TUHAN, Kapan Aku Bahagia?


             

                                                TUHAN, KAPAN AKU BAHAGIA?

Aku ingin seperti mereka yang bisa menatap dunia ini sebagai kebahagiaan yang nyata dengan kesempurnaan yang Tuhan kasih, tapi kini aku hanya bisa  menatap dan melihat teman-temanku dari jauh ketika mereka bermain dan bercanda ria,seandainya aku bisa kembali di masa kecilku.Aku ingin bermain sama mereka Tuhan, apakah aku tidak pantas menjadi teman mereka karena  sikapku seperti wanita.Apakah    aku menjijikan dan harus dibuang.

Saat terindah itu hilang dari hidupku ketika aku beranjak remaja, bila teman-temanku terlihat sempurna dimata yang lain, tidak begitu denganku.Semua bagiku terasa semu dan teman-temanku serta orang lain maupun tetanggaku sendiri malah mengejekku dan mencaciku serta menjauhiku dan semua ini berawal ketika aku masih duduk di bangku SD kelas dua.Diri ini merasa ada yang berbeda dengan teman-temanku yang lain, mereka selalu memanggilku " BANCI atau BENCONG."

                    Awalnya aku tidak peduli karena aku tidak pernah tau apa yang mereka maksud.Setalah aku menjadi remaja, aku baru merasakan kesedihan yang amat dalam ketika celotehan kalimat itu dilontarkan padaku.Ternyata aku tidak sempurna yang aku kira, lebih parahnya lagi mereka selain menghinaku, juga menguncilkanku dan kritisnya mereka bukan saja menghina atau mengucilkan tapi terkadang mereka suka melempari aku dengan batu kerikil supaya aku menjauh dari mereka tapi aku selalu berusaha memaafkan mereka. Dunia ini memang kejam bagi orang seperti aku ini     

