CINTAKU TUMBUH DISTASIUN KERETA API



Aku masih menunggu seseorang disebuah kursi distasiun kereta api. Seseorang telah membuat janji denganku hari ini. Tepatnya seseorang itu adalah kekasihku. Kita jadian didunia maya lewat chatting beberapa bulan yang lalu. Hari ini adalah pertama kalinya aku bertemu dengannya. Jantungku berdebar kecang. Seluruh tulang-tulangku bergetar saat melihat sosok rupawan., tinggi dan tegap dihadapanku.Aku menatapnya tajam. Mata elangnya memadangku dengan penuh perasaan. Senyumannya mengembang dengan manis. Aku membalas senyuman itu dengan sumringah.
“Apakah itu kamu…? “ tanyaku pelan
Dia hanya menganggukan kepalanya sambil terus tersenyum.Selang sesaat kemudian, suaranya terdengar bersamaan hembusan angin yang menerpa,namun suara itu tak jelas dia berkata apa. Aku memintanya untuk mengulangi kata-katanya tadi. Seketika itu pula dia mengulanginya dan dia berkata
“Aku mencintaimu….”
Pada saat mendengar kata-kata sakral itu, hatiku langsung meleleh dan kita saling mengucap janji di stasiun kereta api ini.

Karya                          : Imam Aris Sugianto

No comments:

Puisi Corona Virus

JENGGALA BAGI CORONA VIRUS Dunia menjadi jenggala bagi virus corona yang merajalela Sedetikpun, ia tak akan berhenti bergerilya meracun...