Suasana
pagi sebelum bel masuk kelas sangat riuh disekolah menengah atas terfavorit ini.Kehebohan
itu terjadi karena seorang cewek bernama adinda membuat suasana sekolah menjadi
gempar dengan dandanan barunya yang membuat cowok-cowok disekolah tersebut
terkesima dengan kharisma dan kecantikannya. Adinda berjalan menuju kelas dengan bergaya
seperti supermodel dan semua cowok yang ada di sekitarnya mata mereka tertuju
ke Adinda.Tidak heran jika Adinda menjadi cewek idaman bagi semua cowok yang ada
diseluruh sekolah alias CIP [Cewek Idaman Pria] dan menjadi primadona
sekolah tersebut.
Adinda
sering dipanggil miss cantik titisan ratu panjajaran oleh teman-temannya ,
karena dia selalu menjaga kecantikannya dan selalu berdandan ala ratu-ratu gitu deh setiap harinya dimana pun ia
berada, tak kecuali disekolah.Walaupun guru-guru sudah sering menegurya untuk
tidak berdandan terlalu menor disekolah atau memakai make up sewaktu ke sekolah, tapi memang saja dasar adinda tetap saja adinda.Cewek fashion dan suka bersolek ini tetap
saja tidak menghiraukannya dengan teguran maupun peraturan tersebut.Didepan
semua orang atau teman-temannya dia harus selalu tampak cantik dan sempurna
padahal sebenarnya ia cewek rapuh ketika menghadapi masalah dan dia juga seorang
cewek yang ceroboh dan pelupa.
“
Hidup ini penuh dengan realita jadi aku harus sebisa mungkin menjadiorang
pertama yang bisa dilihhat orang lain! sehingga orang-orang tahu jika aku ada
didunia ini.bukan begitu kawan-kawanku” Kata
Adinda sambil duduk di kursi yang ada dikelas.
“iya sih .tapi… ,tapi sungguh keterlaluan tau
nggak din” sahut Dea
“maksudnya”
lanjut adinda dengan bingung dan mata menerka-nerka.
“
Masa sih kamu tolak mentah-mentah cinta nya Arya!Dia sangat amat mencintaimu,
din.kamu boleh jadi primadona atau pemain sinetron sekalipun tapi soal cinta jangan di gituin dong, ini
kesempatan buat cewek secantik kamu untuk mendapatkan pangeran ganteng seperti
arya “ kata Dea, teman sebangku Adinda yang juga teman sepermainannya.
“nggak banget deh aku akan terima si Arya itu!
Sampaiseribu kali ia ngomong cinta ke
aku atau pun sujud ke aku nggak bakalan aku terima” tukas adinda dengan geram.
“kenapa……?”
Tanya dea lagi.
“Sahabatku
yang manis! sepertinya nggak perlu aku jawab, bye “ jawab Adinda dan
kemudian sambil lalu dari hadapan temannya tersebut, tepatnya ia keluar dari
kelasnya.
“Dasar aneh………”kata Dea dengan
menggeleng-gelengkan kepalanya sambil
menulis catatan.
***
Adinda
mungkin tidak akan pernah menerima cinta nya Arya karena selama ini Adinda
sudah mempunyai pacar yang di sembunyikan dari teman-temannya ia bernama Neno
,seorang mahasiswa disebuah universitas terkemuka di negeri ini dan Neno
mengambil jurusan kedokteran. Neno amat sangat cinta dengan Adinda. Sewaktu
mereka candle lite dinner berdua saja
terlihat sangat mesra dan semua itu membuat Adinda sangat berkesan dalam
hatinya maupun hidupnya.
“Adinda I LOVE YOU ……’kata itulah terucap di
mulut Neno.Sedangkan dia hanya menanggapi dengan tersenyum saja.
Neno
,aku nggak akan pernah mengkhianatimu! kalau pun aku bisa mungkin aku nggak
akan melakukannya ,karena kamu terlalu cinta sama aku. Gumam hati seorang cewek
bernama adinda ini.
tanpa
disadari Adinda kemudian mengeluarkan air matanya karena rasa haru yang dirasa.
“kenapa
sayang ..” Tanya Neno cemas.
“
Nggak! Aku hanya bahagia saja hari ini ,karena kamu . aku bersyukur pada Tuhan.Karena
Dia mempertemukan kita sebagai pasangan yang sejati.” Jawab adinda pasti dan
tenang.