 Sepulang dari masa bermainku,aku langsung bersih diri dan  ambil air wudlu kemudian sholat fardhu setelah itu aku mengadu pada Tuhan apa yang terjadi pada hidupku.Setetes air mataku ini sudah jatuh karena kisahku dalam hidupku kini, tapi ibu tiba –tiba datang menghampiriku dan melihat aku menangis dan ia memanggilku.
" Dino,anakku...kenapa kamu" tanya ibu sambil memelukku.
"Ibu, boleh kah aku tanya sesuatu " tanyaku
" Apa nak..."
"Ibu kenapa aku tercipta dengan jiwa perempuan bu, padahal  jasadku ini laki-laki bu,"
"Kamu sedih nak, "
"Iya bu, aku sedih gara-gara aku bersikap seperti wanita, teman-temanku dan tetangga suka menghinaku dan mejauhiku bu, kata mereka aku ini manusia hina dan ada juga yang bilang aku disuruh mati saja daripada aku mengotori dunia ini bu."
"Anakku..dengarkan ibu, ibu bangga punya anak seperti kamu, bagaimana pun kamu, kamu adalah anak ibu yang aku sayang, hidup ini adalah cobaan, masih ada ibu yang akan menjadi teman terbaikmu."
"Ibu, bolehkah aku tanya satu hal lagi,.."
" Apa itu nak.."
"Apkah Tuhan sayang sama aku..."
"Tuhan sayang sama kamu dan DIA lebih sayang sama kamu daripada teman-temanmu.."
“Tapi kenapa bu, kalau Tuhan sayang sama aku, aku tidak dikasih teman, malah teman-teman menjauhiku dan mengejekku dan mereka juga suka melempari aku dengan batu kerikil bu, apakah aku tidak pantas hidup di dunia ini,"
" kamu marah sama Tuhan?" Tanya ibu lagi.
 Aku terdiam seribu bahasa dan ibu terus memelukku tapi airmataku ini terus mengalir semakin deras.Aku sedih dan aku sempat berfikir bunuh diri tapi aku takut kalau ibu tidak ada yang menemani nanti sedangkan ayahku sangat membenciku dengan sikapku yang seperti perempuan ini sehingga pernah ayah melontarkan kata-kata kalau dia malu dan menyesal mempunyai anak seperti diriku ini serta dia juga ingin sekali membunuhku.Aku memang manusia tidak sempurna sobat, tapi aku juga tidak mau diciptakan dan ditakdirkan sebagai banci.Apakah ini sebuah pilihan,menurutku tidak, karena ini semua adalah takdir Tuhan ketika aku lahir ke dunia ini.
Hari berganti pagi.Terusik sudah aku pagi ini dengan celotehan teman-teman sekelasku.Aku masih duduk dilantai kelas dan semua teman-temanku tampaknya sinis padaku dan sedikit risih terutama teman-temanku anak laki-laki.Tetapi tiba-tiba bagas teman sekelasku yang sangat usil datang tanpa diundang didepanku dan tiba-tiba ia meludahiku dan menertawakanku.
"Eh..Dino alias bencong,kenapa sih kamu harus hidup di dunia ini, pergi saja sana ke neraka, mati saja kau, kamu itu bisa-bisanya mengotori dunia ini saja," ejek bagas sambil menendangku saat aku duduk di lantai kelas itu.
Aku terdiam dan menagis dalam hati sambil membersihkan air liyur yang membasahi rambutku.Satu hal sobat, aku memang tercipta tidak sempurna tapi Tuhan juga memberikanku kepintaran sehingga aku bisa juara kelas tiap semesternya, tapi walau begitu tidak bisa membuat aku bahagia karena tetap saja teman-temanku jahat padaku.Tak ada teman selama aku hidup beberapa tahun ini tapi ketika aku duduk dibangku SMA aku mempunyai dua teman yang sangat amat baik padaku.Mereka aditya dan laras.Mereka adalah teman yang mengerti aku dan memahami keadaanku tapi bagas dan kawan-kawan masih saja usil dan selalu mempropokotori anak-anak lain untuk membenciku sedangkan tetanggaku sudah mulai diam membisu seperti patung pancuran ketika aku mengisolasikan diri dari masyarakat sekitar selama beberapa tahun ini saat tidak ada seorang teman pun dalam hidupku.Aku hanya keluar rumah untuk keperluan penting saja dan untuk sekolah.Aku malu dengan keadaanku semakin besar malah semakin alay, aku takut dunia akan mengusirku, sobat.
Ketika pelajaraan sekolah telah dimulai.Aku begitu tenang mendengar ceramah ibu guru tetapi saat kelas membicarakan tentang cita-cita aku merasa malu ketika ibu guru Tanya kepadaku.
“ dino, kira-kira cita-citamu nanti apa ya..” Tanya bu guru.
“ jadi WARIA bu…ha ha ha ha ha ha..” sahut bagas dan semua teman-teman tertawa mengejek.
Seketika jawaban bagas yang mengejek langsung membuat aku sakit hati.Rasanya sakit itu sampai menusuk tulangku dan belum aku sempat menjawab pertanyaan bu guru, bagas sudah mendahuluinya dengan asal bicara seperti itu tanpa piker panjang aku pun berdiri dengan sedikit rasa emosi dihatiku.
“ Aku memang tak sempurna,apapun cita-citaku bukanlah jadi WARIA, dan perlu kalian ingat bahwa WARIA pun adalah manusia yang patut kita hargai dan hormati serta jikalau kita mengaku sebagai umat beragama dan mempunyai agama, tidak seharusnya kita merendahkan mereka ataupun menghina mereka.WARIA pun patut dlindungi seperti perempuan layaknya.Kalian tidak berhak menghakiminya.Tuhan saja tidak sampai seperti itu terhadap WARIA, apalagi kalian sebagai manusia,  seharusnya kalian malu.memangnya kalian sudah pantas masuk surganya Tuhan apa, bisa bilang seperti itu, teman-teman please don’t judge by its cover.Aku memang banci tapi aku yakin semua adalah kehendak Tuhan.Tolong hargai aku sebagai manusia seperti kalian menghargai diri kalian sendiri.” Ujarku sambil meneteskan airmataku yang sudah lama aku tahan sedari tadi.
Tetapi anak-anak sekelas setelah mendengar perkataanku tadi malah menyorakiku dan menertawakanku sekaligus melempari aku dengan sobekan kertas.Memang begitu pedih rasanya.seakan-akan dunia ini penuh dengan api yang telah membakar hatiku hari ini.Sedikit demi sedikit aku mempunyai niat-niat untuk merubah sikapku ini menjadi sikap selayaknya laki-laki dan aku ungkapan niatku ini ke aditya dan laras.Mereka pun antusias untuk membantuku.
“ baiklah, dino.kamu harus mulai dengan jalanmu yang seperti perempuan menjadi seperti laki-laki.” Kata aditya.
“ iya, kamu pasti bisa..” dukung laras dengan menebarkan senyumnya.
“ lalu..apa yang harus aku lakukan sekarang” tanyaku.
Kemudian Aditya memberikan contoh bagaimana cara berjalan laki-laki itu dengan baik dan gagah.Aku pun menirukannya sampai berulang-ulang.Semua terasa begitu sulit sobat, aku sampai patah arang tapi mereka terus menyemangatiku.Aku terus mencoba, sedikit-sedikit bisa sedikit tidak bisa.Selain itu aku pun mengikuti pencak silat,aku berharap dengan pencak silat aku bisa merubah segalanya tapi terlalu keras sehingga aku pun keluar dari organisasi ini selain keras juga penuh dengan masalah.Aku masih tersungkur dalam penderitaanku ini.Aku sudah mencoba semua segala cara untuk berubah tapi semua hasilnya nihil.Segala sesuatunya membuat aku selalu bersedih dan sedikit-sedikit rasa takut menyelimutiku hingga rasa bunuh diri itu ada dibenakku lagi tapi karena Tuhan dan ibu aku selalu takut melakukannya hingga aku memilih bersabar dalam hidup ini dan melupakan perbuatan yang dilarang agama itu,memang tak mudah hidup di dunia ini bagi orang seperti aku ini.
***
Perjalanan hidupku masih begitu panjang untuk mengarungi hidup ini.Aku masih tersungkur dalam dilema cobaan Tuhan.Pagi ini aku merasa malas untuk bangun dari ranjangku dikamar tidur.Aku ingin rasanya bisa tidur untuk selamanya agar celotehan-celotehan orang-orang tak pernah aku dengar lagi.Tapi mau apa dikata, semua ini adalah sebuah takdir  Tuhan yang harus aku jalani walau semua begitu sulit dan pedih.Tanpa aku sadari sedikit demi sedikit hidungku mengalami pendaharan (mimisan) yang sangat hebat.Darah itu terus mengalir dan membuat aku harus memanggil ibuku untuk membantuku.sobat, mimisan ini sudah aku alami berulang kali sejak kecil tapi ibu menganggapnya mimisan biasa saja tapi kali ini pendaharan itu membuat aku pingsan dan ibu bersama ayah membawa aku ke puskemas terdekat.Ayah memang membenciku tapi dia hanyalah seorang ayah kalau anaknya sakit pasti dia juga ikut cemas,dia Cuma tidak suka dengan sikap saja yang kewanitaan.Sesampainya di puskemas dokter memeriksa aku dan ia memanggil ayah dan ibu untuk berbicara sebentar diruangan dokter itu,
“bagaimana dengan anak kami dok.” Tanya ibu.
“ maaf ibu dan bapak  sebelumnya, anak saudara jika saya mendiagnosa dia terkena kanker darah bu, atau sering disebut leukemia. Dan  kanker itu sudah mejadi kanker darah stadium empat.” Ucap dokter sambil menunjukan hasil scannen penyakit itu yang ada ditubuhku.
“apa dok, bagaimana mungkin. Dokter salah mungkin.” Ibu mengelak.
“tidak bu, ini bukti klise dan scannennya.” Tunjuk dokter.
Ibu pun menangis dipelukan ayah tapi ayah malah melontar kan kata-kata yang tidak mengenakan hati.
“ biar saja anak itu cepat mati.” Kata ayah.
“ ayah..” kata ibu sambil berdiri dan menatap wajah ayah dan setelah itu ia meninggalkan tempat itu sambil berlari.
Sebenarnya ibu tidak percaya dengan diagnosa dokter itu kemudian ibu mengajak aku ke dokter lainnya.Ternyata sobat, hasilnya sama, bahwa penyakit kanker darah itu benar adanya.Aku pun lemah tak berdaya setelah aku tau kalau dokter itu memVonis aku dengan penyakit leukemia apalagi kali ini umurku kata dokter itu diperkirakan tinggal enam bulan lagi.Sungguh miris dan sangat menyedihkan cobaanku datang lagi kali ini, apa karena Tuhan sayang sama aku atau justru Tuhan benci aku karena sikapku seperti wanita.Tidak! ini adalah cobaan karena Tuhan sayang sama aku.Hampir tiap saat aku menangis dengan segala penderitaanku ini dan lagi-lagi airmata suci ini jatuh tak terkira dan aku menyembunyikan dari ibu tapi tiba-tiba ayah menyeret aku ke kamar mandi dan mengunciku disana.Aku pun menangis dengan keras dan ibu marah pada ayah.Mereka bertengkar hebat Cuma gara-gara aku.Mereka saling bantah-bantahan sedangkan aku hanya menangis dengan keras didalam kamar mandi dan semua itu tidak membuat ibu dan ayah berhenti dalam bertengkar.
“ sama anak sediri, kok ya dibenci.ayah macam apa kamu.” Ujar ibu.
“ dia bukan anakku, jangan menyebutkan aku ayah untuknya.dia bukan anakku.”
“karena dia banci  begitu, dasar kamu.tidak pernah bersyukur dalam hidup.”
“ aku ingin dia mati.” Centus ayah dengan penuh emosi.
Ayah langsung menampar ibu dan ibu tampaknya menangis setelah itu ayah pergi dari rumah.Aku hanya pasrah kali ini semuanya terlalu sulit.Seandainya aku tercipta sempurna layaknya laki-laki mungkin semua ini tidak akan terjadi.Tuhan kapan aku bahagia.tanyaku dalam hati yang masih bergelimang dalam air bak di kamar mandi.
***
Leukimia itu akhirnya kambuh lagi setelah beberapa minggu.Aku pun di opname di rumah sakit dan aku sudah tak berdaya kali ini.Aku merasa sudah terlalu sedih hidupku dengan berbagai duri-duri tajam yang tersebar dalam kehidupanku.Aku rasanya tak sanggup lagi Tuhan, jika memang ini sudah waktunya aku harus kembali padaMU aku siap kali ini.Tapi sebelumnya aku mohon izinkan aku memeluk kebahagiaan dalam hidupku untuk yang pertama dan terakhir.Aku ingin melihat ibu tidak menagis lagi dan ayah tidak membenciku lagi.Aku ingin mereka berdua menyanyangiku seutuhnya.Detik demi detik, hari demi hari aku lalui di rumah sakit ini.Aku semakin hari semaki lemah tak berdaya tapi aku masih bisa sedikit bicara sama ibu walau terbata-bata.Lidahku yang kaku dan tubuhku yang semakin kurus membuat ibu harus meneteskan airmtanya lagi.
“ iiii..buuu.akkuu minta ibu tulis sesuatu di kertas itu.” Pintaku dengan terbata-bata dan skuat tenaga.
“ apa sayang..” ibu mengambil kertas itu dan siap untuk menulis.
“ tulis ibu, Tuhan, kapan aku bahagia…..??”
Ibu pun menulisnya dan aku menyuruhnya untuk memasukaknnya dalam balon dan aku minta ibu untuk menerbangkannya melalui jendela kamar rumah sakit dan aku pun melihat balon itu terbang dengan tersenyum.Beberapa hari kemudian, ayah datang ke rumah sakit dan meminta maaf padaku tapi keadaanku sudah dalam keadaan koma sobat, sebuah penyesalan dari ayah sudah terjadi.Dia sudah menyia-nyiakan aku selama tujuh belas tahun lamanya.Aku koma selama dua bulan tapi akhirnya Tuhan mengambilku juga dengan tangannnya.Ibu dan ayah pun menangis histeris didepan jasadku,
“ apakah ibu mau memotong dan menyimpan rambut anak  ibu untuk disimpan sebelum dimakamkan?” Tanya suster itu.
“ baik sus…silahkan.aku sangat menyanyanginya.” Kata ibu sambil terus menangis.
Akhirnya rambutku dipotong dan disimpan oleh ibu jika sewaktu-waktu dia kangen sama aku.Ibu dan ayah harus kuat dan yakinlah anakmu ini akan melihat kebahagiaan yang nyata dirumah Tuhan walau itu bukan didunia tapi percayalah kalau Tuhan sayang sama dino.Aku sudah bahagia melihat ibu dan ayah baikkan dan akan selalu menyanyangiku lagi walau aku sudah pergi jauh.

