Cintaku Tak Semanis Coklat


                 Di awal  maret yang cerah.Awal kuliah di semester empat yang tak pernah terbayang bisa secepat ini.Kami  kembali berkumpul ria bersama  teman-teman seprodi yang selalu setia ada untuk para sahabatnya setelah liburan semester yang  cukup lama.kami masih merasakan suasana liburan itu bersama sahabat  kita yang baik ,siapa lagi kalau bukan  rahma group  dan gangnya tentunya, anak-anak seprodi sering memanggil kami ini rahma group, yang anggotanya kebayakan cewe’  tapi ada juga cowoknya mereka diantaranya ada winda gautami, dian fajriah , faricha kusnian, fatma Karoline ,arif  enggar  syah , kholis rahman hakim , yakin pasti bisa dan tentunya ada si imut dan narsis, imam gunawan tapi imam bukan saudaranya ifan gunawan lo, mungkin hanya kebetulan saja sifat dan sikapnya lemah gemulai dan lebay seperti ifan gunawan tetapi teman-teman sering memanggil mamii bukan wajahnya kayak mami-mami lo tapi  itu hanya kebalikan namanya saja dan sesuai sikapnya selama ini, gak bangetzzzzz tapi keren abizzz,hiks..hiks.. hiks,  dan terkadang kita juga ketambahan anggota tidak tetap seperti sahabat kita  ini marina kapoor,eitt dia bukan orang india kok, ini nama, imam  yang kasih supaya lebih keren aja gtu, kami semua adalah sahabat  seperti kepompong yang tak akan pernah bisa dipisahkan oleh ruang dan waktu, selalu bersama dalam kesedihan dan kebahagiaan.capcuzzz cin…
Dalam hidup ini  cinta atau sayang  dan sahabat adalah  dua hal yang tak mudah untuk dipahami satu sama lain. Kadang bisa sangat berarti dan berharga, namun dalam hal itu bisa membuat luka teramat perih. Rahma group adalah orang yang berada di tengah-tengah cinta dan sahabat itu.terutama bagi rahma rasmitah yang begitu merindukan hadirnya seorang kekasih setelah sang pacar anang hermansyah pergi ke irian jaya untuk meraih cita-citanya.Rasa sepi dan kesendirian merasuk dihatinya rahma rasmitah  walaupun hangatnya persahabatan telah membuat dia menjadi lebih tentram dan bisa selalu tersenyum.Dua bulan di awal semester empat. seabrek kegiatan pun kami lalui tanpa rasa keluh, begitu juga dengan rahma rasmitah, ia melaluinya tanpa harus memikirkan cinta dan   menurutnya  itu hanya membuatnya  lelah.Namun, pertemuan  di sebuah praktek kuliah lapangan di Kediri telah  membuatnya melupakan suatu hal, dia yang larut dalam perasaan terhadap benih-benih cinta yang muncul dihatinya sejak pandangan pertama melihat arif enggar syah yang lebih tua darinya di sebuah bis yang bernama jaya wijaya  yang ia tumpangi menuju Kediri dalam rangka PKL , tetapi di lain sisi sahabatnya yang bernama winda gautami ternyata ia lebih dulu memendam rasa terhadap sahabatnya sendiri arif enggar syah.Perasaan winda gautami berawal dari perhatian arif enggar syah yang tak sengaja dan tak disadari dilakukan hampir tiap saat, walaupun perhatian itu terbilang singkat tapi sangat berarti bagi winda yang sedang bermasalah dengan pacarnya yang ada di magelang. Winda gautami mulai merasakan getaran cinta itu. Rasa itu mulai menerangi kembali tahta hatinya yang telah lama bermasalah dengan sang pacar dan kini seseorang yang  begitu berarti dalam hidupnya hanya dia, arif enggar syah. Yang sampai saat ini pun winda masih menjadikan dia sebagai pacar khyalannya dan apabila arif enggar syah muncul dibenaknya maka sulit sekali dilupakan. Arif enggar syah yang telah hadir untuk mengisi hari-harinya winda gautami  membuat dia  terlelap akan rasa bahagia itu, hingga winda gautami  tak pernah menyadari ternyata semua kebahagiaan itu palsu.  orang yang dicintai dengan tulus ternyata datang hanya untuk menyakiti dan menorehkan luka. Luka yang teramat dalam di hatinya. Pertemuan itu juga yang telah menghancurkan semuanya. Hidupnya yang begitu indah yang begitu berwarna menjadi hancur akan hadirnya!,Semenjak winda gautami memberanikan diri untuk  katakan cinta didepan arif enggar syah dengan bantuan reality show di televisi yang lagi popular saat ini, tetapi semua hasilnya nihil arif enggar syah ternyata menggatungkan jawabannya sehingga winda gautami terus menaruh harapan, winda gautami  rela memutuskan pacarnya yang sedang kuliah di magelang dan di purwokerto demi rasa sukanya terhadap arif enggar syah. 