Kemudian
Neno mengusap air mata Adinda dengan penuh kasih sayang,
Terkadang
peristiwa teristimewa dan terindah dalam hidupnya adinda ini terkadang juga
terlupakan olehnya karena penyakit pelupanya yang sering kambuh.Dinner kedua
saja ia lupa dan nama neno seakan-akan terlupakan sejenak dalam hidupnya ketika
sifat pelupanya kambuh.Kata dokter khayalannya sih penyakit pelupa adinda sudah sangat kronis, mungkin ibarat
peyakit beneran ini seperti kanker.
***
Tetapi
dibalik hubungan dan kebahagian mereka berdua masih ada suatu masalah yang
terjadi.Orang tua Neno tidak setuju dengan hubungan mereka berdua .Mereka pacaran
saja secara sembunyi-sembunyi atau istilah kerennya backstreet .Orang tua Neno menyuruh Neno untuk bertunangan dengan
Avila.Gadis anak pengusaha sukses dipenjuru kota ini.Neno sudah dianggapAdinda
sebagai kekasih yang sempurna tapi orang tua Neno lah yang memisahkan mereka
berdua.
“
Din! Aku hanya ingin kamu bahagia walaupun kamu sudah putus denganku! andaikan
orang tuaku menyetujui hubungan kita aku akan lebih bahagia tapi kenyataanya
justru sebaliknya mereka menyuruh kita pisah.” Kata neno tegas dan lirih
“Aku
tau semua itu No ,walaupun kamu pisah denganku, aku akan selalu mengingat mu di
hatiku karena namamu sudah terukir dalam hatiku No .” kata Adinda dengan sedih
sekali. mengatakan itu
“Terima
kasih, kalau kamu mau bicara sama aku atau kangen sama aku! kamu tinggal bicara
pada bintang dilangit! Pasti aku
merasakannya .” Kemudian Adinda memeluk Neno dan airmatanya mengalir deras
dipipinya.
“oh
iya aku punya sesuatu buat kamu.” Seloroh Neno tenang.
“Apaan
No…” Tanya Adinda dengan penuh penasaran.
Neno
pun menunjukan hadiah yang akan diberikan ke Adinda Sebuah merpati yang cantik
dalam sangkar
“
Merpati…..” Seloroh Adinda.
“
iya…,ini buat kamu untuk cinta kita!” Kemudian Neno memberikan merpati dalam
sangkar tersebut ke Adinda .
Adinda
mengeluarkan merpati tersebut dari dalam sangkarnya dan kemudian ia
membelai-belainya dan Neno hanya diam seribu bahasa serta tatapannya tetap
terjaga memandangi Adinda.
“
kenapa harus merpati, No.” lanjut Adinda.
“
Karena Merpati tidak akan pernah ingkar janji….Merpati itu suci dan lambang
cinta buat kita berdua.Tau kah kamu, merpati adalah hewan yang setia terhadap
pasangannya.Dia tidak pernah selikuh.Begitu pula, Keromantisan merpati ketika
mereka berduaan dengan merpati lain, semua melambangkan sebuah cinta yang
abadi…! Centus Neno jelas.
Kemudian
suasana menjadi hening dan kali ini Adinda meneteskan airmatanya lagi sembari
menata rambutnya yang ia sering bilang rambut titisan kerajaan pandjajaran itu.
“
Aku harus pergi….” Kata Neno dengan perasaan tidak tega.
Selang
beberapa detik kemudian Neno memeluk Adinda dan mencium keningnya dengan
perasaan yang bercampur aduk.Dan ini adalah pertemuan terakhirnya dengan
Adinda.Mata Neno nanar dan berkaca-kaca, sepertinya ia ingin nangis tapi ia
menahannya.Sedangkan Adinda menumpahkan airmatanya seketika itu.Dan tak lama
kemudian Neno meninggalkan Adinda sendirian.Tubuh Neno semakin lama semakin
lenyap dari hadapan Adinda.
“Nenoooo
..’ sambil teriak
Kini
semua akan menjadi kenangan bagi Adinda.Cinta yang menjadi harapannya harus
pupus karena tidak direstui.Dia menyadari bahwa dia masih anak bau kencur dan
masih duduk dibangku SMA.Dan belum tau apa arti cinta yang sebenarnya.Sedangkan
Neno adalah seorang yang dewasa dan sudah bisa mencari uang sembari
kuliah.Wajarlah jikalau orangtua Neno tak merestuinya.