                                                                              SEKIAN
  KARYA ; IMAM ARIS SUGIANTO.















Proposal Cinta buat Yasha


Proposal Cinta buat Yasha.
           
            Hari ini suasana kelas ruang 311 masih seperti biasa tapi bedanya kita semua anak Administrasi Negara dan prodi lain sedang ujian tengah semester.Anak-anak mahasiswa maupun mahasiswi masih sibuk buka-buka buku untuk sejenak belajar sebelum ujian dimulai, demikian juga dengan aku yang duduk paling depan deretan nomer empat yang sibuk menghafal materi buat ujian kali ini sedangkan  ditengah-tengah kegiatanku dan teman-temanku ini, ada seorang gadis yang cantik dan rupawan,siapa lagi kalau bukan yasha dinda paramitha,nama yang lengkap yang cukup keren bak nama para artis yang sedang naik daun. gadis nan elok yang berasal dari gresik yang  sering dipanggil yasha  ini telah membuat aku jatuh cinta sampai mati, ternyata paradigma cinta masih mengisi hatiku.Awalnya aku akui aku pura-pura suka atau cinta sama dia dan Cuma pengen suka-suka saja sama gadis yang bernama yasha ini karena temanku curiga kalau aku sakit atau abnormal makanya aku buktikan kalau aku bisa jatuh cinta sama seorang cewe.Aku berani mengatakan kalau aku sebenarnya jatuh cinta sama yasha depan teman-temanku tetapi  sebenarnya hatiku berkata lain bahwa  ini itu Cuma cinta bohongan alias cinta palsu  karena temanku tidak ada yang percaya samasekali  kalau aku ini  normal walau sikapku kebancian tetapi inilah awal dari segalanya, kepura-puraanku menjadi sebuah  kenyataan yang tak pernah aku duga sebelumnya dan ini sangat berarti bagiku bahwa dari kepura-puraan itu aku malah  benar-benar jatuh cinta sama yasha bahkan cintaku sepertinya tak bisa aku bendung dengan apapun.Semua ini terlalu cepat bagiku dan hatiku serasa benar-benar tersangkut dihatinya yasha.Setiap kali aku berpapasan dengannya jantung  ini selalu berdebar kencang dan senyumannya pun membuat hatiku silau akan kharismanya.
Dialah wanita terindah yang bersemayam dalam hidupku kini dan tiap kali aku melihat dia serasa hatiku ingin memilikinya tetapi dibalik rasa cinta ini aku masih ada  penghalang terbesar  dalam hidupku untuk mendapatkan yasha  siapa lagi kalau bukan  cowo yang sok kegantengan yang bernama agik,dia  temanku dan temannya yasha  juga, bukan itu saja, yasha yang  sudah berstatus punya pacar  juga merupakan penghalang terbesar dalam hidupku, misalnya saja siang ini ketika hendak ujian yang kurang lima menit mau dimulai, yasha dan agik sudah mulai becanda-canda ria dibelakangku.Mereka berdua duduk sederet bareng karena NIMnya yang memang urut, canda tawa mereka dan tingkah laku agik yang semakin PDKT dengan yasha benar-benar membuat hatiku goyah tak karuan dan api cemburu sudah mulai mengikis hatiku.Rasanya pengen aku nangis dan teriak sambil melepar kursi ke mukanya agik, kenapa sih harus ada orang yang bernama agik  didunia ini, seorang pengganggu kelas kakap yang tak pernah aku duga ada disekitarku, salah  satu penghalang untuk mendapatkan cintanya yasha  ditambah lagi  pacarnya, sungguh miris, tapi imam tidak boleh goyah kan hidup ini ada yang ngatur kalau yasha memang jodohnya imam pasti tidak akan kemana, iya ga’.kata-kata hatiku ini  sedikit menenangkanku disaat galau melihat kebersamaan yasha dan agik, tapi sesekali aku melirik yasha walau bagaimanapun juga aku tidak mau kehilangan sedikitpun bayangan dirinya dimataku.Akhirnya ujian dimulai kini aku hilangkan sejenak rasa yang menyakitkan itu sampai waktu berganti malam.