***

Tiga minggu telah berlalu winda gautami masih menunggu jawaban itu dan dia tetap menanti jawaban dari orang yang ia suka.tiap kali winda gautami  ketemu dengan arif enggar syah, ia selalu menanyakan hal itu tetapi arif enggar syah selalu dengan jawaban yang sama “ AKU MASIH MEMIKIRKANNYA…” . jawaban itu terus yang diucapkan ke winda gautami tetapi Rahma group tidak pernah tahu hal ini, arif  enggar syah dan winda gautami merahasiakannya dari para sahabatnya, sehingga rahma rasmitah yang juga jatuh cinta sama arif enggar syah tetap pada perasaannya.Cintanya winda gautami masih tergantung atas jawaban itu.Statusnya belum jelas, apakah dia sudah jadian atau belum sama arif enggar syah.Setelah satu bulan jawaban itu tak kunjung datang juga, dalam satu bulan itu juga rahma rasmitah berusaha memikat hatinya arif engggar syah sehingga pada suatu malam  rahma rasmitah  dan Arif enggar syah  sepakat untuk memadu kasih, merajut asa dan menggapai cita berdua. Rahma rasmitah belum pernah merasakan sebahagia ini, dia  begitu merasa begitu beruntung bisa dicintai oleh orang yang  ia cintai pula. Hari-hari bahagia pun mulai mereka lalui setelah mereka jadian di atas sebuah jembatan pink yang ada dikota itu. Arif  enggar syah begitu indah di matanya  yang membuatnya lupa akan segalanya, bila bersamanya. Itu juga yang membuatnya merelakan tahta hatinya  dipenuhi oleh cintanya, namun lagi-lagi kenyataan tidak seindah yang diharapkan, rahma  rasmitah tidak menyadari kalau ia sudah menjadi pengkhianat bagi sahabatnya sendiri, Cinta telah merubah segalanya yang putih menjadi hitam dan  yang hitam menjadi putih.


Satu bulan setelah arif enggar syah jadian sama rahma rasmitah hubungan persahabatan dengan winda gautami mulai renggang dan dia mulai agak menjauh dari winda gautami, perasaan cinta winda gautami  terhadap  Arif enggar syah mulai goyah,dia mulai curiga setelah  Arif enggar syah mulai berubah dan tidak lagi  selalu tersenyum untuknya. Arif enggar syah  tidak juga bersifat manis padanya, setiap tutur katanya yang menyejukkan hatinya dulu, kini terasa mengiris-iris hatinya.Dibenaknya winda gautami ,ia merasa bahwa tidak pernah melakukan kesalahan terhadap arif enggar syah  hingga dia begitu tega padanya, winda gautami  begitu percaya padanya hingga iapun terluka olehnya.
Hari demi hari arif enggar syah mulai  memperlihatkan gerak-geriknya  bahwa dia telah jadian sama rahma rasmitah mulai dari jalan bareng, pulang bareng dan makan bareng, tetapi disini winda gautami belum mengetahui  sama sekali karena dia dan mereka semua adalah sahabat dan itu sudah  menjadi hal yang biasa.Sedikit ada rasa cemburu bagi winda gautami  melihat keakraban mereka apalagi sekarang arif enggar syah mulai sedikit menjauh.Bisa dibilang arif enggar syah dan rahma rasmitah sedang backstreet, pacaran diam-diam dibelakang para sahabatnya, tetapi kholis rahman hakim dan yakin pasti bisa mulai curiga dengan hubungan mereka yang tidak seperti biasa kayak layaknya seorang sahabat sedangkan dian fajriah, faricha kusnian dan fatma Karoline selalu melihat winda gautami selalu murung ketika dibelakang mereka, tetapi imam gunawan selalu berusaha menghibur teman-temannya itu dengan gayanya sendiri terutama bagi winda gautami yang sangat terhibur dengan tingkah laku imam gunawan ini, sehingga masalahya sejenak terlupakan.
