakim.
“ iya, win…kamu yang sabar ya, kalau seandainya rahma rasmitah tahu semua ini,pasti semua ga akan terjadi  tapi mereka semua ga masuk hari ini” lanjut dian fajriah.
“ inilah namanya sahabat jadi cinta, kayak lagunya zigas, tapi yo’ opo rek, tanteku sekarang lagi ada acara sunatan win…daripada sedih kamu ikut ajah nanti, jdi penyuguh makanan…mau to? “ pinta faricha kusnian
“ tapi aku gak rela semua ini, demi arif enggar syah.aku rela putuskan pacar-pacarku yang ada di mangelang dan purwokerto, aku selama satu bulan telah digantung olehnya, eh…dia malah jadian sama sahabatku dan juga sahabatnya sendiri, aku yang mengatakan cinta kenapa orang lain yang mendapatkanya, ini tidak adil” keluh winda gautami sambil nangis tersedu-sedu dan diantara obrolan itu marina kapoor juga ikut nimbrung sambil memberikan tissue ke winda gautami.
“uwes to, ga usah nesu-nesu…lah wong sampean ae cuantek, pasti iyo iso golek sing liayane…percoyo yo,..” sahut fatma Karoline
Beberapa jam kemudian rahma rasmitah setelah mendengar berita itu ia mendatangi winda di kelas perkuliahan yang sedang berlangsung.” Win….” Panggil rahma rasmitah dari kejauhan.dengan refleksnya winda gautami langsung berdiri dan menampar rahma rasmitah.
” Kamu tega ya, menkhianati sahabat sendiri….tega kamu, tega kamu. “ tanpa disadari air matanya winda gautami  pun menetes lagi.
“tapiiiiii……..aku….” rahma rasmitah  berusaha menjawab tapi suaranya  tersendat-sendat dan sebelum rahma rasmitah menjelaskannya ke winda gautami, winda gautami keburu pergi dan berlari dari hadapan rahma rasmitah dan setelah momen itu arif enggar syah pun datang dengan wajahnya yang kusut.
“ semuanya sudah terlambat…” kata rahma rasmitah dihadapan mukanya arif enggar syah sambil meluncur pergi dari hadapan arif dengan meneteskan air mata. Semua yang ada didalam kelas hanya tercengang melihat kisah percintaan itu dan rahma group hanya bisa saling menasehati satu sama lain.
***
Masih terfikir dibenaknya winda gautami  tentang berita itu dan ia berharap semua ini hanya mimpi saja, tapi semua ini adalah kenyataan pahit yang harus dihadapinya dan tentu saja Hubungan cinta yang ia pendam untuk arif enggar syah  berakhir begitu saja hari ini, perasaan  singkat itu menjadi menyakitkan. Sahabat pun menjadi pelarian sedih dan kecewa, tapi sahabatnya  tega mengkhianatinya. Dia yang ternyata merebut orang yag disukai darinya ,dia merenggut semua bahagiaannya.   
Persahabatan yang telah bertahun-tahun dibina bersamanya pun menjadi tak berarti. Winda gautami lelah dengan semua ini hingga dia sempat memutuskan tali persahabatan itu dengan rahma rasmitah dan arif enggar syah, mengingat semua itu memang sakiit sampai ke tulang hati, dalam kesendiriannya ia membuka album-album lama bersama sahabatnya dan sambil bernostalgia dengan buku diarinya di dalam kamar rumahnya di semarang.
“egokah aku dalam hal ini? “” Aku terlalu bodoh dan tolol karena terlalu jatuh hati pada orang yang salah, jatuh cinta pada orang yang tak pernah menyimpan cinta padaku. Aku tak begitu saja menyalahkan dia ! Dia tak patut untuk disalahkan, dia hanya korban dari cintaku dan dia terlalu baik mau mengerti akan cintaku padanya.tapi bukan begini caranya, aku yang mengatakan cinta tapi mengapa yang jadian kok malah sahabatku sendiri, ini tidak adil, dan terlalu naif bila kini aku harus menyesal karena mengenalnya. Karena dia, aku dapat merasakan hal terindah  walaupun hanya sekejap. Aku terlalu naif hingga aku pun tidak menyadari rahma rasmitah  merasakan juga perih yang kurasa. Rahma rasmitah  sahabatku orang yang kupercaya seutuhnya, orang yang selalu berusaha ada untukku. Kini, telah terluka karena keegoisanku.Seharusnya aku tak pernah hadir di antara Arif enggar syah dan rahma rasmitah. Bila akhirnya luka ini yang kurasa.Andai saja kusadari dari awal, andai saja ku lebih mengerti mereka, andai saja aku tidak jatuh hati pada Arif enggar syah, arif enggar syah dan Arif enggar syah.
 Orang yang kucintai dan selalu ada dalam hatiku walau hati ini terasa perih, kudapat mengerti tak ada gunanya kubertahan di sisimu, karena ternyata kau lebih menginginkan Rahma rasmitah mengisi hari-harimu. Aku di sini yang begitu tulus mencintaimu dan aku yang selalu berusaha ntuk mengerti dirimu kan selalu menanti dan menata hati lagi hingga bayanganmu pergi hingga tak ada lagi luka kurasa, hingga tak ada lagi kecewa yang terasa.Aku di sini kan selalu berusaha tegar menjalani hari-hariku, aku kan selalu berusaha tersenyum agar kau bisa bahagia bersama Rahma rasmitah sahabatku.
 Walaupun dia telah merebutmu dariku, kisahku dan dia dulu takkan pernah kulupa, dia tetap sahabatku, percayalah dengan sisa kesedihanku ini.Kumasih dapat bertahan hingga kelak kau mengerti bahwa aku memang mencintaimu. Aku memang menyayangi, tapi aku tak rela tersakiti olehmu saat ini, esok dan sampai kapanpun.Bukan kah kau yang member harapan padaku tapi kau juga yang menyakitiku dan  kau selalu  bersilat lidah didepan ku dan biar terlihat sempurna didepan semua orang dan aku yang selalu kau salahkan ketika aku masih bersamamu, kau begitu tega….
Aku hanya belum bisa berpikir jernih saat itu, aku merasa semakin tolol, seharusnya kubisa merelakan Arif enggar syah  dan Rahma rasmitah untuk bersama. Karena mungkin kebahagiaan Arif enggar syah hanya ada pada rahma rasmitah! Aku belum siap kehilangan kebahagiaan itu, aku masih ingin disayangi walau semua itu hanya kebohongan. Aku tak mau merasakan sakit hati ini lagi. Akankah sakit ini akan terganti saat ku melihat kebahagiaan orang yang kucintai dan rahma rasmitah  sahabatku.
Kini dalam setiap hari-hari sepiku, dalam kesendirianku, aku hanya bisa berharap aku kan memiliki kekasihku lagi, memiliki dia yang telah pergi, karena aku kan selalu mencintainya. Aku kan selalu mengenangnya di dalam hatiku,karena dia telah datang dan pergi dengan menghiasi setiap sudut didalam hatiku dengan cintanya yang sesaat, dan rahma rasmitah  sahabatku buatlah cintaku bahagia karena kalian begitu berarti untukku...
***
            Sekian
                                                                Karya  :  Imam Aris Sugianto


Puisi Corona Virus

JENGGALA BAGI CORONA VIRUS Dunia menjadi jenggala bagi virus corona yang merajalela Sedetikpun, ia tak akan berhenti bergerilya meracun...