                                                                               ****
Keesukaan harinya aku mengulangi peristiwa yang sama, apalagi kalau bukan ujian tengah semester tapi diruang yang berbeda kali ini aku diruang 309 tepatnya masih di fakultas ilmu social dan ilmu politik dan aku masih menduduki kursi paling depan deretan nomer 11 tapi sepertinya hari ini ada yang beda N’tah ada angin  apa yasha tiba-tiba memanggil-manggil namaku sambil seketika melempar senyumnya ke aku yang berada duduk didepan.
“ imaaaaaammmm,,,,,,” panggil yasha  beberapa kalinya.
Akupun menoleh ke belakang dan hanya tersenyum senang dihadapannya,
“ntar aku contekin ya mam ujiannya,,, dan ntar kita belajar bareng ya mam,..” canda yasha ke aku sambil terus tersenyum dan ketawa dengan sopan.
Tapi aku hanya merasa senang dan salah tingkah karena kata-katanya tadi tapi  tanpa disadari dari sudut kiri ada teman kita yang bernama melur yang asyik sedang nonton kita ketika yasha sedang ajak bercanda sama aku tadi, melur pun ikut heboh dan teriak,
 “ yeeeeeeeeeeeee……suit…suit..suit imam….”  Teriak melur sambil ketawa.
Aku bisa dibilang senang hari ini dan jujur hatiku merasa terobati karena peristiwa kemaren yang menyebabkan api cemburu itu muncul tetapi kenyataan memang pahit seketika hatiku gembira dengan celotehannya yasha tadi tiba-tiba parasit itu datang dan duduk disebelahnya yasha, pasti kalian tau siapa yang aku maksud, iya itu agik.Dia datang lagi dan terus berusaha melakukan pendekatan lagi dengan yasha,entahlah mereka ngomong apa dan aku tidak mau tahu tentang itu dan yang pasti hatiku bergejolak  lagi dan kali ini  seperti ditusuk-tusuk jarum, oh ya Tuhan kenapa rasa cemburu itu datang lagi.Pikiranku sudah mulai galau sebelum ujian dimulai dan aku mencoba menahan sekuat tenaga agar aku tidak patah semangat walau hatiku kali ini benar-benar patah dan sakit.
“ yashaaaaaa,…” aku menoleh ke belakang sambil memanggil nama yang indah itu.
“iyaaaa, imam.ada apa????, jangan bilang kamu cemburu lo ya..” ucap yasha sambil senyum senang.
“ aku Cuma mau Tanya, kamu punya nomer pemadam kebakaran ga.” Tanyaku galau.
“ga’ imam, kalau kamu dalam keadaan darurat langsung saja call  tekan 108/ 991, emang ada apa to mam.? Ujar yasha.
“ kalau kamu punya, aku sebenarnya pengen telepon pemadam kebakaran itu untuk memadamkan hatiku yang sedang dilanda  api cemburu  karena ada cowo yang bernama agik yang sedang dekat-dekat dengan kamu.huft sedih.” Jawabku sambil sedikit cemberut.
“ uwh..bisa saja deh mam,….” Kata yasha.
“ imam, bisanya ganggu saja kamu, udah sana-sana.” Sahut agik
“ aku ngomong sama yasha ya bukan sama kamu, eh yasha, kamu tau ga, kenapa aku kali ini cemburu lagi?” Tanyaku balik.
“ ga, emang kenapa?”  jawab yasha
“ karena hatiku sudah tersangkut dihatimu, rasanya tidak bisa dilepas deh…” jawabku
“ imam, aku juga punya kata-kata buat kamu,…mau tau ga..”
“ apa itu yasha,,,,,”
“Dengar ya, Manisnya bumi hanyalah saat ini, manisnya dicintai hanyalah sebuah ilusi, manisnya mimpi kadang tak pasti tapi manisnya imam emang ga bisa dipungkiri.” Tukas yasha dengan tawa dan candanya.
“  ha,,,haa…haa…yashaa, so sweet, aku jadi ga bisa tidur deh sepertinya ntar malam,….” Kataku dengan senang.
“ tunggu dulu masih ada lanjutannya, buah nangka, buah jambu, gak nyangka imam memang lucu,Buah ketimun, buah manggis ya ampyuun imam emang manis, naik becak ketabrak batu, iiihhh imam tuh kan pada ngirii, liat deh anak-anak.” Canda  tawa yasha lagi yang terus berulang.
Teman-teman yang seketika itu berada di tempat kejadian hanya bisa melihat dengan bengong saja dan hanya tersenyum dan ketawa melihat tingkah kita.Aku pun terus mengajak yasha ngobrol kembali tanpa memikirkan teman-temanku itu.
“ yasha, kok kamu pandai sekali ya membuat orang lain senang, hari ini kau benar-benar telah melunakkan hatiku.. eh yasha kalau aku bakso kamu mau ga jadi gerobaknya…..” tanyaku lagi
“ haaaa..apa mam, jadi gerobaknya, ga mau ah…gerobakkan kotor suka ditempatkan dijalanan.”
“ kenapa kok ga mau,,,,aku sedih deh.”
“ bukannya ga mau, tapi aku ingin jadi mangkoknya saja supaya bisa selalu dekat dengan kamu.”
“ ya Allah yasha, kamu memang benar-benar wanita idaman setiap pria. Ha ha ha….”
“ iihhh imam,,,,,tak uuk uukk la yau…”
“yasha,  kamu mau  tahu ga’ tiap waktukku memikirkan siapa?” tanyaku lagi.
“ mau, apa itu mam…”
“emmm…setiap pagiku dipikiranku ada keluargaku, tiap siangku dipikiranku  ada para sahabatku, tiap soreku  dipikiranku ada para dosenku, dan…..”
“ dan tiap malammu dipikiranmu  pasti ada aku…iyaa kan..” potong yasha sembari bercanda,
“ ga,,,,,siapa bilang.”
“lalu….apa dong.”
“ tiap malamku dipikiranku yang terpikir hanya UTS, UTS dan UTS, ya kalau malam harus belajar dong, tapi bagiku kamu untuk selamanya yasha he he he…..” jawabku dengan sedikit gerogi
“ imaaaammmmmmmm…..bisa banget deh.” Teriak yasha.
“ yasha, kamu ada kacamata ga’..”
“ ada mam, buat apa.”
“ aku mau pinjam karena senyumanmu telah menyilaukan hatiku hari ini,,,,aduuhhh aku jadi malu.”
“ imam, udah dong ganggu yasha, kamu mendingan belajar, jangan usil terus,,, aku tidak suka ya kamu terlalu berlebihan.” Ujar agik.
“ EGP, emang gue pikirin.siapa  kamu dan kamu bukan siapa-siapanya yasha jadi ga usah melarang-melarang orang ya, bikin BT saja kau.” Kataku sembari kesal hati ini.
“ imam sudah, ujian mau dimulai.”  Kata yasha.
Aku kembali ke tempatku dengan posisi semula dan sempurna dan kali ini ujian dimulai dengan hening dan tenang, akupun mengerjakan soal ujian itu  walau pada akhirnya aku dan teman-temanku sederet saling contekan he he he,Selesai ujian aku masih berada dikelas sambil mengumpulkan jawaban ujian itu dan ketika itu pula aku melihat agik lagi sedang berusaha mendekati yasha kembali dan sekligus mengajak  foto bersama berduaan lagi.ooooh Tuhan, kenapa harus dia lagi sih yang muncul. Pengganggu kelas kakap yang sengaja hadir dalam hidupku untuk mendapatkan cintanya yasha, sebenarnya ga banget deh semua ini harus terjadi dihidupku, kenapa harus agik yang menjadi sainganku untuk mendapatkan yasha.Kenapa tidak Arga saja  yang menjadi sainganku  dan aku pikir arga  lebih serasi dengan yasha daripada agik, jadi kan, kalah-kalah sekalian deh untuk mendapatkaan yasha.oh ya Arga ini temanku dan temannya yasha juga sih,dia itu anaknya pendiam dan tidak suka heboh ketika temannya pada heboh sendiri, ntalah setan apa yang merasuki dirinya hingga ia tidak tersentuh dengan suasana-suasana yang ada. Dia cowo yang mempunyai tubuh yang bisa dibilang proposional, tingginya mungkin 180an lebih.Dia juga bisa dibilang tampan  dan charming dan dia sungguh keren serta  udah bisa dibilang seperti model coverboy untuk majalah tpi sayang disayang, akhir-akhir ini Arga kelihatan dekat sekali sama fika, gadis tomboy yang berasal dari ngawi, ntahlah negeri antaberantah yang mana lagi he he he…tapi negeri ini tetanggaan kok  dengan negeriku bojonegoro.Aku kali ini berpikiran picik bahwa arga dan fika sepertinya ingin menjadi pasangan terfenomenal of the year tahun ini di administrasi Negara supaya seperti anang dan syahrini atau ingin mendahului aku sebelum jadian sama yasha untuk menjadi pasangan terfenomenal.entahlah,Aku tidak tahu pasti apa ada hubungan atau tidak antara arga dan fika, tapi biarlah itu menjadi urusan mereka berdua, aku tidak mau gossip ntar malah fika mengahajarku lagi.Arga memang keren dibandingkan dengan