Akhirnya rahasia dibalik rahasia itu tercium dan terungkap   juga oleh winda gautami setelah marina kapoor membeberkan  kepada rahma group dan orang pertama kali dikasih tahu adalah winda gautami  sendiri bahwa Arif enggar syah dan rahma rasmitah sudah jadian beberapa minggu yang lalu, winda gautami kaget dan perasaannya terasa disambar petir hari ini, kecurigaan itu terbukti setelah bukti-bukti foto-foto mesra ketika arif enggar syah dan rahma rasmitah berpacaran  malam itu di taman kota dan marina kapoor sempat mengabadikan moment itu dengan sebuah kamera ketika ia berkunjung di taman kota.Setelah melihat semuanya winda gautami lemah tak berdaya dan jatuh pingsan dalam kelas, semua sahabatnya kebingungan. kholis rahman hakim dan yakin pasti bisa bersama sahabat-sahabat  lain mengangkatnya ke tempat yang lebih nyaman, sedangkan fatma Karoline, dian fajriah dan faricha kusnian berusaha cari bantuan diluar dan si imut imam gunawan terus berusaha mengipasi winda gautami supaya dapat udara dan bisa  bernafas dengan lega.
“ ya ampun cin…ayo bangun donk, kok bisa seperti ini siih… mana rahma rasmitah dan arif enggar syah gak masuk lagi, eh temen-temen gimana donk, selama ini aku gak pernah melihat winda gautami seperti ini “
“sudah. Kamu kipasi aja dia terus sampai pertolongan datang.” Sahut yakin pasti bisa,
Beberapa menit kemudian pertolongan datang dan saat itu juga winda gautami terbangun dari tidur lelapnya yang secara tiba-tiba, para sahabatnya langsung menyambutnya dengan senyuman,
“ sabar boo’ semua ini mungkin cobaan, aku tahu bagaimana persaanmu saat ini” nasehat imam gunawan sambil memberikan minuman  ke winda gautami,
“emangnya apa yang kalian tahu…” Tanyanya
“kami semua sudah menyelidiki kenapa kamu murung dan tak punya semangat dalam waktu beberapa hari ini, ternyata kamu cemburu dan sedang jatuh cinta sama sahabat kita sendiri, arif enggar syah” sahut kholis rahman hakim.
“ iya, win…kamu yang sabar ya, kalau seandainya rahma rasmitah tahu semua ini,pasti semua ga akan terjadi  tapi mereka semua ga masuk hari ini” lanjut dian fajriah.
“ inilah namanya sahabat jadi cinta, kayak lagunya zigas, tapi yo’ opo rek, tanteku sekarang lagi ada acara sunatan win…daripada sedih kamu ikut ajah nanti, jdi penyuguh makanan…mau to? “ pinta faricha kusnian
“ tapi aku gak rela semua ini, demi arif enggar syah.aku rela putuskan pacar-pacarku yang ada di mangelang dan purwokerto, aku selama satu bulan telah digantung olehnya, eh…dia malah jadian sama sahabatku dan juga sahabatnya sendiri, aku yang mengatakan cinta kenapa orang lain yang mendapatkanya, ini tidak adil” keluh winda gautami sambil nangis tersedu-sedu dan diantara obrolan itu marina kapoor juga ikut nimbrung sambil memberikan tissue ke winda gautami.
“uwes to, ga usah nesu-nesu…lah wong sampean ae cuantek, pasti iyo iso golek sing liayane…percoyo yo,..” sahut fatma Karoline
Beberapa jam kemudian rahma rasmitah setelah mendengar berita itu ia mendatangi winda di kelas perkuliahan yang sedang berlangsung.” Win….” Panggil rahma rasmitah dari kejauhan.dengan refleksnya winda gautami langsung berdiri dan menampar rahma rasmitah.
” Kamu tega ya, menkhianati sahabat sendiri….tega kamu, tega kamu. “ tanpa disadari air matanya winda gautami  pun menetes lagi.
“tapiiiiii……..aku….” rahma rasmitah  berusaha menjawab tapi suaranya  tersendat-sendat dan sebelum rahma rasmitah menjelaskannya ke winda gautami, winda gautami keburu pergi dan berlari dari hadapan rahma rasmitah dan setelah momen itu arif enggar syah pun datang dengan wajahnya yang kusut.
“ semuanya sudah terlambat…” kata rahma rasmitah dihadapan mukanya arif enggar syah sambil meluncur pergi dari hadapan arif dengan meneteskan air mata. Semua yang ada didalam kelas hanya tercengang melihat kisah percintaan itu dan rahma group hanya bisa saling menasehati satu sama lain.
***
Masih terfikir dibenaknya winda gautami  tentang berita itu dan ia berharap semua ini hanya mimpi saja, tapi semua ini adalah kenyataan pahit yang harus dihadapinya dan tentu saja Hubungan cinta yang ia pendam untuk arif enggar syah  berakhir begitu saja hari ini, perasaan  singkat itu menjadi menyakitkan. Sahabat pun menjadi pelarian sedih dan kecewa, tapi sahabatnya  tega mengkhianatinya. Dia yang ternyata merebut orang yag disukai darinya ,dia merenggut semua bahagiaannya.   