***
Tiga
hari yang lalu kau masih bersamaku tapi
kini kau sudah tak ada lagi disampingku No…! ya Tuhan kembalikan kisah ku bersamanya seperti dulu kala.Aku ingin dia ada
di sini bersamaku dan aku tidak akan rela apabila dia bersama wanita lain, Bintang
dilangit sampaikan padanya bahwa aku
rindu padanya.seloroh Adinda dalam hati.
Hanya air mata yang bisa dikeluarkan Adinda
sekarang untuk mengobati rasa rindu itu dan kini Adinda hanya bisa melihat
gambar-gambar Neno di dinding kamar nya .Begitu tragis memang kisah percintaannya
.
Arya
yang begitu mencitai Adinda tak pernah ditanggapinya karena keangkuhan hati
yang membuat Adinda trauma dengan percintaan .
“
Adinda ,kenapa sih tidak mencitaiku.” Tanya Arya
“
kamu mau jawabanya Ar…” ujar Adinda.
“iya
,sekarang “ kata Arya.
kemudian
Adinda meneteskan air mata
“karena
aku pernah jatuh cinta! Dan sehingga
membuat aku trauma denga percintaan, kalau kamu ingin lebih tau lagi Tanya saja
pada bintang-bintang dilangit, puas” Lalu Adinda lari sambil nangis.
Sedangkan Arya hanya diam ditempat setelah
mendengar semua kata dari Adinda .
Setiap
kali mau tidur Adinda memandangi foto Neno dengan perasaan sedih .”Sesungguhnya
aku masih cinta kamu Nen dan sayang kamu . I LOVE YOU”. kemudian Adinda mencium
foto Neno lalu memeluknya sambil mengenang kenangan bersama Neno yang
terdahulu.
Arya
terus mengejar cintanya dinda sampai ia mendapatkanya.Setiap kali ia ketemu Adinda
Arya mengatakan I LOVE YOU ke Adinda.Semua itu dilakukan berulang-ulang
akhirnya Adinda menerima cinta Arya dengan hati yang masih mencitai Neno.
Aku
tahu ,mungkin Tuhan memberi pengganti untuku yang lebih baik dari Neno tapi
hati ini tetap mencintai Neno ,apakah aku mencintai Arya , oh Tuhan bimbinglah
aku dalam percintaan ini. Kata hati kecil Adinda yang sulit percaya akan
cintanya ke arya.
Mungkin
bunga cinta belum layu ,Dulu Adinda tidak mencintai Arya kini dia bisa jadian
sama Arya .
“MISS
Catik titisan Ratu kerajaan Pandjajaran! katanya kamu nggak akan jatuh hati ke
Arya! kenapa kamu sekarang jadian sama dia “ kata Dea .
“Aku
hanya ingin memberi kesempatan pada Arya untuk mengisi ruang di hatiku.” Jawab
Adinda pasti
“o………,tapi
bukan karena seseorangkan atau pelarian saja.” Tukas dea balik.
Adinda
hanya diam membisu seribu bahasa dan kemudian ia teringat kenangan bersama Neno
dengan seribu kisah bersamanya .Memang cinta terkadang bisa membuat orang gila
dan bingung.Aku ingin mengakhiri semua ini dengan bahagia sebetulnya aku ingin
bersama Neno , cintaku dengan Arya tak seindah cintaku dengan Neno dan sampaikan
kasih rinduku kepada Neno Tuhan.!
Saatnya
tiba Adinda dikenalkan keluarganya Arya dan ternyata Neno adalah kakaknya Arya
yang sudah bertunangan dengan Avila.Kejadian yang sama juga terjadi
denganAdinda.Ia diusir mentah-mentah oleh orang tua Arya dengan begitu tragis
tapi Arya menghalanginya tetap juga Adinda diusir dari keluarga Arya.Neno yang
ada di tempat kejadian hanya bisa diam membisu dan niat hati ingin menolong
Adinda harus tertahan karena kebengisan Avila, calon istrinya itu.Semua
peristiwa yang dialami Adinda dalam cintanya begitru pedih dan perih memang.
Hidup Adinda berakhir dengan tragis. Ia bunuh
diri dengan memotong pergelanan tanganya dan merpati cantik pemberian Neno pun terbang
jauh tinggi ke angkasa.Semua peristiwa yang ia alami memang terasa memilukan
ketika ia hidup, dan sekarang hanya batu nisan yang tertulis nama Adinda di
sebuah pemakaman yang akan menjadi renungan bagi neno dan AryaTamat
Karya : Imam Aris Sugianto
No comments:
Post a Comment