agik, minimal 10/12 lah perbandingan mereka, itu kalau dari segi penampilan tapi kalau dari segi akademik mungkin agik lebih hebat daripada arga, soalnya arga itu  jarang sekali yang namanya kuliah,mungkin kalau aku bisa bilang arga masuk kuliah sebulan itu Cuma sekali, dan terakhir aku melihat dia saja kemaren waktu ngumpulin tugasnya pak gitadi, dia terlambat sambil terburu-buru soalnya  kuliah sudah selesai dia baru datang. Masalahkan, arga ayo dong serius kuliahnnya tidak kasian apa sama nyokap dan bokapmu.Mau dibawa kemana duniamu nanti, karena menurutku kamu itu cocok dengan yasha, dan kalau nanti yasha benar-benar jodohmu dia kan butuh masa depan yang cerah pula.bener ga’ ya walau sebenarnya hatiku tidak ikhlas kalau yasha menjadi milikmu tapi aku menyadari kalau aku tidak pantas buat yasha tapi pada kenyataannya sekarang agiklah yang berwenang dalam mendapatkan cinta itu tapi sayang disayang tasha udah ada yang punya, pacarnya anak ekonomi,ntalah namanya pacarnya yasha siapa,aku juga ga mau tahu.Agik dan yasha masih sibuk sendiri sedangkan aku hanya melihat dari kejauhan dengan hatiku yang masih terbakar cemburu buta yang sedang melandaku hari ini.Tak lama kemudian aku tinggalkan mereka dan aku melenggang pergi bersama the rahma group, nama gangku dikampus.Kita pergi ke kantin fakultas sastra, biasa untuk makan.Sembari dijalan menuju kantin kita ngobrol-ngobrol tentang apa saja yang kita inginkan termasuk tentang kisahku.
“ eh cint,,,gimana kamu sudah  nembak  yasha belum..” Tanya winda ke aku.
“ boro-boro nembak, orang tiap kali agik selalu saja datang mendekati yasha,,,”   jawabku.
“ udah tembak saja,..daripada kamu terus cemburu dan terus menunggu, yang ada kamu sakit hati lo…’ sahut dian.
“ nah kalo masalah tembak-menembak alias katakan cinta aku takut   DITOLAK  ibarat kata nih ya, kalau aku ketelan biji salak, aku tidak akan segitu merana tapi jika cintaku ke yasha ditolak, aku bisa mati menderita…tau ga sih.” Jawabku lagi.
“ uwes to, masalah hati itu cepet diselesaikan, nanti kalau yasha ditembak agik gimana, ntar bisa nyesel kamu.” Potong faricha dengan sedikit memanas-manasi hatiku.
“ kelihatannya kamu hari ini tidak ada pancaran kebahagiaan dari wajahmu mam, murung gituh.kenapa, masalah cinta ini to” Tanya rahma.
“ rahma, kalau aku lagi senang berarti aku lagi good luck, kalau aku lagi sedih berarti aku lagi bad luck
Tapi jika aku lagi jomblo berarti aku sering ditolak, makanya dari itu aku aku takut nembak yasha.” Tukasku.
“ya udahlah, kalau takut ditolak ya wes ga usah jatuh cinta…” sahut fatma.
“ sepertinya aku harus buat proposal untuk masalah ini.”  Ujarku ke teman-temanku.
“ buat apa, emang kamu udah mau skripsi, baru juga semester lima…” sahut rahma.
“ iya buat apa proposal, emangnya kamu jadi panitia seminar ta.” Tanya winda.
“ ga,….” Jawabku dengan tersenyum.
“ lalu…”
“ aku ingin membuat proposal cinta buat yasha,,hmmm…” jawabku.
“ haaaaa…proposal cinta buat yasha,,,,,,” mereka kaget dan serempak berbicara.
“ iya, ga usah kaget gitu atuh. Aku buat proposal cinta ini supaya aku tahu apakah yasha mau aku tembak atau tidak, nanti jika dia tanda tanganin proposal cintaku berarti dia siap menerima aku, tapi jika tidak mau berarti dia gak akan pernah menerimaku alias ditolak jadi kan aku ga akan malu nanti, kan semua melalui hitam diatas putih,…” kataku.
“lalu, isi proposal cinta itu apa…”
“ya mulai dari latarbelakang mengapa aku bisa jatuh cinta sama yasha, perumusan masalah dan tujuan kenapa aku bisa cinta sama yasha sampai pembahasan yang isinya curahan hatiku tentang bagaimananya aku jatuh cinta dengan yasha..he he he..” ujarku.
“ memang yo le, kamu selalu aneh bin ajaib!, yo weslah sekarepmu….kita sebagai temanmu hanya mendukung dari belakang. Ayooo lanjutkan….” Kata rahma.
“ iya mam, lebih cepat lebih baik…”  potong fatma.
“ kok ini malah seperti kampanye saja toh.”
Akhirnya kita the rahma group makan bersama dikantin dan sesusai itu kita pulang masing-masing ke kos.Aku sungguh lelah hari ini terutama hatiku selalu lelah untuk cemburu ketika yasha bersanding dengan agik apalagi dengan pacarnya, uwh semua ini sungguh membosankan tapi hati ini tidak akan pernah  lelah untuk mencintaimu yasha karena dihatiku sudah terukir namamu sampai mati.Hari ini aku semakin dibuatnya bingung dengan kisah cinta ini.Rasa cintaku ke yasha semakin hari semakin kuat merasuk dihatiku dan kali ini aku mulai berpikir untuk membuat proposal cinta buat yasha yang akan aku serahkan besuk ketika ketemu dengannya,Aku udah siap didepan leptopku dan duduk sesempurna mungkin dan aku mulai berpikir dan terus mengetik isi proposal itu.Siang berganti malam dan aku masih mengetik proposal cinta itu sampai tidak ingat yang namanya makan akhirnya tepat pukul jam dua belas malam aku selesaikan proposal cinta itu.Allhamdllilah ya selesai juga,ini sesuatu banget buat aku.pikirku semabri terbayang-bayang wajahnya yasha nan elok itu.
                                                                                  ***
Pagi yang cerah.Akhir bulan November yang menyenangkan.Aku sudah siap-siap  untuk berangkat ke kampus dan tak lupa membawa proposal cinta buat yasha.Dengan semangat, aku  berangkat ke kampus dan tak sengaja dikelas yasha sudah bersama  temannya.Aku melihat mereka dengan senyum senang sambil menghampirinya.
“hai imam, ada apa?”  celetuk icha, temannya yasha.
“ ga kok, aku Cuma…” jawabku.
“ kamu kangen ya sama tante yasha…” kata icha lagi sembari bercanda.
“ aku Cuma mau ngasih ini ke yasha….” Sambil memberikan proposal cinta itu ke yasha.
“ apaan nih mam, buku utangmu ta…” Tanya yasha sambil tersenyum.
“ sembarangan, aku mau kamu pelajari isi proposal itu, dan jika kamu setuju maka tanda tanganilah, jika tidak ya sudah tinggalkan saja tapi jangan lupa kasih balik ke aku.” Tukasku.
“ ini proposal buat seminar ta, kok kamu kasih ke aku.” Tanya yasha lagi…
“ dasar yasha o’on, ya galah,ngapain proposal seminar aku kasih ke kamu, ga penting juga kali, itu proposl tentang curahan hatiku ke kamu, okeh.aku tunggu jawabanmu setuju atau idak , tolong pelajari baik-baik ya….” 
 Tanpa pikir panjang aku langsung menuju tempat dudukku bersama the rahma group dan aku berharap esuk hari akan menjadi warna baru dalam hidupku.Melalui proposal itu aku ingin sekali bisa mengatakan cintaku ke yasha yang selama ini aku pendam.Aku tahu semua initidak mudah untuk dijalani, apapun hasil dari isi proposal itu aku pasrahkan kepada Tuhan yang maha esa, yang terpenting yasha sudah membuat aku menjadi seorang yang normal kembali.Aku harus mendapatkan yasha dan siapapun yang menghalangiku maka orang itu harus aku singkirkan sekalipun itu pacarnya maupun agik yang bukan siapa-siapa,yasha adalah miliknya imam, imam dan yasha bagaikan cinta fitri dan farel, imam dan yasha is the best.imam mencintai yasha, aku yakin dialah bidadari yang dikirim Tuhan untukku.Doktrin ini selalu teringang-ingang di otakku apalagi selembar tulisan nama imam love yasha serta imam dan yasha is the best terpampang jelas di dinding kamar kosku.Cinta ini semakin kuat dan membuat aku jadi ingin berubah menjadi lelaki tulen, upppsssss….keceplosan, tapi ga munafiklah kalau imam kan selama ini memang bersikap kebancian jadi maklum tapi semenjak ada yasha dihatiku, sumpah deh aku pengen berubah tapi sayang tak ada yang mengajariku untuk merubah diri ini menjadi lelaki sempurna seperti yang lainnya.A