Persahabatan yang telah bertahun-tahun dibina bersamanya pun menjadi tak berarti. Winda gautami lelah dengan semua ini hingga dia sempat memutuskan tali persahabatan itu dengan rahma rasmitah dan arif enggar syah, mengingat semua itu memang sakiit sampai ke tulang hati, dalam kesendiriannya ia membuka album-album lama bersama sahabatnya dan sambil bernostalgia dengan buku diarinya di dalam kamar rumahnya di semarang.
“egokah aku dalam hal ini? “” Aku terlalu bodoh dan tolol karena terlalu jatuh hati pada orang yang salah, jatuh cinta pada orang yang tak pernah menyimpan cinta padaku. Aku tak begitu saja menyalahkan dia ! Dia tak patut untuk disalahkan, dia hanya korban dari cintaku dan dia terlalu baik mau mengerti akan cintaku padanya.tapi bukan begini caranya, aku yang mengatakan cinta tapi mengapa yang jadian kok malah sahabatku sendiri, ini tidak adil, dan terlalu naif bila kini aku harus menyesal karena mengenalnya. Karena dia, aku dapat merasakan hal terindah  walaupun hanya sekejap. Aku terlalu naif hingga aku pun tidak menyadari rahma rasmitah  merasakan juga perih yang kurasa. Rahma rasmitah  sahabatku orang yang kupercaya seutuhnya, orang yang selalu berusaha ada untukku. Kini, telah terluka karena keegoisanku.Seharusnya aku tak pernah hadir di antara Arif enggar syah dan rahma rasmitah. Bila akhirnya luka ini yang kurasa.Andai saja kusadari dari awal, andai saja ku lebih mengerti mereka, andai saja aku tidak jatuh hati pada Arif enggar syah, arif enggar syah dan Arif enggar syah.
 Orang yang kucintai dan selalu ada dalam hatiku walau hati ini terasa perih, kudapat mengerti tak ada gunanya kubertahan di sisimu, karena ternyata kau lebih menginginkan Rahma rasmitah mengisi hari-harimu. Aku di sini yang begitu tulus mencintaimu dan aku yang selalu berusaha ntuk mengerti dirimu kan selalu menanti dan menata hati lagi hingga bayanganmu pergi hingga tak ada lagi luka kurasa, hingga tak ada lagi kecewa yang terasa.Aku di sini kan selalu berusaha tegar menjalani hari-hariku, aku kan selalu berusaha tersenyum agar kau bisa bahagia bersama Rahma rasmitah sahabatku.
 Walaupun dia telah merebutmu dariku, kisahku dan dia dulu takkan pernah kulupa, dia tetap sahabatku, percayalah dengan sisa kesedihanku ini.Kumasih dapat bertahan hingga kelak kau mengerti bahwa aku memang mencintaimu. Aku memang menyayangi, tapi aku tak rela tersakiti olehmu saat ini, esok dan sampai kapanpun.Bukan kah kau yang member harapan padaku tapi kau juga yang menyakitiku dan  kau selalu  bersilat lidah didepan ku dan biar terlihat sempurna didepan semua orang dan aku yang selalu kau salahkan ketika aku masih bersamamu, kau begitu tega….
Aku hanya belum bisa berpikir jernih saat itu, aku merasa semakin tolol, seharusnya kubisa merelakan Arif enggar syah  dan Rahma rasmitah untuk bersama. Karena mungkin kebahagiaan Arif enggar syah hanya ada pada rahma rasmitah! Aku belum siap kehilangan kebahagiaan itu, aku masih ingin disayangi walau semua itu hanya kebohongan. Aku tak mau merasakan sakit hati ini lagi. Akankah sakit ini akan terganti saat ku melihat kebahagiaan orang yang kucintai dan rahma rasmitah  sahabatku.
Kini dalam setiap hari-hari sepiku, dalam kesendirianku, aku hanya bisa berharap aku kan memiliki kekasihku lagi, memiliki dia yang telah pergi, karena aku kan selalu mencintainya. Aku kan selalu mengenangnya di dalam hatiku,karena dia telah datang dan pergi dengan menghiasi setiap sudut didalam hatiku dengan cintanya yang sesaat, dan rahma rasmitah  sahabatku buatlah cintaku bahagia karena kalian begitu berarti untukku...
***
            Sekian
                                                                Karya  :  Imam Aris Sugianto


No comments:

Puisi Corona Virus

JENGGALA BAGI CORONA VIRUS Dunia menjadi jenggala bagi virus corona yang merajalela Sedetikpun, ia tak akan berhenti bergerilya meracun...