Hari ini aku merasa senang sekali karena aku tidak melihat agik mendekati yasha lagi tapi aku juga belum tahu pasti nantinya dia muncul lagi atau tidak.Rasanya jika dia coba-coba mendekari yasha lagi aku pengen deh mukul dia pakai penggorengan yang ada dikosku.Aku tak tahu lagi apa yang harus aku lakukan untuk mendapatkan cintanya yasha.Dia sangat berarti bagiku dan sungguh sangat kudambakan dalam hidupku.
“ imam,,,,,” panggil yasha.
“ya….” Jawabku.
“ tunggu kisah selanjutnya tentang isi hatimu ini, apakah kamu aku terima atau malah aku tolak.jadi tunggu tanggal mainnya.” Tukas yasha sambil menembarkan senyumnya yang indah itu.
“oke,,,,,,pasti aku tunggu aku DITOLAK ATAU DITERIMA….aku juga gak tau pasti.”
Proposal cinta buat yasha yang akan menjadi satu-satunya alat dimana aku akan menyatakan cinta ke yasha.Aku semakin penasaran apakah nanti cintaku diterima atau ditolak, ya ampun aku tidak bisa kebayang apa yang akan terjadi nanti, kalau aku diterima hujan akan turun sebagai anugerah dari yang maha kuasa tapi jika aku ditolak maka gempa bumi dan gunung meletus akan terjadi.Aku menunggumu yasha.
                                               BERSAMBUNG OR TOBE CONTINUED
                                                       
                                                       BY : IMAM ARIS SUGIANTO

ALAMAT PALSU (cerita cinta antara aku, yasha dan pacarnya)


ALAMAT PALSU
Cerita cinta antara aku, yasha dan pacarnya.


    Diakhir bulan maret  yang sangat membosankan.Sebuah akhir bulan  yang penuh dengan tugas kuliah.Rasa penat,gelisah dan bingung terkumpul menjadi satu kesatuan yang utuh diotakku, apalagi kali ini dosen perbandingan administrasi Negara menyuruh kita PKL ke Kediri, mau tidak mau aku  hari ini harus berangkat bersama sahabat-sahabatku seprodi.Namaku imam, aku imut,manis,asyik dan sedikit manja, mungkin sifatku yang agak keperempuan telah membuat aku ga sempurna kali ini, tapi teman-temanku sangat baik sama aku. saat ini kita akan berangkat PKL dan  Kita semua sudah  naik bis bersama-sama dan bis sudah berada didepan kampus, sumpah bikin BT ketika berada di didalam bis soalnya tak satupun teman berkunjung di kursi sebelahku untuk duduk dan sebelnya lagi aku terpisah dengan Rahma group, gang sekaligus sahabat aku banget.
Akhirnya sekian lama menunggu, bis berangkat juga dan akhirnya juga  ada sahabatku seprodi yang duduk juga di sebelahku, Rasa senang kembali muncul dalam hatiku setelah pak sopir bis memutarkan lagu dangdut sagita asolole, kita semua bernyanyi dan ketawa-tiwi.Setelah empat jam berlalu dalam perjalanan menuju kecamatan ngadiluwih Kediri, kita merasa lelah sekali dan rasanya tulang-tulang ini rontok semua sampai-sampai Rahma, sahabatku tidak bisa jalan secara normal tapi  akhirnya dipaksa juga jalan sambil tenteng tasnya yang gede menuju pendopo kecamatan.Beberapa menit kemudian acara sambutan Bapak camat dan beserta aparat desa dan oknum lainnya dimulai juga yang diawali dengan seorang  Master of ceremony (MC) yang lumayan imut dan chubby, dan setiap kata-kata yang diucapkan mengandung unsur bahasa asing karena logatnya yang dibuat-buat dan itu juga yang membuat suasana ceria dan penuh tawa.Beberapa selang kemudian acara sambutan selesai dan kita semua dijemput oleh ibu atau bapak kaur keuangan masing-masing desa dengan mobil atau angkutan umum untung aja kita ga diangkut dengan truk pembawa sapi ntar kita dikira juga sapi pdahal kan kita mahasiswa.PKL kali ini aku kelompok tiga bersama teman-teman seangkatan dan angkatan atas dan kali inni juga aku dan kawan-kawan ditempatkan di desa branggahan kecamatan ngadiluwih Kediri dirumah bu sri, seorang kaur keuangan yang sungguh baik dan bijak.Kita sesampai dirumahnya bu sri sudah disambut es dari kulkas dan  kasur-kasur tempat nanti kita istirahat yang tertata rapi  di dekat pintu, suasananya sungguh adem dan tenang, maklum di pedesaan jadi bikin aku langsung tiduran diatas kasur bak seperti model yang mau difoto.Ketika sore telah tiba kita langsung meluncur ke lapangan untuk mencari data-data yang dibutuhkan dan seusai itu semua kita pulang ke tempat tinggal kita tadi.
***
Siang berganti malam.Malam yang semakin larut membuat aku semakin mengantuk dan serasa pengen tidur, tetapi ada satu hal yang tak pernah aku sadari bahwa ada seorang bidadari di dalam kelompokku.Saat aku berusaha mengalihkan pandanganku ke kasur aku tak sengaja melihat shabatku cewe yang tidur depan televisi hanya pakai hotpants, kalian tahu kan apa itu hotpants? ituu loh celana yang panas gitu tapi kalau dipakai tidak buat yang memakainya kepanasan.Nah hotpants itu artinya hot itu panas dan pants itu celana jadi hotpants itu celana panas ngerti ora opo ora ngerti ? Nah Sahabatku cewe tadi yang memakai hotpants saat tidur terlihat seperti kedinginan, ntahlah apa yang membuat aku tak lepas pandang dari dia dan tak lama kemudian karena hati yang meminta aku menyelimuti dia dengan sarung ku yang kupakai tiap solat. Tak ada hujan dan tak ada angin aku terus memperhatikannya sampai-sampai aku ga jadi ngantuk, ternyata dia sungguh sangat-sangat cantik,manis dan imut serta menarik, agnes monica aja kalah apalagi tamara blezinsky, kelaut  aja deh.Dia malam ini telah menjadi bidadari didalam hatiku dan tak menyangka hanya gara-gara peristiwa ini benih-benih cinta datang dengan sendirinya, Duh Gusti Allah inikah yang namanya cinta pada pandangan yang pertama, oh ini tidak mungkin.pikirku dalam otakku yang semakin tidak mengerti apa artinya semua ini.Cewe cantik nan elok ini bernama Yasha, nama yang cukup apik dan terstruktur seperti orangnya.Selang beberapa kemudian yasha bangun dari mimpi indahnya dan ketika itu aku udah berada di kasur untuk tidur tapi aku sengaja terus memperhatikkannya dari arah yang berlawanan untungnya kawan-kawan yang lain sudah pada tidur tapi sepertinya yasha terus melekatkan sarungku ke tubuhnya tapi kali ini aku berpiir picik soalnya hanya sarung itu yang bisa menyelimuti dirinya tidak ada selimut lainnya tetapi aku senang sekali karena aku relakan sarungku yang tiap kali menemaniku solat itu harus kupakaikan seorang gadis yang teramat cantik didunia ini sampai- sampai sarung itu selama lima bulan tidak aku cuci.
***
Keesokan harinya aku bangun lebih awal daripada teman-teman semua, aku mandi diwaktu subuh dengan ditemani suasana yang sepi dan udara yang begitu sejuk dan dingin.Masih teringat peristiwa semalam yang menyilaukan hatiku dan terasa tak bisa hilang dari benakku.Organ-organ di tubuhku serasa gemetar bila sesaat melihat dia, ah mana mungkin seorang imam bisa jatuh cinta.ini Cuma halusinasi dan bila imam jatuh cinta juga mustahil, siapa coba yang percaya, ntar malah jadi cemoohan lagi, imam kan bukan lalaki sempurna bukankah imam seorang banci gituh, itu kata-kata tetanggaku zaman dulu ketika kau kecil masih teringat juga, apakah yang aku harapkan dari cinta ini.kataku dalam hati.Kata-kata itu sedikit melemahkan diriku atas rasa cintaku ke yasha, cintaku bagaikan langit dan bumi yang tidak akan terjadi.
“ yasha, kamu udah mandi.”? Tanyaku
“belum, ini mau mandi, eh terima kasih ya selimut sarungnya semalam, mam.” Jawab yasha sambil mengucapkan rasa terima kasih ke imam.
“iya kembali kasih.?”
Wah senangnya hatiku, andaikan kau menjadi milikku akan ku jadikan kau kucing terindah dalam hidupku eh maksudnya bidadari terindah, ini efek gerogi kali ya, sarung ternyata  kau pembawa mukjizat dalam hidupku.gumamku dalam hati sambil tersenyum senang sedangkan yasha dan fika sahabat kita juga sudah meluncur ke kamar mandi.
“ imam, kenapa senyam-senyum, udah mulai kambuh lagi ya…?” Tanya lita
“ ah biasa, biasanya juga gini kok.beda ya seperti biasanya.” Jawab imam
“iya, kenapa?”
“ karena aku tadi malam menenukan bintang didalam hatiku,..”
“ siapa, mbak-mbak yang masak di dapur itu ya..ha ha ha..”
“ hmmmm….”
Empat jam telah berlalu dan semua anak-anak PKL berangkat melakukan tugas-tugasnya masing-masing semua berjalan lancer dan akhirnya semua data-data hamper terkumpulkan semua, kini semua anak-anak kembali ke habitatnya masing-masing dan saatnya istirahat siang dan seusai makan siang kawan-kawan istirahat depan televise dan begitu juga dengan aku.Yasha tampaknya ribet sendiri dengan Blackberrynya dan tak lama kemudian dari bibirnya yang indah itu keluar suara merdu yang memanggil namaku.
“ imam, kesini deh, aku tunjukan foto temanku yang cantik…” kata yasha sambil mengobrak-abrik hpnya yang segede ungkal pisau itu.
Aku yang sedari tadi duduk diatas sofa meluncur ke yasha sambil tersenyum riang.” Iya,yasha mana…..,”
Yasha menunjukan foto sahabatnya yang cantiknya tidak kalah dari dia, tapi selain foto cewe cantik tadi,secara  tak sengaja foto pacarnya yasha muncul ke permukaan.
‘’ ini fotonya pacarmu ya, yasha “ sahut fika yang sedari tadi duduk dekat yasha.
“ iya,,..” jawab yasah “
“tak kira tadi imam…” tukas fika
Glodak! Jatungku serasa kebakar mendengar yasha udah ada yang punya.hari ini diriku serasa tersambar petir, ternyata bidadariku sudah dimiliki oleh orang lain, cintaku bertepuk sebelah tangan.inikah cinta yang timbul secara instan atau hanya mimpi saja, tapi sakitnya hati ini melebihi apapun rasa sakit yang ada didunia ini, tapi aku berfikir ulang untuk tida kecewa karena cinta tak harus memiliki, iya to. Aku tetapkan dalam hatiku bahwa cintaku hanya yasha seorang.tapi hatiku bertanya-tanya kenapa pacarnya yasha kok jelek ya, beneran deh sumpah tukul aja kalah, ha ha ha…tapi aku juga jelek kenapa to orang jelek kok hina orang jelek, sudah edan kali ya dunia ini, seperti ceritanya si cantik dan si buruk rupa.kataku dalam hati sambil termenung sejenak dalam kehidupan.
“ imam. Kamu harus sering lihat orang-orang cantik agar kamu bisa  normal…. Ga gini terus.”
“ apaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa……jadi selama ini…” ujar imam sambil  berajak pergi dari karpet depan tv itu.
Aku kembali ke sofa sambil nyanyi-nyanyi lagu putrid panggung dan direkam oleh fika dan yasha sementara aku menyanyi teman-temanku yang lain arif,varis,lita,ifa suci, dan lain-lain hanya melihat dan ketawa.lirik lagu aku gubah sendiri dengan format seprti ini
Saya si imam, si imam sinden panggung kesana-kemari selalu menghibur anda
Pak rostoto tamu kehormatan pak eko tamu istimewa mbak yasha tamu hati saya….
Kira-kira liriknya seperti itu, Rasa Cinta ini setiap detik, setiap menit tumbuh dengan presentase seribu persen, apalagi disaat-saat aku dan yasha memasak air diadapur berdua dan mengantar sekaligus menunggu dia di wc untuk buang hajat.jadi deh biji-biji cinta tumbuh menjadi sekuntum bunga yang bersemi dihatiku.
 Detik demi detikdan menit demi menit hari tak serasa begitu cepat acara PKL selesai juga dan tugas-tugas dalam PKL akan dilanjutkan di kampus nanti.Kita semua sudah siap-siap pamitan dan berangkat untuk kembali ke Surabaya.Aku dak kawan-kawan sudah berada diadalam bis yang sedang menuju Surabaya, sernya aku membawa bontot dari rumah bu sri tadi buat makan di kos ntar tapi yang lebih seru lagi di bis, anak-anak semua karaoke dan pada saat itu aku di pasang=pasangkan sama yasha oleh kwan-kawan sampai hal-hal foto bareng dan lain sebagainya tapi ada serang cowo yang bernama agik yang selalu bikin BT dan seakan-akan mau merusak saat-saat terindah itu dan agik telah membuat keindahan yang sempurna menjadi harapan yang sia-sia belaka, agik selalu dekat-dekat dengan yasha dan sekan-akan merekalah pasangan terindah malam ini tetapi ntahlah kenapa perasaan ini muncul titik-titik cemburu  tapi aku mengabaikannya, karena aku masih tidak yakin atas cintaku ini, sulit ditebak seorang imam gitu jatuh cinta, tidak mungkin.Hanjrit, agik semakin dekat dengan bidadari yang turun surga ke tujuh, tetap hati ini teguh mengabaikannya dan aku tetap memancarkan wajahku yang ceria.
“ yasha…kamu tau ga kenapa malam ini bintang-bintang tidak kelihatan dilangit.” Tanya imam ke yasha
“kenapa mam, “ jawab yasha
“karena bintang-bintang itu ada dimatamu…” jawab imam dengan malu-malu.
“ so sweet, imam kamu punya hp ga.” Balas Tanya yasha ke imam
“ punya, kenapa yasha..” jawab imam dengan senyuman yang terindah
“ oh pantesan dari tadi aku pengen sms malaikat yang ada didekatku…”
“ wah aku malaikatnya dong…aduuh senangnya hatiku.”
“imam, jangan gangu yasha dong, kan kita lagi asik foto-foto dan karaoke nih.” Sahut agik
“ apaan sih…agik, kayak yasha milikmu aja, kan dia pacarnya anak ekonomi..hwkwkwkwk..” ujar imam dengan sedikit kesal tapi masih memancarkan senyumnya.
“ yasha, alamat rumahmu dimana..” Tanya imam lagi
“ dihatimu….” Jawab yasha.
“ aku pengen deh rasanya menjadi tamu di hatimu…..”
“ah yang bener , ya udah kapan-kapan main ya ke kosku ini alamatnya, …”  kata yasha sambil memberikan selembar kertas ke imam.
“ wah terima kasih ya, aku sudah catat kok alamatnya di hatiku…” jelas imam.
“ hush….” Potong agik. Sedangkan teman-teman lain mendengarkan apa yang kita cakap dan seluruhnya ketawa-tiwi seperti kuntilanak yang sedang beroperasi tengah malam.
Akhinya perjalanan selesai juga sampai depan kampus tepat pukul jam delapan malam, aku dan rahma group rahma,dian,winda,fatma,faricha pulang bareng tapi rahma lebih memlih naik becak karena kakinya sudah ndak kuta buat jalan sampai segitunya tapi alhmadullilah ya  ada yang lain menemani aku jalan dan  dua hari ini adalah sesuatu banget buat aku.
***
Keesukan harinya aku dan rahma group bareng-bareng ke kampus untuk kuliah seperti biasa tapi kali ini beda banget teman-teman semua selalu memojokanku dengan yasha, tapi rasa cinta ini terpendam rapat-rapat dalam hatiku sampai akhirnya yasha harus tahu tapi bukan melalui mulutku melainkan  melalui tingkah lakuku dan teman-temanku.Biarpun yasha tau kalo aku cinta sama dia, aku ga akan malu atau takut untuk ditolak tapi sampai sekarang memang cinta ini tak akan pernah aku ucapkan secra langsung sama yasha karena aku ingin mencintainya saja bukan untuk memilikinya, biarkan kisah cinta ini menjadi misterius bagiku dan semua teman-temanku.Yasha begitu baik dan tidak sombong mau menyambutku dengan senyumannya disaat kita ketemu atau berpapasan.Agik mulai mendekati yasha kembali, ntah apa yang sebenarnya terjadi ada rasa cemburu didalam hatiku, tapi tetap aku abaikan, karena aku merasa tak pantas buat dia.imam yang lugu,terlalu womanly dan terlalu baik hati ga pantas buat yasha tapi cinta ini akan selalu bersemi dihatiku.
“yeee….imam suka yasha ya…” ucap winda dengan sedikit menggoda
“ah nggak kok, Cuma ….” Jawab imam
“ hayoo..Cuma apa….”  Sahut dian.
“ udahlah….kalo suka capcuzzzz bilang sama dia…” terus faricha.
“ haaa..haaaa…haaa….” raham hanya ketawa aja melihat wajahnya imam sedikit memerah.
“ iya..aku padamu yasha,….haaa hhaaa haaaa…..” tukas imam sambil ketawa tidak serius depan teman-temannya.
Sesaat ketika kuliah berjalan aku terisnpirasi membuat puisi untuk yasha yang berjuul puisi Rindu untuk yasha yang terpampang di buku coretannya.
Puisi Rindu Untuk Yasha

Malam yang sepi tak sesepi hati ini
Tetapi saat kau datang membawa cahaya
Aku merasakan kedamaian yang penuh dalam jiwaku
Rasa Rindu yang kian mendalam tak bisa dibendung dengan apapun
Kau lah permata hati tiap insan di dunia ini
Kerinduaan disaat-saat bersamamu
Tak bisa dihilangkan meskipun alam ini hancur sekalipun
Kau akan selalu terukir dalam tiap nafasku
Kau bagaikan lukisan Cleopatra yang terpajang di dinding yang penug dengan cinta
Keanggunanmu bagaikan model yang berjalan diatas catwalk
Yang selalu ngangenin bagi siapa saja yang melihatmu

Puisi ini memang tak seindah puisi-puisi karya cahiril anwar tetapi dalam puisi ini terdapat makna yang amat begitu besar.Cukup sudah permainan cinta ini, inginku akhiri semua tapi hati ini sudah terpaku oleh pesonanya.Satu bulan telah berlalu semenjak peristiwa ini terjadi dan selama tiga hari ini yasha tidak masuk kuliah dan dengan keputusan yang bijak aku berusaha menjenguknya di kos dengan alamat yang diberikan ke aku waktu itu dan sudah tercantum didalam hatiku dan dbersama-sama temanku rahma group kita mencari alamat kos didekat sekitar kampus tapi ternyata yasha tidak tinggal disitu.Kesana kemari kita terus mencari alamt yang gak jelas itu.
“rahma, kemana lagi kita mencari alamat ini…” Tanya imam ke rahma sambil termegap-megap kehausan udara.
“ga tau ma lebih baik pulang aja yuk, makan.aku lapar,” jawab rahma
“ mungkin alamat itu tersangkut dihatimu,ma.” Sahut winda
“yo mana bisa…”
“ ya bisa aja,,,mam, atau kamu mungkin yang salah tulis alamat itu dihatimu,..” potong dian
“ uwesss…bilang ajah ini alamat palsu….” Kata faricha
“ kalo ini alamat palsu berarti cintamu juga palsu loh mam,,,,,…” fatma ikut nimbrung.
“ haa……”
Sejenak duduk dan tercengang kata fatma tadi tanpa disadari ada seorang cewe yang teriak memanggil namaku imaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaammmm dia sedang membonceng  montor Harley Davidson yang  lewat didepan kita semua dan ternyata cewe yang memanggilku itu yasha yang sedang bersama pacarnya anak ekonomi itu.
“ tuh kan mam, yasha sama cowo…..”
“ emang kenapa,,,,,”
“kamu ga cemburu….”
“ ngapain cemburu, yasha bukan siapa-siapa aku kale….lagian aku kan pura-pura suka dia.”
“ bohong…pura-pura kok tiap hari kalau kamu suka yasha, ,,”
“emang sih awalnya pura-pura suka sama yasha tapi dari pura-pura kok suka beneran ya….”
“ inilah cinta, datang ga diundang dan pulang ga diantar…”
“kayak jaelangkung aja….”
“yuk pulang maam,,,,,”
“kenyataan memang pahit, kayak  jamu temu lawak….punyamu kemaren ma,>>.”
“ayo muleh leee…..” ajak rahma ke imam.
Akhirnya mereka rahma group dan termasuk aku pulang juga dari tempat itu dengan sedikit kesal dan kebingungan walaupun begitu  kita semua masih tetap memancarkan senyuman yang indah diraut wajah kita masing-masing termasuk aku.cinta tidak harus memilki dan Cinta bukanlah segalanya yang harus kita miliki tetapi bolehlah kita merasakan cinta kepada seseorang walau akhirnya begitu pahit.Keindahan akan cinta pasti datang pada waktunya.Masih ada harapan baru buat aku dan kita semua untuk salling mencintai, mencatai seseorang bukan untuk menjadi pacar atau kekasih hatinya, mencintai seseorang bukan karena ia cantik atau tampan tetapi kita mencintai seseorang karena kita sesama  mahluk ciptaan Allah yang sempurna daripada mahluk lainnya agar kita bisa bersatu dalam menyosong masa depan yang cemerlang dan kini yasha masih tetap menjadi sahabatku dang a ada perubahan status apapun. This is true story but I’m always cheerfull in mylife.
                                                                                                      SELESAI
                                                                                   By IMAM ARIS SUGIANTO











Puisi Corona Virus

JENGGALA BAGI CORONA VIRUS Dunia menjadi jenggala bagi virus corona yang merajalela Sedetikpun, ia tak akan berhenti bergerilya meracun...